Menikah Karena Keadaan

Menikah Karena Keadaan
BAB 26 Tentang Ramadhan dan Silfia


__ADS_3

Aldi sudah pergi menuju kantornya. sedang kan Silfia bersiap untuk pergi juga. setelah siap Silfia pergi meninggal kan rumah nya dan mulai berjalan menuju garasi rumah nya.


Silfia sudah bisa menghafal jalan jadi dia bisa leluasa pergi tanpa takut tersesat. dia mengendarai motor metik yang di berikan Aldi. setelah berada di garasi Silfia langsung menaiki motor nya dan mulai melaju.


saat sudah di luar pagar rumah ia berhenti dulu untuk menutup pagar rumahnya. setelah itu dia langsung melajukan motor nya. dengan kecepatan sedang Silfia melaju menyusuri jalan.


sebelum nya Silfia juga sudah janjian dengan Tari dan tari juga sudah ada di cafe terlebih dahulu. saat Silfia sudah sampai di cafe Silfia memakirkan terlebih dahulu motornya.


Silfia masuk ke dalam cafe dan langsung berpaspasan dengan tari.


"eh Bu mau Mesan apa? hhhh" Tari


"enak aja manggil ibu" Silfia kesal.


"hhhh ia ia maaf, eh kita di atas aja ya. tapi aku mau ke ringan ku dulu nanti aku nyusul okay" tari


"oh ya Uda, aku Luan ya" Silfia


tari mengangguk setuju. dan Silfia berjalan menuju atas cafe. saat sudah sampai Silfia duduk sendiri sambil memainkan ponsel nya.


saat Silfia sedang asik main ponsel nya tiba tiba ada yang manggil Silfia.


"fia"


Silfia menoleh ke sumber suara. dan mendapat seorang pemuda yang dia kenal.


"ah Rama" Silfia


"hhh ketemu lagi" ramadhan


"boleh aku duduk?" sambung Ramadhan


"oh boleh" Silfia menginginkan Rama untuk duduk


"kau ngapain ke sini?" Silfia


"loh apa gak boleh ini kan tempat umum" Rama


"lah kan cuman nanyak, sensian amat gak berubah" Silfia


"hhh biasa aja" Rama


"Oia kau nggak nugas?" Silfia


"nugas cuman ini lagi istirahat" Rama


"ouhh."Silfia


"Oia gimana ma kau?" sambung Silfia


"gimana apanya" Rama


"sama wanita mu. kapan ni mau nyusul?" Silfia


"ah ngapain nanyakin itu kau? " Rama


"ya nggak papa cuman nanyak aja, kalian kan dah lama pacaran masa mau tetap gitu" Silfia


"aku juga gak mau fi. ya cuman..." Rama berhenti bicara


"cuman apa? kau sama dia masih kan?" Silfia


Rama terdiam sejenak lalu menggelengkan kepalanya.


"hah serius ah jangan bercanda" Silfia


"bukan nya kalian Uda sama sama ngerasa cocok. dari SMA Lo" Silfia


"cih cocok gak jamin untuk bertahan fi" Rama


"kenapa" Silfia

__ADS_1


"kepo, mau tau aja" Rama


"is ya aku cuman nanyak" Silfia mengerutkan bibirnya


" hhhh. gak usah sok imut gitu" Rama


"ih apa an sih" Rama


"hhhhh canda" Rama


"kami tu emang dah sepakat untuk terus berhubungan. bahkan kau dan semua dari kita tau kalau hubungan ku sama dia itu juga dah di setujui sama orang tua ku. aku janji sama dia kalau aku sudah sukses menjadi polisi yang berkualitas aku juga akan menikahinya. tapi dia" Rama berhenti sejenak


"dia bilang gak bisa nunggu lama lagi. sampai akhirnya dia memutuskan hubungan ini dan memilih lelaki lain yang siap menikahinya." Rama


"kau ma, kenapa dia seperti itu. perkara untuk nunggu doang dia gitu?" Silfia kesal


"aku juga gak tau fi, tapi ya itu kemauan dia yah aku iyain aja lah mungkin itu yang terbaik. buat apa mempertahankan sesuatu yang gak mau di pertahankan" Rama


"ia aku tau itu. terus sekarang dia?" Silfia penasaran


"dia Uda bahagia fi dia dah jadi istri orang" Rama


Silfia menghembuskan nafasnya dengan kasar


"sabar ya" Silfia


"emmm, huh ya sudahlah aku harus lebih bahagia darinya yakan" Rama


"emmm ia spirit" Silfia


"hhhh " Rama


"kenapa ketawak ih " Silfia kesal


"nggak apa" Rama


"Oia aku boleh nanyak?" sambung Rama


"hemmmm kau bahagia dengan pernikahan mu?" Rama langsung ke poin nya


Silfia tersedak saat meminum mendengar pertanyaan Rama.


