Menikah Karena Keadaan

Menikah Karena Keadaan
BAB 24 ORANG LAMA


__ADS_3

malam hari pun datang suara azan berkumandang di mana mana. setelah semua selesai salat mereka kumpul kembali di meja makan.


mereka menyantap makanan dalam diam kecuali 2 anak Zikra. setelah makan Aldi dan silfia memutuskan untuk pulang ke rumah mereka.


sementara Zikra dan istri beserta kedua anak nya tetap di rumah orang tua mereka,karena mobil yang masih dalam proses perbaikan. jadinya untuk malam ini Zikra dan keluarga kecil nya menginap.


setelah berpamitan Aldi dan Silfia memasuki mobil nya dan mulai melaju ke jalan. sepanjang jalan mereka hanya diam, Silfia terus memandang ke arah luar kaca mobil. sementara Aldi hanya fokus ke depan.


dalam diam tiba tiba Aldi mulai bicara dan menghentikan lamunan Silfia.


"apa kau tidak ingin membeli apa apa? mumpung kita masih di jalan" Aldi


Silfia memikirkan sesuatu


"oh ya boleh kita berhenti ke mini market kak? ada yang ingin ku beli" Silfia


Aldi mengangguk, tak lama Aldi memberhentikan mobil nya di depan mini market


"sebentar ya kak" Silfia melepas sabuk pengaman nya dan mulai turun


Silfia mulai masuk ke dalam mini market Silfia tidak jauh dari pandangan Aldi. Aldi yang memainkan ponselnya dan sesekali melihat ke arah Silfia.


di dalam mini market


Silfia berada di rak kosmetik untuk membeli pembersih wajah. saat sedang memilih dan hendak pergi. Silfia tak sengaja menabrak orang yang ada di depan nya.


sehingga benda yang di pegang Silfia pun terjatuh. dan orang yang Silfia tabrak juga menjatuhkan benda yang di pegang nya berupa makanan ringan.


"ah maaf maaf saya tidak sengaja" Silfia sambil mengambil pembersih wajah nya dan mencoba mengambil makanan milik orang yang dia tabrak


"oh tidak apa mbak,tidak usah biar saya yang mengutip nya." pemuda


saat mereka selesai mengambil benda mereka yang jatuh mereka sekarang sedang berhadapan dengan jarak 1 meter.


saat melihat satu sama lain pemuda itu sontak memanggil nama Silfia


"Silfia Anatasya?" pemuda


"hah.. kamu" Silfia juga mengenal pemuda itu

__ADS_1


"ya Allah kau ternyata hhhhh" pemuda itu


"kok malah ketawak, Oia kok kau bisa ada di sini?" tanya Silfia


"ini kan tempat umum emang gak boleh ya?" tanya balik pemuda itu


"ih bukan maksut ku tempat ini, maksut ku kenapa kau bisa ada di Yogya?" silfia


"oh itu hhhhhh, "


"kok malah ketawak si ma. " Silfia


ternyata pemuda itu adalah Ramadhan teman SMA Silfia


"hhhh sory sorry, aku di sini nugas fi" ramadhan


"nugas? Oia kau kan polisi, eh tapi apa kayak gitu?" Silfia


"ia jadi aku di pindah kan tugas ke sini" ramadhan


"oala ok ok" Silfia


"hemm Alhamdulillah baik ma, kau gimana?" Silfia


"hemm baik" ramadhan


"Oia denger denger kau dah nikah kan? selamat ya" sambung ramadhan


"ia ma, Alhamdulillah" Silfia


"maaf aku gak bisa datang waktu itu karena..." ramadhan


"enggak papa kok ma, aku ngerti nama nya polisi pasti sibuk tu hehehe" Silfia


"hhhh ia, Oia kau di sini sendiri? apa sama suami tercinta?" ramadhan


"apa an sih, ia aku sama suami ku" Silfia


saat mereka sedang mengobrol, di luar mini market Aldi yang menunggu akhirnya memutuskan keluar dari mobil nya untuk memeriksa apa yang terjadi padi Silfia

__ADS_1


"kenapa dia sangat lama" Aldi berjalan memasuki mini market itu


saat Aldi masuk tampak silfia yang sedang bicara pada pemuda yang tidak Aldi kenal. Aldi pun menghampiri Silfia.


entah apa yang di fikirkan Aldi, saat itu Aldi meraih tangan nya Silfia, mungkin ia mengisyarat kan kalau silfia sudah memiliki suami. Silfia pun terkejut


"kak Aldi" silfia


"apa yang kau lakukan di sini berdua dengan pemuda ini, dia siapa? apa kau kenal?" Aldi


"oh dia kenal kan kak dia teman SMA aku ramadhan" Silfia


ramadhan mengulurkan tangan nya, dan di balas oleh Aldi


"apa kau sudah selesai? jika sudah mari kita pulang sudah malam" Aldi


Silfia mengangguk Silfia. bingung dengan sikap Aldi saat ini.


"kami permisi dulu" Aldi


"oh ia bang tak apa" ramadhan


"ma aku balik Luan ya assalamaualikum" Silfia


"waalaikumsalam" ramadhan


Aldi dan Silfia mengarah kekasir untuk membayar dengan tangan Silfia yang masih di pegang oleh aldi. setelah membayar mereka keluar dari mini market lalu masuk ke mobil.


Ramdhan yang melihat itu memutar bola matanya dan sedikit tersenyum miring, setelah itu dia juga pergi ke arah kasir untuk membayar.


******Bersambung...


Mohon maaf ya kalau ada kata kata yang salah (Typo). maklumi aja. sekali lagi minta maaf🙏


untuk bab berikut nya auhtor bakal kasih visual tokoh kalau ada yang setuju bilang di komentar tapi kalau gak ada yang komentar setuju. ya gak papa😁 gak ada visualnya😁


jangan lupa tinggali jejak dengan like❤️ komen💬 dan jangan lupa buat vote novel author ya.


terima kasih🙏🤗****

__ADS_1


__ADS_2