Menikah Karena Keadaan

Menikah Karena Keadaan
BAB 17 PINDAH


__ADS_3

setibanya mereka bertiga di cafe Tari, Era langsung memesan makanan, sedang kan Silfia Hannya memesan minuman. tak lama waktu Zuhur tiba


karena letak mesjid yang jauh, Silfia dan Era numpang salat di cafe, mereka bertiga salat berjamaah.


sekitar 5 menit lebih mereka salat dan akhirnya mereka selesai salat berjamaah. Silfia dan era kembali ke tempat awal mereka datang.


di meja itu sudah tersedia makanan dan minuman yang di Pesan Era dan silfia. tak lama Tari ikut bergabung.


*di kantor Aldi.*


Aldi yang masih di ruangan meeting bersama para klien nya, dan tak lama kemudian akhirnya meeting pun selesai. mereka saling berjabat tangan.


saat semua klien nya Aldi sudah pergi Aldi melihat ke arah jam tangan nya waktu sudah menunjukan pukul 13:05 Aldi pun bergegas kembali ke ruangan nya untuk beres beres.


"dik gak ada jadwal lagi kan?" Aldi


"enggak al, kenapa kok kayak nya buru buru amat?" Diko


"siang ini gw mau pindah, gw dan janji mau jemput dia biar pulang nya bareng" aldi


"wah lu mau pindah kemana?" Diko


"gak jau lah kalau dari kantor, nanti gua kasih tau, sekarang gua mau pulang duluan, lu urus ini ya" Aldi sambil berlari keluar


"sip" Diko


Aldi pergi ke arah parkiran tempat mobil nya berada. setelah sampai ia langsung masuk ke mobil dan langsung melakukan mobil nya.


dengan ke cepatan sedang ia pergi ke cafe yang di bilang oleh Silfia.


setelah hampir 15 menit akhirnya Aldi sampai. Aldi tidak turun dari mobil nya.


melainkan Hannya menelfon Silfia


derrrt derrrtt


suara hp Silfia. dimana terdapat nama Aldi. Silfia mengangkat telfon dari Aldi


"assalamaualaikum kak?" Silfia


"waalaikumsalam. aku sudah berada di depan cafe, cepat lah kemari." Aldi


"ehmm" Silfia dan langsung memutuskan panggilannya.


"tar, era aku duluan ya kak Aldi Uda jemput" Silfia


" hmmm enak nya di jemput sama suami tercinta" Tari


"ya Allah ke uwuan apa lagi ini." Era


"ish dah lah, assalamualaikum" Silfia ambil berjalan meninggalkan 2 sahabatnya


"waalaikumsalam" serempak mereka berdua


Silfia sedikit berlari ke arah mobil yang sebelumnya dia sudah mengenal yang mana mobil Aldi. saat sudah sampai Silfia mengetuk kaca mobil untuk memastikan kalau dia tak salah mobil.


Aldi yang menyadari kalau pintunya masih di kunci Aldi langsung meraih pintu nya untuk membukanya.

__ADS_1


saat sudah terbuka Silfia masuk.


"maaf kak kalau lama" Silfia


"tidak apa" Aldi dengan wajah datarnya


Silfia mengangguk, dan Aldi kembali melakukan mobilnya arah pulang. setelah menempuh perjalan panjang akhirnya mereka berdua sampai di rumah karang tua Aldi.


setelah memarkirkan mobil nya mereka berdua turun dari mobil dan langsung berjalan masuk ke rumah itu.


Aldi dan Silfia bersama mengucapkan salam. orang tua aldi, dan adik Aldi yang bersantai di ruang tamu. sepontan menjawab salam mereka. dan Aldi Silfia pun bersalaman dengan pak Ridwan dan buk Rianti. serta Alya


"akhirnya kalian sudah pulang" buk rianti


"ia mah" Silfia.


"apa kalian sudah berkemas?" buk rianti


"sudah mah" Aldi


"sejak kapan?" buk rianti. "tadi malam" Aldi


"eh tumben cepet biasanya di situ pergi di situ berkemas!"pak Ridwan


buk rianti tertawa kecil.


