
Hari semakin terik orang tua Aldi sudah pulang kerumah mereka yang di jemput oleh supir. sedang kan Silfia dengan Aldi masih di rumah baru mereka, Aldi yang masih ingin melihat lebih rumah itu.
sedang kan Silfia yang tidak ada pilihan lain selain tetap dengan Aldi di rumah itu karena Orang tua Aldi memakannya Silfia untuk bersama Aldi.
Silfia ikut melihat lihat rumah itu mulai dari dalam rumah sampai halaman rumah itu. Silfia tidak mengikuti Aldi mereka berdua melihat di beda tempat.
setelah lama melihat rumah waktu menunjukan pukul 14:00 Aldi yang harus ke kantor milik nya karena ada pekerjaan yang harus di selaikan setelah beberapa hari tidak kekantor karena mengurus pernikahan nya.
dan selama itu pekerjaan nya di alihkan ke Diko.
mereka bertemu kembali di ruang utama rumah itu.
"hemm apa kamu sudah selesai melihat nya" Aldi dengan wajah datarnya
Silfia mengangguk.
"aku akan pergi kekantor, apa kau ingin ikut apa ingin pulang saja?" Aldi
"aku harap dia tak ingin ikut aku ke kantor" gumam dalam hati Aldi.
"eh enggak usah kak, aku ingin ke cafe teman ku aja, boleh kan?" Silfia
Aldi menjawab Hannya dengan mengangguk, sambil berjalan, karena ia tidak punya bawak waktu. Aldi yang tau di mana letak tujuan untuk mengantar Silfia.
saat mereka sudah di mobil, Aldi melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang. saat di mobil Silfia hanya melihat ke luar jendela sedang kan Aldi yang fokus menyetir.
tak lama kemudian mobil Aldi sampai di depan cafe yang di minta oleh Silfia. saat Silfia hendak turun.
"terima kasih kak," Silfia
"emm ia, oh nanti kamu ingin ku jemput ?" Aldi tanpa melihat kearah Silfia.
"oh tidak usah kak, aku nanti sama tari aja," silfia
"em baiklah. oh ya kita akan mulai pindah besok pagi, jadi kamu tidak pulang terlalu malam, agar bisa beres beres barang milik mu" Aldi.
"Hem baik lah, insya Allah Silfia tidak pulang terlalu lama. assalamualikum" tersenyum, dan Silfia sambil turun dari mobil
"waalaikumsalam" Aldi sambil mengangkat punggung tangan nya,
Aldi berfikir bahwa Silfia akan bersalam. tapi Silfia yang langsung pergi setelah ucapkan salam pada aldi. membuat Aldi langsung menurunkan tangan nya.
"chiih apa yang kau lakukan Aldi" berbicara sendiri
sambil melihat ke arah Silfia yang mulai pergi menjauh dari nya, berharap Silfia tidak melihat apa yang di lakukan nya.
__ADS_1
*
Setelah Berjam jam lamanya waktu berputar hari sudah semakin sore, Aldi yang di kantor masih sibuk dengan layar komputernya, dan berkas yang penuh di hadapan nya.
walau pun tidak sendiri (ditemani oleh Diko) rasanya ini tetap saja sangat melelahkan.
sedangkan Silfia yang sejak siang mengobrol dengan Tari, ia melihat karena matahari yang mulai tenggelam dan silfia di antar oleh Tari untuk pulang.
saat sudah sampai dan Tari yang sudah pergi, Silfia masuk kerumah mertuanya itu, tak lupa saat ingin masuk Silfia mengucap salam.
saat masuk kerumah tiba tiba ponsel Silfia berbunyi.
Tiiing..
Silfia mengambil ponselnya dan ternyata ada notif pesan dari *mamah❤️*
"assalamualaikumSilfia sayang kalau kamu sudah pulang dan mendapatkan mamah sama ayah belum dirumah maaf ya sayang mamah sama ayah mungkin akan pulang malam karena lagi di luar ketemu teman mamah.❤️ " isi pesan
silfia membalas
"baik mah,❤️." Silfia
Silfia sambil membalas pesan dia sudah duduk di sofa ruang utama rumah mertua nya itu. tak lama pintu rumah terbuka dengan ucapan salam ternyata yang datang adalah bik Sumi sama bik Ani
tak lama pintu kembali terbuka dengan ucapan salam. ternyata yang datang adalah Alya.
Silfia menjawab salam Alya.
Alya melihat kakak ipar nya duduk di sofa itu membuat dia ikut duduk juga.
"baru pulang Al" Silfia
"ia ni kak, ada dua kelas hari ini dan kelas kedua itu mulai jam 2 tadi. akhh lelah " Alya sambil merenggangkan kedua tangannya.
Silfia tertawa kecil.
"nama nya juga menuntut ilmu Al ya lelah dong" Silfia
"heheh ia kak"Alya nyengir.
"ya Uda kakak mau ke kamar deluan ya, kamu ganti bersih bersih gih biar seger" Silfia
"ok kak, ntar lagi hehehe" Alya
Silfia berjalan ke kamarnya. Silfia mulai membersihkan diri setelah seharian di luar rumah. tak butuh waktu lama Silfia selesai membersihkan tubuhnya.
__ADS_1
karena sudah waktu magrib Silfia lanjut untuk salat magrib. selesai itu Silfia keluar kamar dan langsung ke dapur niat hati ingin bantu masak ternyata pembantu di rumah itu sudah selesai memasak.
tak lama Alya keluar dari kamar nya dengan pakaian yang rapi.
"kamu tapi kali Al mau kemana?" Silfia sambil menata makanan ke meja makan.
"eh kak, hihihi ini kak Alya mau ke rumah kawan untuk kerja kelompok. Oia bilangin mamah ya Kaka kalau mamah nanyain. ponsel Alya lagi mati , dan lagi di cas. nanti untuk pulang nya kapan Alya kabarin lagi okay" Alya sambil mengajukan jempol nya
Silfia tersenyum.
"insyaallah kakak bilangin ya." Silfia
"Oia bang Aldi mana? belum pulang kak" Alya
"kak Aldi masih di kantor, katanya sih pulang malam , mungkin ntar lagi pulang. kamu makan aja dulu" Silfia.
"ouhh okay" Alya.
Silfia hanya bermain ponsel sambil menunggu Aldi pulang, saat asik mainin ponsel nya hp Silfia masuk notif
****kak Aldi***
"assalamualaikum maaf aku pulang mungkin agak larut karna lembur, dan aku akan makan malam bersama teman ku, kamu makan saja di rumah." Aldi*
Silfia mengerutkan keningnya.
"kenapa tidak bilang dari tadi" gumam Silfia
"ha kenapa kak?" Alya yang mendengar Silfia menggumam walau tak terlalu jelas.
"ah tidak Al" Silfia
Silfia membalas pesan Aldi dengan mengirim stiker dengan acungan jempol.
dengan rasa lapar nya Silfia langsung ambil makanan nya. Setelah Silfia makan dia pergi ke kamarnya untuk membereskan barang untuk pindah esok hari.
sedang kan Alya yang sudah pergi setelah makan.
Silfia merapikan barang miliknya mulai dari pakaian sampai kosmetik. sambil menyalakan tv yang ada di dalam amar itu, agar tidak terlalu hening.
***Bersambung*...
Terima kasih yang sudah baca🤗
kalau mau ke bab selanjutnya jangan lupa tinggal kan like ❤️ nya ya kak, boleh memberika saran atau kritik di kolom komentar💬 terima kasih🤗**
__ADS_1