
Silfiaa tau kalau hari ini ulang tahun nya karna tepat pukul 12 malam tadi kakak sepupu nya megngucapkan happy birthday dengan nya dan saat pagi orang tua Silfia juga mengatakan hal yang sama.
tapi kedua sahabatnya tidak ada kabar sekedar ucapan ulang tahun untuk nya, hanya saja healing yang mereka lakukan hari ini sudah di rencanakan sewaktu Silfia kembali ke rumah.
setelah itu kedua teman nya tidak ada kabar, Silfia berfikir positif kalau kedua sahabatnya ini juga sedang sibuk karna skripsi juga jadi Silfia tidak terlalu ambil pusing.dan notif grub Chet WhatsApp mereka kembali aktif setelah 2 hari tidak aktif,
isi Chet nya juga hanya tari yang mengatakan
"hari ini jadi kan?" tari
"jadi dong, udah siap-siap juga" era
"oke gua jemput kalian jam 9 oke" tari
"oke" balas era dan Silfia
saat ini Silfia terharu sudah lama Silfia tidak mendapatkan kejutan dari ke2 teman nya, karna memang tahun kemarin ultah Silfia hanya sekadar ucapan dan kado yang dilakukan oleh era dan tari, begitupun ulang tahun era dan tari.
Silfia meletakkan kedua tangan nya di wajah, Silfia menangis haru di dalam sana, era meletakkan kue nya di atas meja
"fiiiaa jangan nangis dong, sorry ya kita gak ngabarin lu 2 hari ini, tapi suer ini rencana tari kok" Era
"enak aja, lu juga ikut buat ide ini ih" tari
"guys....." Silfia membuka wajah nya dari kedua tangan nya lalu merentangkan tangan nya dan memeluk ke dua teman nya itu
__ADS_1
"uuuuu sorry ya, and happy birthday baby~" tari menepuk nepuk bahu Silfia
"iyaa pokoknya happy birthday" Era
Silfia melepaskan pelukannya
"gua maklumi kok sama rencana kalian tapi gua nangis karna terharu ajaa, im happy guys, sama semua yang kita lakukan hari ini, Thank you guys and i love you" Silfia kembali memeluk kedua teman nya itu .
"uuuuuh i love you to" ucap Era dan Tari bersamaan
"oke udah dong, sekarang lu berdoa trus matiin lilinnya," tari, mereka melepaskan pelukan satu sama lain, kemudian Silfia berdoa setelah berdoa sifilis mematikan lilin nya.
mereka kembali duduk dan berfoto bersama setelah berfoto bersama Tari dan Era gantian berfoto dengan Silfia.
setelah di rasa cukup berfoto sifilis memotong kue nya dan memberi suapan pada kedua sahabatnya. setelah itu mereka makan bersama dengan makanan yang sudah di sediakan oleh pihak restoran.
"ini kalian gak salah nyewa restoran guys kenapa gak di cafe aja sih?" Silfia
"yaela fi lu kayak sama siapa aja, lu liat dulu dong dalang nya siapa, gua mah bantu cuman dikit doang selebih nya ni" Era menunjuk ke arah Tari "Tari evitara" sambung Era
"apaan sih, enggak kok fi kita boking berdua and seimbang" tari sedikit mencubit Era yang berada di samping nya.
dan Silfia hanya tertawa, malam ini di restoran itu mereka bertiga makan dengan damai, yang di suguhi dengan pemandangan kota, dan dengan canda tawa dari 3 sijoli tersebut.
waktu menunjukan pukul 9 malam. mereka bertiga sudah selesai dengan makan dan juga berfoto lagi, mereka juga tidak lupa meng upload foto mereka di sosial media dengan caption "happy birthday kesayang Silfia Anastasia" atau "happy birthday bestie"
__ADS_1
setelah serasa cukup dengan malam ini mereka ber3 meninggalkan restoran tersebut dan kembali berjalan menggunakan mobil yang mereka kendarai sedari pagi, waktu Mereka sekarang sudah terasa cukup dan mereka sekarang berjalan pulang, rumah pertama kali yang di tuju adalah rumah Silfia mereka mengantar silfia pulang terlebih dahulu.
tak butuh waktu lama sekitar 20 menit mereka sudah sampai di kediaman rumah silfia, sebelum turun Silfia mengucap kan Terimakasi kembali dengan kedua teman nya.
"guys sekali lagi Thank you so much untuk hati ini thanks buat jalan jalan nya, thanks juga buat kejutanya, gua really really happy" Silfia memeluk kedua teman nya yang berada di depan
"gak usah terimakasih, udah seharusnya fi" tari
"yaps yang penting jangan lupa doa kami, and thanks juga untuk semuanya" era
kini ketiga manusia tersebut yang berada di dalam mobil itu menangis sambil berpelukan. tak lama kemudian mereka mengakhirinya, Silfia keluar dari mobil lalu melambai kan tangan pada Era dan Tari yang beranjak pergi menjauh darinya.
Silfia yang sudah memastikan mobil teman nya itu tidak terlihat lagi, kemudian Silfia masuk pagar, lalu masuk kedalam rumah. namun rumah tersebut masih terkunci,
"pasti bang Aldi belum pulang" silfia melihat jam yang ada di tangan nya
"yaps masih jam segini pasti belum di rumah" sifilis meraih kunci di dalam tas kecil nya yang tergantung di tangan kiri, lalu memasukkan kunci tersebut ke lobang pintu, setelah berhasil membuka pintu Silfia tak melihat apa apa karena kondisi rumah yang gelap
"loh kok gelap ya, perasaan sebelum pergi aku udah hidupin lampu ruang utama ini" Silfia bingung
tapi Silfia tidak ambil pusing
Silfia berjalan dengan tangan meraba raba dinding untuk mencari saklar lampu, dengan hati hati Silfia berjalan.
tak butuh waktu lama Silfia mendapatkan saklar lampu tersebut lalu menghidupkan nya, saat menghidupkan lampu Silfia terkejut
__ADS_1
"apa ini?" Silfia membulatkan matanya
BERSAMBUNG...