
malam itu Silfia dengan Aldi menyusuri jalan kota, berangkat menuju rupa orang tua mereka, Aldi dan silfia satu mobil. sedang orang tua,adik, Abang dan kakak nya Aldi beda kendaraan.
tak lama kemudian mereka sampai tujuan. Aldi sudah menakutkan mobil nya. tak lama zikra dan Zahra berpamitan untuk pulang karena sudah larut malam.
setelah itu Aldi Silfia Alya dan kedua orang tua nya Aldi pun masuk ke dalam rumah.
"nak kamu langsung ke kamar ya bersih bersih, juga istirahat, kamu pasti capek.", ibu rianti
"ia buk," Silfia
"fia jangan manggil ibu dong. mulai sekarang kamu panggil mamah ya" ibu rianti
"ia mah." Silfia.
"yasudah kalian istirahat ya, besok mamah mau ajak kalian ke suatu tempat." ibu rianti
"kemana mah" Aldi
"adalah pokoknya kalian siap siap aja besok kita berangkat " pak Ridwan
mereka berdua mengangguk dan mulai melangkah pergi ke kamar Aldi di lantai dua, sedang kan barang barang Silfia di bawak oleh pembantu di rumah itu.
sampai nya di kamar. Aldi langsung menjatuhkan badan nya di kasur.
"ahh ya Allah lengah nya", Aldi menggumam
Silfia menaikkan ke dua alisnya, saat melihat kelakuan aldi.
"non ini barang nya, apa perlu sekarang bibik susun di lemari?" bik Sumi
__ADS_1
"ah tidak usah bik, nanti saya saja yang susun bik" Silfia
"baik non" bik Sumi meranjak pergi
Silfia langsung menggotong kopernya ke lemari untuk menyusunya. Silfia membuka lemari dan tampak bagian kiri lemari yang kosong
Silfia langsung menyusun barang nya di lemari itu. sedang kan Aldi yang sudah bangun dari kasurnya, mulai menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
"huhhff aku gak nyangka Uda menikah aja, di sisi lain aku juga gak menyangka akan menikah dengan lelaki yang baru ku kenal, tak apa lah semoga hubungan ku dengan nya baik baik saja, dan semoga apa yang dia janjikan pada ku itu segera terjadi" gumam Silfia.
saat Silfia asik merapikan pakaian nya, terdengar pintu kamar mandi terbuka, ternyata Aldi sudah selesai bersih bersih,
Aldi keluar dengan telanjang dada, membuat silfia langsung memalingkan wajah nya saat sempat melihat Aldi yang telanjang dada.
"haah astaghfirullah" Silfia
Aldi langsung masuk kembali ke kamar mandi dan mengambil handuk lagu untuk menutupi bagia tubuhnya.
kemudian Aldi kembali keluar dari kamar mandi dengan kondisi tidak lagi telanjang dada.
"emm maaf soal tadi, tapi kamu harus terbiasa dengan itu, bukankah ini sudah halal untuk mu?" Aldi
Silfia mengerutkan kening nya, setelah itu dia mengambil pakaian ganti dengan handuk nya, dan langsung pergi ke kamar mandi, tanpa menghiraukan Aldi.
"cccihh bahkan dia tidak menjawab maaf ku" Aldi
Aldi langsung mengenakan pakaian nya. tak lama kemudian Silfia keluar dari kamar mandi sudah lengkap dengan piama dengan kerudung di kepalanya.
Silfia meletakkan handuknya lalu duduk di depan cermin untuk membersikan wajah. Aldi yang berada di pinggir kasur berdiri dan mengambil bantal di letakkan nya di sofa dekat kasur.
__ADS_1
lalu Aldi pergi ke arah lemari untuk mengambil selimut simpanannya. Silfia yang melihat Aldi lewat cermin.
"kak biar saya aja yang tidur di sofa, ini kamar kakak biar saya yang di sofa" Silfia
"tidak perlu saya sudah lama menempati kasur itu, jadi tidak apa jika saya di sofa ini." Aldi,
"tapi" Silfia
"sudah lah, ini juga Hannya sementara." Aldi
Silfia mengerutkan kening nya, Silfia berfikir dan tak lama di dia mengerti apa yang di maksud oleh Aldi. kemudian Silfia mengangguk mengerti, lalu ia melanjutkan untuk bercermin.
Aldi yang mulai berbaring di sofa kembali duduk.
"oh ya, jangan terlalu lama bercermin, kamar ini angker, bisa saja dia lewat dari cermin itu, sebaik nya cepat lah tidur, besok kita harus pergi dengan mamah." Aldi
mendengar kata angker Silfia mulai berhenti bercermin dan langsung menjatuhkan badannya ke kasur lalu dia menutup seluruh badan nya dengan selimut.
Aldi tertawa kecil melihat kelakuan silfia.
"apa dia akan tetap tidur seperti itu dengan kerudung nya, bukannya sekarang aku sudah halal untuk nya, aku sudah lah, jika waktunya tepat semua ini akan berakhir" Aldi gumam dalam hati
Aldi kembali membaringkan badan nya di sofa untuk tidur, sedang kan Silfia yang merasa sangat lelah, sudah mulai tertidur pulas.
Bersambung...
**hallo kak terima kasih ya Uda mampir di novel aku sampai bab 12 ini, author mintak tolong dong buat semua untuk like❤️ novel author, dan kanan lupa vote juga🙏🙏
jika ingin berkomentar silahkan ya kak, kasih saran atau kritik nya😁. terima kasih**
__ADS_1