Menikah Karena Keadaan

Menikah Karena Keadaan
BAB 43 BERWISATA


__ADS_3

Hi all author balik. tapi gak janji bakal up banyak bab okay🙂


okay lanjut ..


waktu menunjukan pukul 09.00 Aldi dan silfia sudah selesai sarapan sarapan. mereka berdua sudah bersiap untuk pergi jalan jalan menyusuri kota Moskow itu.


"apa kau benar ingin pergi.? apa lelah mu sudah hilang? kalau belum kita bisa pending sampai besok" Aldi


"oh tidak kak, aku tidak terlalu capek kok. tapi kalau kakak masih lelah Karana perjalanan kemarin gak papa kok. " Silfia


" kenapa kau jadi tanya kembali, ais sudah lah. aku Hannya menanya kan kamu. kalau untuk ku tenang aku tidak selah itu" Aldi


Silfia mengangguk


"ya udah Ayuk" Aldi


"emm" Silfia ikut jalan di belakang Aldi.


mereka keluar dari kamar mereka, dan setelah Aldi mengunci kembali pintu kamar itu mereka berjalan menjauh dari kamar mereka.


manaiki lift. saat naik lift ada 2 orang pemuda juga yang ikut naik di lift itu, Silfia yang berada di sebelah kanan Aldi saat pemuda itu masuk Aldi menarik Silfia untuk berada di sebelah kiri Aldi.


"au" Silfia terkejut saat Aldi menariknya


dua pemuda itu melihat mereka berdua. dan Aldi melemparkan senyuman Ke kedua pemuda itu dan di balas kedua pemuda. itu


pintu lift mulai tertutup dan berjalan turun ke bawak. Aldi masih memegang tangan silfia. Silfia yang tidak bisa berbuat apa apa hanya diam dan pasrah saat tangan nya di pegang Aldi


"apa yang dia lakukan ? akh itu tadi sangat sakit pas dia menarikku. kenapa di melakukan itu? apa dia menghawatirkan ku?" batin Silfia


Aldi masih diam di posisinya dengan badan tegap dan pandangan lurus ke depan dan tangan kirinya 6ang masih menggenggam tangan Silfia.


"akh sial ini sangat nyaman. aku merasakan kalau dia juga merasakan perasaan nyaman ini. maaf fia. biarkan ini sebentar seperti ini." batin Aldi


Ting


lift sudah sampai di lantai bawak dan pintu sudah terbuka. dua pemuda itu keluar dan juga aldi dan silfia.


saat keluar dari lift Aldi melepaskan genggaman nya. Silfia meletakkan tangan nya memegang tas samping yang ia kenakan


"maaf soal tadi, apa kau keasakitan?" Aldi


"oh emm enggak kok kak" Silfia tersenyum


"bagus kalau begitu, yaudah ayok berangkat sekarang." Aldi


"emm" silfia mengikuti Aldi dari belakang


mereka menuju tempat wisata itu dengan menggunakan kreta cepat yang ada di kota itu, perjalanan tidak terlalu jauh hanya butuh waktu 15 menit saja.


setiba nya mereka di sana Silfia langsung mengeluarkan ponsel nya untuk memfoto pemandangan yang ada di tempat wisata itu


udah

__ADS_1



"waaah masyaallah" Silfia


"kau suka?" Aldi mendekati Silfia


Silfia mengangguk


"terimakasih kak" Silfia


"kenapa terima kasih, aku tidak memilih tempat ini dirimu lah yang memilih so jangan terima kasih" Aldi


"tapi tetap aja kan kakak yang bawak aku ke sini" Silfia


"terserah mu" Aldi


Silfia tertawa kecil lalu tersenyum ke aldi


"cih kenapa kau tersenyum ke arah ku?" Aldi


Silfia mengerutkan bibirnya


"emmm sorry kak" Silfia


"cih" tersenyum miring sambil geleng kepala


"sudah lah apa kau tidak mau masuk?" Aldi


"emang boleh?" Silfia


mereka masuk dan melihat lihat begitu banyak toko toko yang menjual barang. sepenajang Aldi dan silfia jalan melihat barang barang cantik yang di jual di setiap toko.


"apa kau tidak ada niatan beli?" Aldi


"emmm nanti aja deh kak, kita keliling aja dulu. soalnya sampai sini belum ada yang tertarik untuk di beli" Silfia


"emmm" Aldi mengangguk.


mereka terus berjalan. sampai memutuskan untuk naik ke lantai 3. mereka melewati dulu lantai 2 nya.


di lantai 3


" ada yang ingin kau beli? kita sudah berputar" Aldi


Silfia menggeleng


"yaudah kita ke lantai 2" Aldi


Silfia mengangguk


di lantai 2


"bagai mana sudah ada yang ingin kau beli sampai sini? kita sudah mengelilingi lantai 2 ini" Aldi

__ADS_1


Silfia menggeleng


Aldi mengembuskan nafasnya dengan kasar


"maaf kak" Silfia nyengir.


ya sudah kita turun lagi kalau seperti itu" Aldi


"emm" Silfia mengangguk


"eh kok tunggu " Silfia mengentikan Aldi


"kenapa?" Aldi


"boleh mintak tolong fotokan fia?" Silfia nyengir


"disini?" Aldi


Silfia mengangguk


"ya sudah sini ku fotokan" Aldi mengeluar kan ponsel nya


"eh ni kak pakai ponsel fia aja" Silfia mengulurkan tangan nya yang sedang memegang ponsel milik nya


"sudah pakai ini aja nanti aku kirim" Aldi


Silfia mengangguk " baiklah"


selanjutnya Silfia berpose. Aldi mengambil 5 kali jepretan kamera ponsel nya


"sudah cukup kak" Silfia


Aldi mengangguk mengirim foto ke WhatsApp Silfia lalu kembali menaruh ponsel nya di saku celana nya


"makasih kak" Silfia


Aldi mengagguk. lalu melihat jam yang da di tangan nya


"kita Zuhur an dulu, kita mencari mesjid yang ada di sekitar sini mungkin ada" Aldi


"ia kak, kayak nya ada, cobak aku lihat di maps" Silfia membuka aplikasi maps untuk melihat lokasi mesjid sambil berjalan keluar tempat itu


sesampai nya di luar.


"bagaimana dapat?" Aldi


"ada dua sih kak tapi yang paling dekat yang ini. tapi jauh" Silfia


"ya udah kita ke mesjid ini aja" Aldi


"emm ia kak" Silfia


Aldi memberhentikan taxi lalu mereka masuk dan mulai jalan menuju mesjid itu.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2