
12 tahun silam,aku hanyalah seorang remaja yang menginjak usia 15 tahun yang segalanya selalu dihubungkan dengan seneng2,hengaut bersama remaja seusiaku,menghabiskan masa mudaku dengan menghamburkan uang papa,aku memang beruntung karna di dilahirka dari keluaraga kalangan berada,sehingga masalah materi tidak pernah menjdi beban fikiran bagiku dan juga bagi keluargku.karna perusahaan papa berkembang dengan sangat pesat,papa menjadi pengusaha yang disegani dan dihormati,dengan menyandang gelar sebagai keluarga barata ,tidak urung juga mempengaruhi pergaulanku,,sehingga segala sesuatu hal yang aku lakukan selalu dihubung-hubungkan dengan nama keluargaku, itulah ketika aku sudah menginjak usia 17 tahun, membuatku berfikir, kalau aku pasti bisa sukses tanpa koneksi atau tanpa menghubung-hubungkan namaku dengan nama papa,pembuktian itu tentu saja membuatku harus belajar mati2an untuk bisa masuk disalah satu universitas yang aku incar dan berusaha sekuat kemampuanku untuk mewujudkan cita2ku menjadi seorang pengusaha sukses,,dan kerja kerasku memang terbayar dan bisa kunikmati,dan oleh karna itu aku patut berbangga.sekarang setelah 12 belas tahun yang gak terasa perubahan waktunya,aku menjabat sebagai salah satu junior disebuah perasaan raksasa diinggris.12 tahun berlalu bukan tidak meningglkan kenangan yang membekas sampai sekarang dimemoriku,,12 tahun yang cukup panjang meninggalkan sisa2 kenangan yang bagiku selalu berputar seperti film paporitku,,masa2 remaja yang memang gak bisa terulang kembali untuk kedua kalinya,”alfa” yah namaku adalah alfa,aku menarik sebuah buku tebal dari laci meja kerjaku, buku itu masih kelihatan baru walaupun sudah berumur 12 tahun,memandang buku itu membuatku kembali kemasa2 dimana aku menikmati masa2 remaja yang indah dan satu nama yang terdapat dalam buku tahunan yang sedang aku pegang dan satu nama itu juga terukir abadi dihatiku,satu nama yang selalu membuatku ingin pulang keindonesia.12 tahun yang lalu,sebagai anak smp,pertumbuhanku begitu cepat,walaupun usiaku masih remaja,tapi garis ketampananku sudah tercetak dengan sangat jelas,bukannya aku bermaksud sombong,tapi memang banyak kok yang ngomong gitu,ditambah lagi aku berasal dari keluarga kaya,memiliki kelebihan dengan wajah diatas rata2,pinter dalam olahraga,dan pinter bergaul membuatku menjadi cowok populer dan diidolakan oleh kaum perempuan,walaupun berusia masih remaja,banyak gadis2 entah temen sekolahku atau anak2 luar sekolahku yang berusaha mendekatiku,aku yang notabennya adalah cowok super ramah selalu menerima niat baik gadis2 yang mendekatiku,yang pada ujungnya cewek yang berusaha mendekatiku harus puas dengan sakit hati karna aku menolak mereka dengan halus dan mengatakan kalau aku menganggap mereka hanyalah sebagai temen,tapi satu gadis yang membuat aku selalu penasaran,bukan hanya penasaran, tapi aku mendapati diriku tertarik dengan gadis yang juga populer disekolah,cantik,modis,kaya,cewek idola mungkin itu yang kalain fikirkan tentang gadis yang membuatku tertarik,kalau itu yang kalian fikirkan,kalian salah besar,gadis itu bukan populer karna kecantikan,,kekayaan,setauku gadis itu berasal dari keluarga sederhana,dengan tampang yang biasa2 saja ,tapi cewek itu populer karna otaknya yang super pinter,,menjadi anak kesayangan guru2 disekolah,sebelumnya memang aku tidak pernah peduli dengan gadis yang selalu dibicarakan dan dipuji oleh hampir semua guru,bahkan cendrung aku tidak mau tahu tentang gadis itu. tapi semuanya berubah begitu kami naik kelas 9 dan ternyata kami disatukan dalam kelas yang sama,dia adalah satu2nya gadis yang menyapaku saja tidak pernah,aku selalu berfikiran kalau gadis itu tidak menyukaiku,bahkan aku cendrung berfikir dia gadis yang sombong karna gadis itu selalu menunduk jika berhadapan denganku,aku berusaha mencari kesempatan untuk hanya sekedar basa-basi atau hanya sekedar menyapa gadis pemalu itu,tapi sepertinya gadis itu