Menikah Karena Keadaan

Menikah Karena Keadaan
BAB 38 APA SUDAH WAKTUNYA?


__ADS_3

"ya udah kak Silfia pergi dulu ya" Silfia mengambil langkah


Aldi yang terkejut mendengar kata pergi yang terlontar dari mulut silfia pun refleks meraih tangan silfia


Silfia yang terkejut pun berhenti melangkah dengan tangan kanan nya di pegang oleh Aldi


"ih ke..kenapa kak" Silfia


"kamu mau pergi kemana" Aldi berdiri


"oh a..aku mau pergi ke..." Silfia


"fia kamu jangan pergi maaf maaf kalau aku salah karena..." Aldi


"kak hey kakak ngelindur ya? aku cuman mau pergi ke dapur gak kemana mana. maaf? untuk apa kak" Silfia


mereka sekarang berhadap hadapan dengan tangan Silfia yang masih di pegang Aldi


"ha, oh ya ampun" Aldi melepaskan pegangan nya lalu mengusap wajah nya. Silfia yang kebingungan mengerutkan keningnya.


"emmm kakak gak papa? apa tadi malam kakak bergadang" Silfia


"ah tidak. aku hanya kaget" Aldi


"ouhh" Silfia sambil mengangguk


Aldi kembali mendudukkan dirinya di kasur.


"ya Uda kak fia permisi" Silfia


"eh tunggu" Aldi


"ia kak" Silfia


" kamu mau ngapain di dapur?" Aldi


Silfia sedikit terkejut


"ah maksudku, itu emmm" Aldi


"ya masak" Silfia


"ouhhh. kamu gak usah masak" Aldi


Silfia kembali terkejut


"ah maksudku kamu gak usah masak untuk sarapan kita pesan online aja, lagian biar kamu gak terlalu capek. kita kan juga mau pergi" Aldi

__ADS_1


"ouhhh emm gak paa sih kak, fia gak capek kok" Silfia


Aldi berdiri


"aku gak mau terima penolakan. emm lagian aku juga Uda pesan. sayang kalau di cancel" Aldi


"ouh ya Uda" Silfia yang tidak mau ambil pusing


"ya udah aku mau shalat dulu" Aldi pergi ke arah kamar mandi


Silfia mengangguk


"hemmm kak Aldi perhatian" gumam Silfia sambil terseyum


"akh tidak tidak apa an sih geer kamu fia" Silfia menggelengkan kepalanya.


setelah itu Silfia keluar dari kamar Aldi. menuju kamar nya kembali karena tidak jadi memasak. Silfia memutuskan untuk mandi.


sedangkan Aldi yang selesai mengambil wudhu lalu ia shalat.sekitar 5 menit Aldi pun selesai shalat.


matahari mulai tampak menyinari bumi kala itu dan Aldi saat selesai shalat tadi langsung berolah raga menggunakan alat olahraga


yang ada di rumah nya tepatnya terletak di halaman belakang rumah. dan waktu menuju kan pukul 06.00


Aldi selesai berolahraga dan masuk ke rumah pergi ke lemari es mengambil minuman dingin. setelah air itu berada di tangan nya Aldi pun duduk di di kursi didekat nya lalu meminum air itu.



Aldi yang mendengar langkah kaki yang ia yakin kalau itu Silfia. dengan arah duduk Aldi yang masih ke arah keluar itu pun berbicara.


"apa kau tidur lagi?" Aldi


"ah, fia?" Silfia bingung pasalnya Aldi berbicara rapi tidak melihat nya


Aldi pun berdiri dan beralih ke arah silfia melihat Silfia


"ia siapa lagi? di rumah ini kan cuman kita berdua" aldi


"oh. emm enggak kak tadi dia mandi. bari ke sini" silfia


"apa kau mandi setelah keluar dari kamar ku ?" Aldi


Silfia mengangguk


"lama ya ngapain aja" Aldi suara kecil namun mesin terdengar oleh Silfia karna arak mereka yang hanya 2 meter


"ha maksud kakak" Silfia

__ADS_1


"tidak" Aldi tersenyum


Silfia mengerutkan bibirnya. sedang kan Aldi berjalan ke arah lemari es. dimana Silfia berada di depan nya.


Aldi yang seharusnya mendekat ke lemari es dia juga mendekat ke arah Silfia. Aldi terus berjalan mendekat, sedang kan Silfia hanya hanya bisa terus mundur sampai dia tidak bisa mundur lagi karena kulkas di belakangnya.


Aldi terus mendekat sampai jarak mereka hanya beberapa senti aja. Aldi terus melihat Silfia begitupun Silfia. tinggi Silfia hanya seleher Aldi. jadi saat mereka bertatapan jadi nya tidak terlalu jauh.


mereka saling bertatapan. Aldi meletakkan tangan nya ke kulkas di belakang Silfia.


"ya allah kak Aldi mau ngapain, aku jantung ku" batin Silfia


"apa sudah waktunya?" batin Aldi


perlahan Aldi mendekatkan wajah nya semakin dekat ke wajah Silfia juga.


sedangkan Silfia mencoba memejamkan mata nya.


"apa ini, ku mohon jangan sekarang" batin Silfia


Aldi semakin dekat ke arah bibir Silfia namun Aldi menepis nya. Aldi mengalihkan arah nya ke telinga Silfia


"kenapa kau menghalangi ku, sekarang lemari esnya tidak bisa terbuka karna mu" bisik Aldi


Silfia terkejut membuka mata nya. lalu Silfia menjauh dari Aldi.


Silfia berjalan ke arah meja makan mengambil lap dan pura pura mengelap nya.


Aldi tersenyum nakal, lalu membuka lemari es itu. dan meletakan minuman botol kembali ke tempat nya.


setelah itu Aldi melihat ke arah Silfia yang masih mengelap meja.


"mau sampai sebersih apa fi? meja nya sudah cukup mengkilap" Aldi


"oh emm iya heheh" Silfia salah tingkah meletak kan lap nya di atas meja lalu dia duduk


sedangkan Aldi hanya bisa tersenyum


"sebentar lagi sarapan nya datang. aku mau mandi dulu. jika sudah datang bisa kau panggi aku?" Aldi


"oh i..iya" Silfia


"😏" Aldi lalu pergi ke lantai atas untuk mandi di kamar mandi di kamarnya nya


"mungkin tidak untuk saat ini fi, mungkin besok. tapi di lihat dari cara mu setelah itu, aku yakin kau juga mempunya rasa itu" batin Aldi sambil berjalan menaiki tangga.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2