
Diko sebenar nya sudah lama mencurigai Karin bermain di belakang cuman. dia tidak tau pasti
tak lama kemudian mereka berdua sampai di mall itu. Aldi dan Diko turun lanjut memasuki mall itu.
Aldi mulai berlari ke berbagai tempat untuk mencari Karin. di lantai 1 tidak ketemu. lanjut ke lantai 2 juga sama. lantai sampai ke lantai 4 juga tidak mendapatkan Karin bahkan Andre.
Aldi dan Diko berhenti di lantai 4 lalu duduk di salah satu tempat jualan minuman.
"Al sudah lah mungkin aja Karin sudah pulang, dan gak mungkin lah dia selingkuh dia kan sayang banget sama lu" Diko
"Tah lah dik " Aldi mengambil nafas
"dah lah lu gak perlu curiga gitu, mungkin perubahan sikap Karin karena ada satu diantara lain hal, positif thinking aja" Diko
Aldi mengangguk
"huuuuuf ya udah karna gw tau lu lelah mending lu pesan aja minuman, biasa gw capuccino" Aldi
"oke" Diko berjalan untuk memesan setelah memesan Diko kembali.
tak lama kemudian minuman mereka sampai. Diko dan Aldi meminum nya sambil bermain ponsel. tak lama Aldi kebelet buang air kecil.
"dik lu bayar gih gw mau BAK dulu bay" Aldi sambil berlari ke toilet
sesampai nya di toilet tampak toilet yang tidak terlalu ramai Aldi langsung masuk ke WC dan membuang air kecil.
setelah selesai Aldi mencuci tangan nya lalu berjalan keluar toilet. namun setelah membuka pintu toilet itu Aldi di suguhi pemandangan yang membuatnya emosi.
toilet yang tidak terlalu ramai itu Aldi melihat wanita yang dia sayangi sedang bercumbu mesra dengan lelaki yang sudah dia anggap keluarga yaitu Andre.
Andre dan dan Karin berciuman di pojok toilet. Aldi yang sudah sangat marah mendekati mereka berdua lalu Aldi langsung meninju wajah nya Andre.
satu pukulan mendarat di wajah Andre, Aldi memegang kera baju Andre.
"seta* lu an**ng " Aldi kembali memukul wajah Andre
"Aldi Aldi cukup" Karin mencoba menghentikan Aldi. namun Aldi tidak memperdulikan Karin
sedangkan Andre hanya pasrah dengan pukulan yang di beri Aldi. saat Aldi memukul Andre Diko datang dan mencoba memberhentikan Aldi.
"Al Al cukup udah, Aldi cukup" Diko berhasil menghentikan Aldi
"cukup apa apaan ini Al, Andre Karin" Diko melihat ke arah Karin yang berada di samping Andre yang duduk dengan lemas dengan wajah yang sudah memar.
"an*j lu Dre sumpah keterlaluan" Aldi yang masih emosi yang mencoba memukul Andre Kemabli namun di tahan diko
__ADS_1
"dah Al dah cukup. mending kita pergi sekarang"Diko
"kalian berdua keterlaluan, dan lu Rin mulai sekarang kita putus" aldi
"Al Aldi tolong maafin aku" Karin mendekati Aldi namun Aldi mundur
"lu gak usah mintak maaf Rin, lu gak salah. sekarang mulai sekarang lu nikmati hidup lu sama lelaki yang lu cintai" Aldi
"gak Al aku cuman cinta kamu aja, yang kamu lihat" Karin
"apa maksud lu yang gw liat salah ha, cih mulai sekarang gw gak mau lu nampakan wajah kotor mu itu di depan ku" Aldi berjalan pergi meninggalkan Karin dan Andre
sementara Diko masih berdiri di hadapan Andre dan Karin
"Dre huh gila lu bodoh" Diko meninggalkan Andre
"dik Dikoo" teriak Andre memanggil Diko
mulai dari situ Aldi putus hubungan dengan Karin dan juga Andre dan mulai dari situ pula Aldi mulai bersikap dingin dan tidak mau berususan dengan wanita.
saat UN beruntung Aldi dan Karin beda ruangan begitupun dengan Andre namun Andre masih satu ruangan dengan Diko.
namun Diko tidak pernah berbicara dengan Andre. walau pun ini bukan termaksud masalah Diko tapi Diko merasa kecewa dengan Andre.
tidak ada yang tau di mana Karin melanjutkan kuliah nya, sedangkan Andre tidak melanjutkan kuliah dan memilih untuk bekerja.
Diko melanjutkan kuliah di universitas yang sama dengan Aldi. namun Aldi kuliah di univ yang sama dengan Diko hanya 4 semester setelah itu ia pindah ke luar kota.
saat kuliah di universitas yang sama dengan Diko di situ lah ternyata awal Silfia mengenal sekilas Aldi. namun Aldi lupa. (nanti di ceritakan)
walau pun hanya 4 semester Aldi kuliah di universitas itu namun Aldi banyak sudah kenal bahkan dekat dengan dosen di sana
flashback off
Aldi yang masih duduk di ujung ranjang itu dan mengingat kejadian masa lalu nya dengan Karin membuat sakit hati nya kembali .
Aldi mengusap wajah nya dengan kasar. tak lama Silfia kembali ke dalam kamar. dengan membawa obat di tangannya.
"oh kak sudah bangun" Silfia
"oh kamu, dari mana?" Aldi
"ni" Silfia menunjukan obat di tangan nya
"untuk siapa?" tanya Aldi polos
__ADS_1
"emm kak Aldi, tadi katanya kakak pusing jadi dia belum obat" Silfia
"oh hmm, letakkan aja di meja nanti aku minum" Aldi berjalan memasuki kamar mandi
"emang nya kakak mau ngapain?" silfia
"emm" menunjukan handuk di genggaman tangan Aldi
"kenapa mau ikut?" canda Aldi
"ha oh enggak enggak " gugup Silfia
"cih 😏" Aldi
malam hari sudah tiba Aldi dan silfia sedang makan. mereka makan dalam diam. Silfia menikmati makannya.
sedangkan Aldi masih memikirkan Karin
"akh kenapa dia ada di sini? kenapa aku harus bertemu dia lagi" bantin Aldi
Ting notif pesan masuk
Karin Fitria mulai mengikutin anda (Instagram)
aldi langsung membuka ponselnya, belum sempat membuka Instagram masuk DM masuk dari Karin Fitria
"Al ini gw Karin, terserah lu mau langsung blok atau enggak tapi di sini gw cuman mau ngomong sesuatu yang gak sempat gw bilang waktu itu. plis temuin gw di taman jalan R 🙏😞" isi DM Karin
Aldi menghembuskan nafas dengan kasar. Silfia seketika melihat Aldi. dan memberanikan untuk bertanya
"emm kak ke..kenapa?" Silfia
Aldi menggeleng kan kepalanya
"fi emm habis ini kamu jangan keluar hotel ya ala lagi keluar kamar, aku mau keluar bentar ada yang harus aku urus" Aldi
"emm tapi kakak udah sehat?" silfia
"aku gak papa. pokoknya kamu jangan keluar ya, kalau mau pergi kamu Chet aku aja" Aldi
Silfia mengangguk
"sorry fi aku harus urus ini sendiri Karana aku gak mau kamu ikut campur masa lalu ku" batin Aldi.
Bersambung...
__ADS_1