Menikah Karena Keadaan

Menikah Karena Keadaan
BAB 51 "SEJAK KAPAN?"


__ADS_3

"berarti kamu dengar kalau aku ada bilang aku cinta sama kamu?" aldi yang semakin mendekatkan wajah nya ke wajah Silfia.


Silfia yang gugup langsung menutup matanya


"a...aaa i..itu"


Silfia masih menutup matanya mencoba menjauhi wajah nya dari Aldi


Aldi yang melihat kelakuan Silfia hanya bisa tersenyum


"ck" Aldi menjaukan dirinya dari Silfia karna lift sudah sampai di lantai tempat mereka tinggal.


Silfia yang mendengar suara lift pun mencoba sedikit demi sedikit membuka matanya. lalu setelah melihat Aldi yang tidak lagi mendekatinya Silfia menghela nafas dengan kasar


pintu sudah terbuka Aldi langsung keluar dari lift di susul oleh Silfia. dari lift ke kamar mereka tidak jauh, hanya melewati 3 sampai 4 kamar saja.


sesampai nya di depan kamar Aldi masuk terlebih dahulu di ikuti Silfia


setelah mereka masuk Silfia menutup kembali pintunya. setelah Silfia menutup pintunya, Silfia mulai berbicara pada Aldi yang sudah duduk di sofa.


"kak sejak kapan?" suara Silfia lembut tapi tegas


Aldi yang duduk di sofa langsung melihat Silfia


"apanya?" Aldi berpura pura tidak mengerti


Silfia menghela nafas sedikit keras, Silfia tidak menjawab Aldi, Silfia langsung masuk ke kamar mandi untuk berganti pakaian nya.


Aldi yang tau kalau Silfia kesal hanya bisa tertawa kecil saat Silfia sudah di dalam kamar mandi.


tak lama Silfia sudah keluar dari kamar mandi dan sudah menggunakan piyama tidur nya, tanpa bercermin lagi Silfia langsung membaringkan tubuh nya ke ranjang.

__ADS_1


"sudah lama, mungkin" Aldi membuka suara


Silfia yang tadi nya memejam kan mata langsung membulatkan matanya dan langsung menduduki diri nya di tempat tidur


Silfia menatap Aldi penuh tanya, sambil mengerutkan kening nya


Aldi membuka jaket yang sedari tadi belum di depan nya, dan setelah itu Aldi menghampiri Silfia dan duduk di sisi ranjang lain.


Silfia tidak ada respon apapun tentang Aldi yang sekarang ada di samping nya, malahan Silfia memiringkan tubuhnya ke arah Aldi dengan tatapan penuh tanya


"maksud kakak?" Silfia bersuara


Aldi tertawa kecil "entahlah, aku rasa saat aku pertama kali ketemu kamu"


"saat di cafe?" Silfia


"sepertinya enggak" Aldi


"terus?" Silfia


"entah lah, aku lupa, sepertinya kita udah pernah ketemu di waktu yang sangat lama, sebelum dari cafe itu" Aldi


Silfia bingung apa yang di katakan Aldi, kini mereka saling tatapan


"lama? kapan? apa kami pernah ketemu sebelum nya, aku cuman ngerasa kalau pertemuan di cafe itu adalah pertemuan pertama kami" batin Silfia


cukup lama mereka diam sambil menatap satu sama lain, sampai akhirnya Aldi mengingat nya setelah melihat wajah Silfia begitu dalam


"aku mengingat nya" Aldi mengehentikan lamunan Silfia, dan Silfia membalas dengan wajah penasaran nya


"waktu kuliah" Aldi

__ADS_1


"ha? waktu kuliah kak? emang nya kita sempat ketemu? bukan nya kita beda kampus kalau pun kakak pernah di kampus yang Silfia kuliahin sekarang bukannya kakak hanya 2 tahun?" Silfia bingung


""iya, tapi kamu ingat gak waktu pertama kali kamu datang ke Jogja? saat penjemputan Maba luar kota di bandara?" Aldi meyakin kan


Silfia menggelengkan kepala nya tanda kalau dia tidak tau atau mungkin aja lupa


Aldi tersenyum lebar melihat kelakuan Silfia.


"saat itu aku mengganti kan teman ku untuk menjemput Maba di jurusan dia yaitu pendidikan kimia di bandara, dia sedang sakit, kamu kenal Zulfan kan?" Aldi


"ouuuuhhh kak Zulfan iya kak aku tau dia kating aku, dan waktu itu memang kami di jemput atas nama kak Zulfan tapi?" Silfia bingung


"nah saat itu aku yang menjepit kalian dia bandara, aku sama Zulfan temanan hanya saja beda umur, jadi saat itu dia sakit jadi dia mintak tolong sama aku buat jemput kalian, sebenarnya itu sangat ambigu, Karana jelas jelas jurusan ku sangat berbeda dari kalian tapi aku lakuin itu karna hanya aku yang bisa di harapkan saat itu" Aldi menjelaskan panjang lebar


"aaaaaa Silfia ingat kak, tapi waktu itu kakak sangat berbeda dengan sekarang jadi aku tidak ingat maaf" Silfia


"buat apa kamu minta maaf, wajar banyak kok yang bilang aku berbeda, jadi santai aja" Aldi


"jadi?" Silfia bertanya untuk memastikan


Aldi mengerutkan dahinya


"aa i..itu kak, jadi sejak kapan?" pertanyak Silfia yang sama dengan pertanyaan pertama nya


"mungkin aku sudah tertarik sama kamu di waktu pertemuan pertama kali kita, untuk rasa ku, aku masih tidak tau pasti sejak kapan tapi yang pasti.." Aldi memotong ucapannya


membuat Silfia menunggu dengan wajah penasaran nya yang menatap Aldi dengan serius


Aldi tersenyum dan sesekali tertawa kecil*


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2