
setelah membersihkan diri dan sudah berganti pakaian nya dia pergi ke dapur untuk memasak makan malam.
saat di dapur Silfia melihat isi kulkas, yang terdapat Ayam, sayur, cabai dan lain lain.
"hemmm aku masak apa ya, kayak nya kalau tumis enak deh, okelah tumis aja, ayam nya di goreng trus buat sambal. 3 menu rasanya sudah cukup" Silfia saat masih berada di depan kulkas yang terbuka
Silfia mulai memetong bawang, memblender bubu yang sudah dia racik. memotong sayur sayuran dan membersihkan ayam serta mencairkan tepung.
sementara Aldi yang sudah selesai mandi langsung menunaikan ibadah salat ashar. karna waktu masih menunjukkan pukul 17.10. dan setelah 5 menit Aldi selesai.
setelah selesai Aldi mengambil ponsel nya, mencari nama kontak Diko dan menelfon nya.
Tut Tut Tut
"hallo assalamulaikum Al," Diko
"waalaikumsalam. dik mulai besok gua kagak masuk. sampai 4 Minggu ke depan, lu bisa urus kerjaan gua untuk sementara." Aldi
"emang lu mau kemana Al" Diko
"gua mau pergi " Aldi
"ia pergi kemana?" Diko
"oooo lu mau honeymoon ya hhhh"sambung Diko
"hemm cuman liburan aja, mengingat pesan mamah ku" Aldi
"cih dasar lu gak mau ngaku,"Diko
"aisss " Aldi
"oke oke nikmati liburan lu Al. insyaallah tugas kantor biar gua urus. semoga pas balik dah dapat kabar baik ya" Diko
"maksud lu" Aldi
"assalamualaikum" Diko
"eh maksud lu apaan..." Aldi
namun Diko sudah deluan mematikan sambungan nya
"aiss ni orang" Aldi memijat dahi nya yang tidak pusing
setelah itu Aldi pergi ke ruang kerja nya. membuka komputer dan mengerjakan kerjaan yang tersisa.
Allahuakbar Allah....huakbar
Allah.....huakbar allah.....huakbar
suara azan magrib berkumandang. Silfia sudah selesai masak. Aldi yang sudah siap untuk pergi ke mesjid. dan sudah pamitan dengan Silfia.
sementara Silfia yang sudah selesai memasak juga menunaikan ibadah salat di rumah.
18.15 Aldi sudah pulang dari mesjid dan silfia juga sudah selesai salad dan sedang berada di dapur menyajikan makanan di meja makan.
"assalamualaikum" Aldi masuk ke rumah
"waalaikumsalam" Silfia
__ADS_1
Aldi mencium wangi masakan silfia lalu setelah itu Aldi bergegas masuk ke kamar nya untuk melepas kan pakaian dan mengganti nya dengan pakaian santai.
Aldi kembali turun dan langsung duduk di meja makan. Silfia mengambil kan makan Aldi kemudian selanjutnya makan dia sendiri.
malam yang hening sunyi. suara jangkrik mengisi malam yang kosong. di meja makan hanya terdengar suara piring dan sendok.sedangkan mereka makan dengan lahap nya dalam diam
tak lama kemudian mereka selesai makan. Silfia merapikan kembali piring di meja makan dan mencucinya.
saat Silfia mencuci piring
"fi besok kita pergi jam 10 pagi. malam ini langsung menyusun barang aja." Aldi
"em ia kak" Silfia
"emm, aku sudah mengunci pagar dan pintu rumah selesai ini kamu bisa langsung kekamarmu" Aldi
"em ia kak" Silfia
Aldi mengangkat sebelah alisnya.
"emm oke, aku ke atas deluan" Aldi
"em ia kak" Silfia
"aiss kau ini" Aldi
"ha kenapa kak" Silfia berhenti menyuci piring
"cih, tidak ada" Aldi pergi meninggalkan Silfia
.
ternyata Silfia menjahili Aldi dengan mencuekin nya. sebenarnya bukan mencuekin tapi ingin bersikap dingin aja.
Silfia kembali bersih bersih. setelah itu Silfia ke kamar nya.
Silfia memilih dan menyusun untuk di bawanya. setelah memilih afia memasukkan nya ke koper
"dah segini aja cukup pasti." Silfia
setelah menyusun pakaian Silfia pergi mengambil air wudhu untuk salat isya Karana sudah waktunya.
begitu pun Aldi yang juga sudah selesai menyusun pakaian nya dan setelah nya pergi bersiap untuk salat.
saat Aldi sudah siap ambil wudhu dan bersiap untuk salat aldi kepikiran Silfia
"selama ini semenjak kami menikah tidak pernah salat bareng. apa sekarang aku mengajak nya untuk menjadi makmum ku" Aldi
tak lama berfikir Aldi langsung memutuskan untuk pergi ke kamar Silfia.
tok tok tok
suara pintu kamar Silfia. Silfia membuka dan tampak silfia yang juga sudah memakai mukenah nya untuk bersiap salat.
"kak Aldi kenapa?" Aldi
"kau sudah selesai salat apa ingin salat?" Aldi
"emm dia baru aja mau melaksanakan ny kak" Silfia
__ADS_1
"oh" Aldi ragu
"kenapa kak?" Silfia
"ehmm tidak ada. solat lah" Aldi
Silfia memasang wajah bingung
"ouh okay" Silfia tanpa berfikir panjang
mencoba kembali ke tempat sajadah nya di letakkan nya.
namun Aldi kembali memanggil Silfia
"Silfia" Aldi
Silfia berhenti
"ia kak" Silfia
"aku akan meng imamin salat mu" Aldi
"ah" silfia terkejut
Aldi pergi kembali ke kamar nya untuk mengambil sajadah dengan berlalu sehingga saat dia kembali dengan cepat ke kamar Silfia
Aldi menggelar sajadah tadi depan sajadah Silfia
sedang kan Silfia yang masih melihat Aldi. di tegur sama Aldi
"kau nunggu apa?" Aldi
"oh ia kak" Silfia mendekat
"ya Allah akhirnya" batin silfia
"allah..huakbar" ucap Aldi setelah membaca niat
mereka pun salat dengan khusyuk. setelah salat selah hampir t menit mereka membaca doa permohonan yang di pimpin Aldi.
setelah berdoa bareng. mereka berdoa dalam hati.
"*ya Allah maaf jika pernihan ini karna terpaksa tapi sekarang hamba yakin bahwa cinta itu telah hadir. hamba akan mengakuinya nanti. bantu lah hamba ya Allah untuk membangun keluar ini menjadi keluar yang sakinah, mawaddah, warohmah" Aldi berdoa dalam hari
"ya Allah yang maha penyayang. hamba memohon semoga keluarga hamba menjadi keluar yang harmonis hadirkan lah cinta di antara kami. hanya kepada mu hamba berserah diri ya Allah" Silfia berdoa dalam hati
"amin" serempak mereka berdua* suara yang pelan
mengusap kan kedua tangan ke wajah
Silfia tanpa ragu mengulurkan tangan nya ke arah Aldi. Aldi pun yang tau maksudnya langsung meraih tangan Silfia dan membiarkan Silfia meletakkan tangan nya ke dahi Silfia.
Aldi tersenyum. ini keli kedua mereka sungkeman.
begitu pun silfia yang saat tertunduk itu pun juga tersenyum
"ya Allah. hamba mencintai nya" batin Aldi
Bersambung...
__ADS_1