"hei pelan pelan g****k"Rama


"kenapa kau banyak itu sama ku. eee pasti lah aku bahagi" Silfia ragu


"gak usah bohong" Rama


"apa an sih ma jangan Ngada Ngada lah" Silfia


Flashback on


pagi hari di taman itu Indri (sepupu Silfia) berasama anak nya sedang bermain. tak lama sesaat mereka bermain tiba tiba ada yang menyusul mereka.


dengan langka perlahan.


"Indri" Rama


"oh" Indri melihat Rama awal nya Indri tidak mengenal nya. tapi saat semakin dalam dan memperhatikan nya Indri mengingat nya.


"Rama, astaghfirullah " Indri


"hhhhh benar ternyata" Rama


"eh kok kau ada di Yogya" Indri


"ia aku di tugas kan disini." Rama


"oooo ya ampun lama gak ketemu" Indri


"hhhh ia. Oia btw kau ngapain ada di Yogya " Rama

__ADS_1


"ouh itu aku ikut suami ku, dia di pindah kan tugas ke sini" Indri


"ouh suami mu kak Azra kan" Rama


" ya iya lah siap lagi aneh kau" Indri


"hhhhhh " Rama


"Oia kemarin di pernikahan fia kenapa gak datang" Indri


"ya tau lah dri aku gak bisa ninggalin kerjaan aku. apa lagi jauh kan" Rama


"Oia hhhh" Indri.


"heemm dia pasti dah bahagia" Rama


"enggak deh kayak nya" Indri


Rama terkejut dan langsung mengalihkan wajah nya ke Indri.


"maksud mu?" Rama


sebenarnya Silfia sebelum pernikahannya dia sudah bicara semua ke Indri kakak sepupunya. tentang bagai mana alasan Silfia menikah.


Indri sempat menyuruh Silfia untuk membatalkan pernikahan nya, tapi Silfia menolak. dan akhirnya Indri ikut saja apa yang di lakukan silfia.


"aku akan cerita tapi kau gak boleh sama sekali kasih tau sama siapa siapa. aku juga kasih tau hal ini sama mu ya karna kau.... akh sudah lah." Indri


Indri mulai menceritakan semua nya.


sampai akhir.


"kenapa dia berbuat seperti itu" Rama.


"ya karna itu" Indri


"dia sangat bodoh masalah cinta apa lagi samamu


bahkan dia harus merelakan cinta nya demi menyelamatkan orang." Indri


"huh, tapi aku yakin kalau suatu hari dia bakal bahagia" Rama


"ku harap ma. " Indri


"dan aku juga berharap kalau dia gak tersakiti" Rama


"kenapa, apa kau menyesali hal yang dulu perna terjadi " Indri


"mungkin" Rama


"kenapa mungkin, kenapa bukan yakin?" Indri


"akh sudah lah.aku mau lanjut lari. makasih ya infonya" Rama


"hemm ia sama sama. ingat jangan katakan pada siapa pun. Karana gak secara langsung kau kembali menyakitinya" Indri


"hhh ia ia gak kok, tapi kalau aku cerita ini sama fia boleh kan" Rama


"terserah" Indri


"ya uda aku cabut ya. assalamualaikum" Rama kembali berlari melanjutkan joging nya


"waalaikumsalam" Indri kembali bermain dengan nak nya


flashback off


Silfia dan Indri memang sepupu umur mereka beda 1 tahun dimana Indri lh yang lebih tua tapi Silfia yang kecepatan masuk sekolah sehingga dia bisa satu leting dengan Indri. dan mereka berdua Silfia dan Indri juga satu leting dengan Rama.


Rama dan Indri mereka teman dekat. tidak hanya mereka berdua tapi ada yang lain juga. tapi mereka semua berpisah beda kota.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2