"bukan Aldi mah yang berkemas tapi Silfia."Aldi


"ouhh pantes"serempak orang tua Aldi


"enak aja. Abang mau pindah baay" Aldi melambaikan tangan nya ke arah Alya.


"ha serius, pindah kemana, jauh gak, yahh 1 orang pergi lagi dong dari rumah ini" Alya mata nya sambil berkaca kaca


Aldi yang melihat kelakuan adek nya, yang sama persis saat Abang nya zikra juga akan pindah waktu menikah dengan kakak iparnya itu memegang kepala nya Alya dan menggosoknya. sambil tertawa kecil


sampai rambut Alya berantakan.


"ih apa sih" Alya Merapi kan kembali rambutnya


"enggak kok sayang Abang kamu gak pergi jauh" jelas pak Ridwan


"ia bahkan kau bisa bolak balik ke rumah Abang" Aldi menenangkan Alya


"serius emang di mana?" Alya


"kalau mau tau ikut aja al sekelian bantu beres beres " buk rianti


"boleh?" Alya bertanya dengan pandangan nya ke arah Silfia.


tapi Aldi yang menjawab


"boolehh" aldi


"ih aku tu nanyak sama kak Silfia" Alya


"oh" aldi

__ADS_1


semua yang berada di situ pun tertawa melihat keisengan Alya. yang membuat Aldi menciptakan wajah yang lucu


"ia boleh Al" Silfia saat berhenti tertawa


"udah udah sekarang kalian berdua ke kamar, beresin barang yang belum. dah sana" buk rianti


Aldi dan Silfia mengangguk dan berjalan menuju kamar mereka.


sampai di dalam kamar Silfia langsung merapikan barang nya. baik make up, lotion, handuk dan barang lain nya, begitu pun Aldi yang mengemas barang nya. tak lupa dia membawa dokumen kerjanya.


setelah semua selesai Aldi dan silfia keluar dari kamar mereka dengan membawa koper satu satu di tangan mereka. serta tas yang di gendong Aldi.


mereka berdua meninggal kan kamar yang sudah tersusun rapi.saat sudah di bawah.


" kalian sudah siap? " pak Ridwan


mereka berdua mengangguk.


"ayah sama mamah akan datang besok. maaf karena gak bisa bantu hari ini." pak Ridwan


"gak papa yah. lagian apa yang mau di bantu, yang belum tersusun cuman barang yang ada di koper ini aja. semua kan sudah tersusun rapi di rumah itu" Aldi


"ia ayah lupa." pak Ridwan


"ya Uda Aldi pergi dulu ya yah mah" Aldi salaman dengan pak Ridwan dan buk Rianti tak lupa untuk memeluk.


Silfia menyusul untuk salaman dengan pak Ridwan lalu dengan buk rianti dan memeluk buk rianti.


"hati hati ya besok mamah akan main ke sana" buk Rianti


"ia mah fia tunggu ya" Silfia


buk rianti senyum. Aldi dan silfia berjalan menuju mobil mereka. Aldi memasukkan kopernya ke dalam begasi tak lupa memasukkan punya Silfia juga.


"al kau gak bareng aja gak usah naik motor nanti biar Abang antar lagi kamu ke sini" Aldi bicara ke pada Alya yang sudah berada di atas motornya.


"gak usah aku nyamanan naik ini" Alya


"ya Uda terserah." Aldi


"ishh jutek amat" Alya mengerut kan bibirnya


Silfia tertawa kecil melihat tingkah Alya


" hati hati ya Al" Silfia


"ia kak" Alya


Silfia dan Aldi sudah berada di dalam mobil, mereka menurunkan kaca mobil mereka agar bisa menyapa pak Ridwan dan buk rianti.


mobil Aldi berjalan menjauh dari rumah orang tua nya dan di susul sama Alya di belakang mereka.


Bersambung...


Terima kasih yang udah baca sampai bab ini ya kak. author boleh dong mintak like❤️nya 😁 sama minta vote nya untuk bantu novel author🙏.


Oia author juga butuh kritik dan sarannya ya atas novel author. Terima kasih sekali lagi🤗

__ADS_1


__ADS_2