
satu jam lebih sesudah perjalanan, setelah melalui kemacetan yang tidak terlalu padat sekarang pukul 11:30 mereka akhirnya sampai di rumah Mereka. rumah yang sudah 1 bulan lebih di tinggal berlibur.
setalah memakirkan mobil Aldi dan Silfia keluar dari mobil, aldi menuju belakang mobil untuk mengambil koper mereka sedangkan Silfia mengambil belanjaan di kursi belakang
Aldi membawa kedua koper itu yang mana 1 miliknya dan yang satu lagi milik Silfia. setelah mendapatkan koper itu Aldi berjalan masuk ke rumah, setelah membuka kunci rumah Aldi masuk di ikuti oleh Silfia yang sedang membawa belanjaan
"assalamualaikum" ucap Aldi dan Silfia bersamaan memasuki rumah tersebut.
Silfia mengarah ke dapur sedangkan Aldi menuju kamar, kegiatan mereka tidak ada percakapan, karna tidak ada yang memulai percakapan
setelah di dapur Silfia memasukkan bahan bahan makanan seperti cabe, ayam, dan lainnya ke dalam lemari es, sedangkan belanjaan yang lain ia letakkan di tempat nya. lalu Silfia menyajikan 2 cendol yang mereka beli di tengah jalan tadi ke dalam 2 gelas.
lalu Silfia meletakkan di atas meja. tak lama Aldi datang menuju meja makan tersebut dan mendudukkan dirinya
"kakak langsung berangkat?" Silfia memberikan gelas berisi cendol kepada Aldi. setelah itu silfia mendudukkan dirinya dan meraih gelas dia
"tidak, masih ada sekitar 1 jam an lagi, aku akan membersihkan badan ku sedikit lalu sholat, kemudian berangkat" jelas Aldi
"oooo" silfia sambil mengangguk mengerti
"apa kau ingin pergi?" Aldi
"tidak kak," Silfia
"bagus lah kalau gitu, kamu di rumah aja istirahat" Aldi
Silfia hanya menjawab dengan anggukan
"perhatian hmmm" batin Silfia sambil menyeruput cendol nya
sekarang mereka berdua hening hanya ada suara dari sedotan mereka berdua, lalu tak lama Aldi mengambil hp nya dari saku celana. terdapat pesan dari sahabatnya yaitu Diko
"*Al Klayen kita memundurkan jadwal nya sampe jam 2, karna ada urusan mendadak, bagaimana?" Diko
"kenapa mendadak?" Aldi menjawab dalam pesan
"entahlah" Diko
"ya udah gua baka datang sekita jam 2 kurang" Aldi
"👍" Diko*
dan percakapan mereka pun terhenti. selanjutnya Aldi kembali mengechet orang lain dalam kontak nya, sementara itu Silfia
"kak fia ke kamar dulu mau nyusun pakaian sekalian beresin kamar mana tau berdebu"
__ADS_1
"enggak usah kamar udah rapi bibik yang ngerapiin selama kita tidak di rumah. untuk pakaian susun nanti aja kamu istirahat" Aldi
"ah iya, tapi Silfia tidak terlalu capek kok kak, jadi fia mau langsung susun susun aja" Silfia
"terserah kamu aja" Adi yang pandangannya masih fokus di hp
lalu Silfia beranjak dari tempat duduk nya pergi berjalan ke kamar, setelah sampai di kamar Silfia meraih kopernya dan membuka nya, Silfia mengambil baju baju dan meletakkan nya ke dalam lemari, sampai akhirnya Silfia mengambil tas kecilnya yang berisi make up miliknya.
Silfia berjalan menuju cermin rias dan mulai menyusun make up nya. tak lama Aldi masuk ke kamar dan mulai menyusun pakaiannya yang berada di koper ke dalam lemari. mereka berdua melakukan itu juga dalam keheningan.
Silfia yang sudah selesai merapikan make up nya lalu dia membuka kerudungnya dan menggantungkan nya ke tempat gantungan baju tak jauh dari tempatnya, lalu Silfia mengambil beberapa baju di dalam lemari dan pergi ke dalam kamar mandi untuk mengganti nya.
sedangkan Aldi sudah siap juga dengan berberes nya lalu mendudukan dirinya di sisi ranjang kemudian menjatuhkan tubuhnya di ranjang dengan tangan terbuka.
Aldi menghela nafas dengan kasar,
"lu pasti bisa Al, bismilah aja gimana pun akhirnya setidaknya lu udah ngelakuin nya" gumam Aldi entah apa yang di fikirkan Aldi tapi yang pasti ini adalah hal yang serius kita hanya bisa menunggu apa yang di lakukan Aldi:).
tak lama Silfia pun sudah keluar dari kamar mandi menggunakan dres selutut. melihat Silfia yang sudah keluar Aldi gantian masuk.
