
setelah mereka selesai shalat Aldi dan silfia melipat sajadah mereka masing masing.
"apa kau sudah menyusun barang mu?" Aldi
"emm untuk pakaian Uda kak. tinggal make up aja yang belum." Silfia
"ouh ok. Oia ibu dan ayah sudah kau kabarin?" Aldi
"oh ia astaghfirullah aku lupa" Silfia menepuk kening nya.
"ya udah kabarin sekarang. bilang besok kita akan pergi" Aldi
"kenapa nada bicara kan Aldi tumben lembut gini gak ada dingin dingin nya" batin Silfia sambil melihat Aldi
"hallo silfia." Aldi melambaikan tangan nya di hadapan Silfia
"oh ia kak" Silfia
"keburu malam. nanti ayah sama ibu malah sudah tidur" aldi. Silfia mengangguk
dengan masih mengenakan mukenah nya silfi meraih ponsel nya untuk menelfon sang ibu
sedang kan Aldi pamit untuk kembali ke kamarnya. dan silfia setuju.
Tut Tut Tut
"assalamualaikum ayah, iBu" Silfia
"waalaikumsalam fia" serempak ayah dan ibu nya silfia
"kenapa fia malam malam gini kamu nelfon ayah sama ibu?" ucap ayah Silfia
"emm fia cuman mau kabarin aja yah, Bu kalau besok fia pergi ke luar negeri sama kak Aldi" Silfia
"wah kayak nya bentar lagi ayah sama ibu bakal ada cucu ni" bu Ranti
"wah ayah gak sabar fi" ayah Silfia
"apaan sih ayah sama ibu" Silfia
"loh emang kenapa nama nya juga berharap, toh ini juga akan menjadi cucu pertama ayah sama ibu fia" ibu fia
"ia neng, emang nya kamu gak mau punya anak" ayah Silfia
refleks ibu Silfia memukul pak Dimas
"ayah itu kalau ngomong jangan ngaco lah, mana ada wanita yang gak mau punya anak yaah ih. kan fia" kesal ibu Silfia
"hhhh iya betul tu kata ibu, sapa coba yang gak mau" ucap Silfia
"tapi bukan sekarang yah Bu, karna keadaan yang belum memungkinkan untuk itu" batin Silfia
sedangkan di balik ponsel ibu Silfia dan ayah Silfia masih saling berargumen dan juga tertawa.
"ya Uda sayang kamu tidur gih udah malam juga, siapin diri untuk besok kan mau pergi. tu barang yang mau di bawak Uda di siapin kan" ibu Silfia
"ouh Uda kok Bu." Silfia
"ya Uda neng tidur" ayah Silfia
"emm ia yah bu. Silfia tutup dulu ya. assalamualaikum ayah ibu" Silfia
"waalaikumsalam" serempak ayah dan ibu Silfia
dan seketika sambungan terhenti. Silfia meletakkan ponsel nya. lalu berdiri berjalan menuju pintu kamar nya. untuk menutup.
sedang kan Aldi yang ternyata mendengar pembicaraan Silfia dan ke dua orang tua nyapun saat mereka selesai telfonan Aldi balik ke kamar nya.
__ADS_1
Silfia setelah menutup pintu kamar nya dan langsung membaringkan tubuhnya di atas kasur. membaca doa dan langsung tidur.
lain hal nya dengan Aldi yang pergi ke ruang kerja nya dan bermain dengan komputernya. Aldi mengerjakan sisa pekerjaannya. agar Diko tidak terlalu berat.
setelah 1 jam Aldi di depan komputernya, akhirnya dia selesai. setelah itu Aldi pergi ke kamar nya untuk istirahat.
tak butuh waktu lama Aldi pun tertidur.
keesokan harinya pukul 4.00 alarm Silfia berbunyi. dia pun bangun dan langsung pergi ke kamar mandi untuk menunaikan shalat subuh.
sedangkan Aldi masih larut dalam tidurnya karena rasa lelah yang ia terima malam tadi.
setelah beberapa lama Silfia selesai shalat. dia melipat kembali sajadah nya dan juga mukenah yang dia kenakan. karna masih terlalu pagi
Silfia kembali ke tempat tidur dan meraih ponsel. ternyata ada notif pesan WhatsApp dari grup nya yang berisi Silfia,tari,dan era.
