
keesokan harinya matahari sedikit demi sedikit menampakkan dirinya, semua keluarga kini berada di meja makan bersama, beda nya ada 1 kursi kosong.
Alya sudah masuk kuliah setelah 7 hari tidak masuk, hari ini Zikra mengantar sang Abang ke perusahaan cabang nya yang berindustri di bidang teknologi, yang sesuai dengan kemampuan abangnya.
setelah selesai makan Zahra dan Silfia membersihkan meja makan di bantu oleh beberapa pembantu, lalu di cuci oleh pembantu lainnya.
Zikra dan Aldi mengambil jas mereka lalu di pakai. Zikra berpamitan pada ayah, Zahra sang istri dan kedua anak nya, tak lupa pada adik ipar nya juga Silfia.
begitupun Aldi juga berpamitan tak terkecuali pada Silfia sambil mengatakan
"bersiaplah" Aldi
Silfia mengangguk.
disusul Alya yang juga berpamitan pada kakak ipar dan ayah nya, akan pergi ke kampus di star kedua Abang nya.
merek ber3 berangkat bersama setelah berpamitan.
setelah naik ke mobil aldi dan Alya masuk di bagian bangku belakang mobil sedangkan Zikra berada di depan samping supir.
setalah masuk supir melajukan mobilnya menjauh dari rumah itu. mobil yang di naiki 4 orang itu membelah jalan, setalah 10 menit mobil tersebut sampai di sebuah universitas negeri tempat Alya kuliah.
setelah berhenti Alya turun dari mobil dan berpamitan pada kedua Abang nya, sambil menyium punggung kedua Abang nya.
"Hati hati ya, semangat" Zikra
Alya mengangguk sambil tersenyum
sedangkan Aldi tersenyum dan mengacak acak kepala alya
setelah di pastikan sang adik masuk ke univ tersebut supir tersebut melakukan kembali kendaraan membelah jalan menuju perusahaan cabang milik Aldi
kurang lebih 15 menit perjalanan akhirnya mereka sampai di perusahaan itu, sudah ada Diko yang berada di parkiran menyambut mereka.
setelah mobil berhenti Aldi dan Zikra keluar dari mobil, Diko menyapa mereka berdua setalah itu mereka berti masuk ke gedung yang cukup besar itu, walaupun kantor cabang tetapi gedung nya tergolong ke gedung yang lumayan mewah tidak jauh beda dengan perusahaan utama. di sel sela perjalanan
"hasil kerja lu Al sangat memuaskan, tempat ini lu berhasil" Zikra berbisik pada Aldi
"ini gak ada apa apanya" Aldi
semu karyawan berdiri menyambut Aldi dan Zikra, setalah berdiri di tengah tengah karyawan direktur menyapa Aldi dan memberikan salaman hangat. begitupun pada Zikra.
Aldi sangat jarang datang ke perusahaan cabang miliknya ini, sedangkan untuk tugas Aldi benar benar menyerahkan semua pada direktur yang dia sudah percayai.
setelah menyapa Aldi tidak lagi basa basi. Aldi membuka pembicaraan
__ADS_1
"baik,apa kabar semua?" Aldi dengan suara tegas nan lantang
"baik pak" seluruh karyawan
"saya datang disini tidak untuk mengecek pekerjaan kalian karna memang belum waktunya, jadi pertama-tama saya perkenalkan di samping saya bernama Zikra Furqan, lebih tepatnya beliau adalah Abang kandung saya" Aldi
sontak semua karyawan terkejut dan langsung saling berbisik bisik pada rekan mereka
"wah gak nyangka pak CEO punya abang," karyawan 1
"iya aku pikir pak CEO anak tunggal" karyawan 2
"pantesan ganteng nya sama" karyawan 3
"tapi kayak nya lebih dingin Abang nya deh" karyawan 4
"bisa saya lanjutkan?" Aldi menyadarkan karyawan yang sibuk sendiri, sontak seluruh karyawan yang berbisik-bisik jadi terdiam dan menunduk
"jadi selain saya memperkenal kan beliau sebagai Abang saya saya juga memperkenalkan kan dia sebagai CEO baru kalian" Aldi
sontak seluruh karyawan terkejut, begitupun direktur tersebut,
"jadi saya meminta kalian untuk menyapa kembali CEO kalian Zikra Furqan" Aldi
"salam semua nya" Zikra
"mohon kerja sama kalian semua, mulai sekarang kerja kalian akan di chek oleh beliau," Aldi
"ada yang ingin di pertanyakan? jika tidak kalia boleh kembali bekerja" sambung Aldi
"baik pak" seluruh karyawan kembali mengerjakan tugas mereka dan sibuk pada tugas mereka
sedangkan Aldi Zikra Diko dan direktur tersebut menuju ruang yang akan menjadi tempat Zikra berkerja
"ini ruangan nya pak" direktur tersebut memberitahu Zikra
"bang selamat berkerja semoga suka, aku percaya Abang" Aldi
"makasih Al udah mau percaya, Abang akan bekerja semaksimal mungkin" Zikra
"pak untuk selebihnya saya serahkan pada anda, beritahu beberapa yang belum diketahui Abang saya"
Aldi
"baik pak dengan senang hati" direktur
__ADS_1
"tolong kerja sama sama nya pak" Aldi di jawab dengan anggukan direktur tersebut
"bang maaf gua cuman bisa antar sampai sini, untuk selebihnya akan di bimbing beliau, gua mau bersiap untuk pulang kerumah sama fia" Aldi
"aman al urus pekerjaan lu di sana, hati hati ya, sampai ketemu lagi" Zikra menepuk bahu Aldi lalu mereka berpelukan
"pak selamat bekerja" Diko
"gak perlu seformal itu dik kalau sama Abang" Zikra berbisik pada Diko, Diko tersenyum dan mengangguk
"saya permisi" Aldi pergi di ikuti oleh Diko, mereka berdua berjalan keluar gedung tersebut, selama perjalanan karyawan yang bertemu Aldi langsung menundukkan kepalanya memberi hormat, biar bagai mana pun Aldi tetap jadi CEO utama di perusahaan ini.
setelah di luar gedung
"selanjutnya lu mau kemana dik?" Aldi
"kalau gak ada urusan lagi disini gua mau langsung balik ke perusahaan utama, sekalian but penyambutan kembalinya elu" Diko
"CK gak perlu ngelakuin itu kali" Aldi
"yaela gak perlu gak perlu, ya perlu lah lu dah 1 bulan lebih gak masuk kantor jadi harus ada penyambutan, sekalian temu kangen," Diko
"maksudnya" Aldi
"iya pasti karyawan di sana apa lagi yang cewe cewe kangen liat lu, hahahaha" Diko tertawa
Aldi mengusap wajah Diko dengan kasar,membuat Diko sedikit meringis kesakitan
"pelan pelan oi, " Diko
"alah bahasa aja" Aldi tertawa
"yaudah gua balik ke rumah orang tua dulu," lanjut Aldi
"Yap gua juga berangkat deluan ke kantor" Diko,
aldi surga berada di dalam mobil
"hati hati dik" Aldi, Diko membalas dengan menunjukkan tangan berbentuk oke
selanjutnya supir tersebut melakukan mobil keluar dari gedung tersebut lalu kembali ke kediaman orang tuanya
sedangkan Diko menaiki mobil nya dan melaju juga pergi meninggalkan gedung tersebut.
BERSAMBUNG...
__ADS_1