Silfia menduduk kan dirinya di ranjang tempat dia tidur meluruskan kaki nya dan sedikit berfikir
"setelah dari mall kak Aldi jadi sedikit bicara, kenapa? apa mungkin karna pekerjaan... ah iya paling karna pekerjaan lagian kak Aldi juga biasanya seperti itu kan? tapi gak terlalu diam seperti ini. aaakhh apaan fia udah deh gak usah di pikirin pasti kak Aldi juga karna kecapean" Silfia bicara dalam hati dengan banyak pertanyaan.
"kakak mau sholat berjamaah di mesjid?" Silfia mulai bertanya
"tidak, dirumah aja. kamu mau berjamaah?" tanya Aldi sambil menatap Silfia menunggu jawaban
"enggak kak, fia mau ke dapur aja lagi, nyiapin makan siang, kakak mau makan apa?" Silfia
"gak usah masak pesan gofood aja, sudah ku bilang kamu istirahat aja" Aldi pergi mengeringkan wajah nya dengan handuk.
"tapi kak aku.." Silfia
"tidak ada penolakan" Aldi dengan nada bicara dingin
"ah oke" Silfia kembali menyandarkan tubuh nya ke belakang .
Aldi meraih ponsel nya lalu masuk ke salah satu aplikasi untuk memesan makanan.
"kamu mau makan apa?" Aldi
"apa aja deh kak" Silfia, Aldi mengangguk dan melanjutkan untuk memesan.
setelah selesai Aldi meletakkan kembali ponsel nya lalu mendudukkan dirinya di sisi ranjang.
__ADS_1
"ah aku ingin bertanya" Aldi, Silfia menaikkan kedua alisnya
"untuk selanjutnya, apa kita tetap satu ranjang?" tanya Aldi tanpa basa basi
"ya itu terserah kakak" Silfia
"kamu bagaimana?" Aldi memandang silfia
"aku tidak apa apa, sekalian biar terbiasa" Silfia menundukkan wajahnya
Aldi memalingkan wajahnya dan tersenyum
"terbiasa" gumam pelan Aldi, kata biasa namun mampu membuat sosok Aldi tersenyum
lalu Aldi berdiri
"turun lah makanan sebentar lagi datang" Aldi
"emm" jawab Silfia, Aldi keluar dari kamar deluan menuju ruang tamu untuk menunggu pesanan mereka, sedangkan silfia mencoba menetralkan wajahnya yang memerah, pembahasan seperti ini sedikit sensitif buat silfia. setelah berhasil mengembalikan warna wajah nya Silfia turun dari ranjang dan keluar dari kamar, Silfia menuju dapur.
Silfia mengecek nasi yang sebelumnya sudah dia masak saat menyusun belanjaan tadi. melihat tempat masak nasi tersebut sudah berganti warna Silfia membuka nya lalu mengaduk nasi tersebut. lalu memindahkannya ke dalam mangkuk berukuran sedang, kemudian meletakkan nya di atas meja.
10 menit kemudian bel rumah berbunyi, Aldi membuka pintunya yang datang adalah yang dia tunggu tunggu yaitu pesanan mereka. lalu mengambil pesanan nya. setelah membayar Aldi masuk kembali ke dalam rumah meletakkan nya di atas meja Silfia mengambil piring
makanan sudah tersaji yaitu ada 2 potong ayam geprek dengan sambal dan sayur kangkung.
"mau makan sekarang atau sholat dulu? " Aldi bertanya pada silfia yang berjalan menuju meja makan dengan membawa air minum
"masih ada waktu 20 menitan lagi kak, seperti nya makan dulu aja, nanti setelah sholat kakak biar gak terburu buru pergi ke kantor" silfia yang sudah meletakkan minum itu di atas meja
"emmm" aldi mengangguk
lalu Aldi duduk di kursi sedangkan silfia mengambil piring dan meletakkan nasi kedalam piring tersebut kemudian memberikan nya kepada Aldi. selanjutnya giliran Silfia mengambil nasi miliknya.
setelah mengambil teman nasi mereka berdua makan, tak ada suara selain hentakan sendok ke piring, makan mereka berlangsung 10 menit setelah selesai Aldi pergi deluan ke kamar untuk mengambil wudhu sedangkan silfia merapikan meja dengan menaruk piring ke wastafel dan mencuci nya, setelah selesai silfia masuk ke dalam kamar, Disan Aldi sudah menunggunya.
"ambil lah wudhu kita berjamaah" Aldi yang tengah duduk di di sofa, silfia mengangguk dan berjalan menuju kamar mandi untuk mengambil wudhu, setalah selesai silfia mengambil mukenah miliknya dan memakai nya.
mereka berdua sudah siap sholat dan menggelar sajadah, setelah suara komat terhenti dari mesjid mereka berdua melakukan sholat berjamaah dengan di imamin oleh Aldi.
sholat mereka berjalan dengan khusuk setelah selesai silfia meminta tangan Aldi untuk meletakkan nya di kening nya. Aldi memberikan nya.
dalam hati Aldi "suatu saat tangan ku ini tidak lagi di atas kening mu melainkan di atas bibir manis nya" Aldi
BERSAMBUNG...
__ADS_1