"assalamualaikum girls selamat pagi" Era
"waalaikumsalam, pagi" tari
"waalaikumsalam, pagi juga era" Silfia mengirim pesan ke grup itu juga
"guys aku senang banget karna mata kuliah kira hari ini tu cuman praktik" era
"lah kan emang setiap hari Rabu praktik nya Ra" Tari
"🤣🤣" Silfia
"iiiih ya iya maksudku aku senang setiap hari Rabu gitu😑" era
"🤣🤣🤣" silfia dan tari membalas
"Uda ah masih pagi" Silfia
"ia😌. eh fi nanti kamu masuk kan?" tari
"sorry ya nanti sampai 4 Minggu ke depan kayak nya aku gak masuk deh" Silfia
"seriusan ah, lama bet?" tari
"sorry guys aku mau pergi cuman 4 Minggu doang kok atau mungkin kurang" Silfia
"gila apa yang cuman fi itu lama" era
"tau tu, kamu mau pergi ke Aceh?" tari
"kagak aku pergi sama kak Aldi" Silfia
"ouhhhh heemmm cie yang mau honeymoon" era
"aaa bentar lagi aku bakal punya keponakan ni😌" tari
"asik dongðŸ¤" era
"hus apa an sih dah ah" Silfia
"cie cie" tari dan era mengirim kata yang sama
"dah aku mau masak dulu. bye assalamaualaikum" Silfia mematikan data nya dan meletakan ponsel nya kembali
lalu Silfia berjalan keluar dari kamar nya. saat keluar Silfia melihat di sebelah kamar nya yaitu tempat kamar yang di tempati Aldi dimana pintu kamar nya terbuka.
Silfia inisiatif mendekat ke kamar Aldi untuk menutup kembali pintu itu. saat Silfia ingin menutup pintu kamar Aldi Silfia melihat Aldi masih tertidur.
"berarti dari tadi malam pintu nya terbuka dong
"
__ADS_1
batin Silfia
"atau kak Aldi Uda ada keluar kamar sebelum nya, akh entah lah" batin Silfia
saat Silfia ingin menutup pintu nya tiba tiba dia teringat sesuatu
"emmm kak Aldi dah shalat subuh belum ya?" gumam Silfia
"kayak nya belum deh. hemmmm bangunin kali ya" Silfia
"ya Uda deh bangunin aja. lagian kalau dah shalat ini kan juga dah pagi. eh tapi" Silfia
"akhh dah bangunin aja, gak papa Silfia" Silfia meyakinkan diri
setelah berfikir panjang Silfia berjalan menuju ranjang yang di tempati Aldi. setelah sampai Silfia mencoba membangun kan Aldi
tapi sebelumnya Silfia menarik nafas terlebih dahulu
"fiuuu semoga gak mengganggu" Silfia
"kak...kak Aldi..." Silfia memegang bahu Aldi lalu menggoyang perlahan
"hemmm" Aldi dengan mata masih terpejam
"kakak Uda shalat? cepatan shalat kak keburu telat nanti" Silfia dengan suara sedang
"emmm" Aldi
"kakak udah shalat?" Silfia
perlahan Aldi membuka mata nya. dan melihat ke arah wajah Silfia yang tepat di depannya. dengan pandangan yang masih sedikit kabur.
lalu Aldi mengucek mata nya untuk memastikan kalau di depan nya saat ini adalah benar Silfia
ternyata setelah mengucek beberapa kali dan hasilnya sama yaitu di hadapannya silfia.
Aldi mendudukkan dirinya di atas kasur. sedang kan Silfia sedikit menjauh. dan tersenyum pada Aldi.
"sial pagi pagi seperti ini sudah melihat senyum itu" aldi mengusao wajah nya dengan kasar
"kenapa fi?" Aldi
"ehmm. kakak udah shalat?" Silfia
Aldi melihat jam menunjukan pukul 4.30
"oh iya. makasih ya sudah bangunin" Aldi mengacak rambut nya
"akh ya Allah" batin Silfia
"emm ia kak sama sama" Silfia
"kamu sudah shalat?" Aldi sambil menurunkan kaki nya dari tempat tidur
"sudah kak," Silfia
Aldi mengangguk
"ya udah kak Silfia pergi dulu ya" Silfia mengambil langkah
Aldi yang terkejut mendengar kata pergi yang terlontar dari mulut silfia pun refleks meraih tangan silfia
Silfia yang terkejut pun berhenti melangkah dengan tangan kanan nya di pegang oleh Aldi
"ih ke..kenapa kak" Silfia
"kamu mau pergi kemana" Aldi berdiri
__ADS_1
"oh a..aku mau pergi ke..." Silfia
Bersambung...