memang tidak menyukaiku karna dia selalu menghindar dariku,sehingga pada suatu hari sepulang sekolah aku memiliki kesempatan untuk berbicara dengannya untuk pertama kalinya,aku masih inget dengan jelas kejadian yang terjadi dibawah terik sinar matahari siang yang membakar kulit,,aku,alfa remaja tengah melajukan motor baruku yang dibelikan papa sebagai hadiah ulang tahunku yang ke-15,ketika dengan tidak sengaja aku melihat gadis yang selalu berusaha kudekati tengah berjongkok didepan sepedanya,sebagai seorang laki2 aku pantang untuk membiarkan seorang wanita yang tengah mengalami kesusahan apalagi gadis yang kusukai,setelah memarkir motorku,aku berjalan mendekati gadis yang sepertinya tidak menyadari kedatanganku,aku ikut berjongkok didekat gadis yang tengah memandang rantai sepedanya yang putus dengan bingung,,
“kenapa sepedanya”pertanyaan ku yang tiba2 itu sontak saja membuat gadis itu terlonjak sampai dia bergeser beberapa senti dari tempatnya semula,aku berusaha menahan senyum melihat gadis itu berusaha meredakan kekagetannya,,
“butuh bantuan tanyaku lagi”karna ku lilihat sigadis tidak berusaha menjawab pertanyaanku yang pertama,aku mengira gadis tidak akan menjawab pertanyaanku yang berikutnya,aku sudah bersiap untuk kembali bicara,tapi, kemudian aku mendengar gadis itu mengatakan
“ea” dengan ragu,kata “ea” yang diucapkan tak urung membuat aku menyunggingkan senyumku juga,,aku melihat rantai sepeda gadis itu terlepas,,
“kenapa bisa gini”,aku bisa merasakan kalau gadis yang didekatku tegang dan menjawab dengan suara kaku dan gemetar,,
“anu,,itu,,apa,”
aku merasakan kalau kehadiranku menimbulkan efek yang tidak baik bagi gadis terpintar disekolahku itu,buktinya sigadis yang biasanya begitu lancar menjawab pertanyaan jika ada pertanyaan yang dilontarkan oleh guru2,kenapa sekarang menjawab pertanyaanku yang simple banget membuatnya seperti orang yang baru belajar ngomong,karna tidak sabar akhirnya aku memotong kalimat selanjutnya yang akan dikeluarkan oleh gadis itu yang belum tentu dimengerti olehku,
“sepertinya aku gak bisa bantu perbaiki rantai sepeda mu yang putus”
,aku melihat wajah gadis itu sedih, aku buru2 menambahkan,”sebaiknya kita bawa sepedamu kebengkel terdekat dan kamu sebaiknya aku anter pulang usulku padanya”
aku bisa melihat kalau gadis itu sebenarnya ingin menolak tawaranku,tapi aku heran malah yang keluar dari mulut si gadis adalah “ea”,sesuatu kata yang memang gak pernah disangka2 olehku.dengan berjalan beriringan sigadis menuntun sepedanya dan aku juga ikut2an menuntun motorku berjalan beriringan dengan gadis itu sampai kami sampai dibengkel dalam diem.kalau kalian bertanya siapa gadis itu,namanya adalah maryam,siti maryam,gadis yang selalu mengisi masa2 remajaku,dan mengisi setiap langkah kakiku sampai sekarang,walaupun aku gak tau apa aku akan bertemu dengan dia lagi atau tidak, entahlah rencana tuhan siapa yang tahu.walaupun jauh dilubuk hatiku aku berharap kalau aku bisa bertemu dengannya lagi dan harapanku dia belum menikah,,suatu keinginan yang konyol sebenarnyamengingat sekarang umur kami sudah sama2 dewasa mungkin saja sekarang dia sudah menikah dan punya anak.semuanya berputar kembali seperti film dalam ingatanku, kini aku kembali kerealita dan harus puas hanya dengan memandang foto hitam putih yang berada dibuku tahunan yang dikeluarkan tiap tahun oleh sekolah,,dan satu lagi aku memiliki foto maryam berkuruan 3X4 yang aku ambil diem2 dibangku yang ditempati ketika ujian,tentunya foto itu aku ambil setelah selsai ujian.
******
Angin desember berhembus menerbangkan salju2 yang yang jatuh kebumi,,musim dingin bukanlah musim yang bagus untuk melakukan aktifitas diluar ruangan, tapi bagi beberapa orang musim dingin juga dimanfaatkan untuk bersenang-senang, seperti membuat oarng2an salju atau melakukan olahraga ice cating,,berada disebuah kafe tentunya membaut aku terbebas dari udara musim dingin yang kubenci,,sebagai orang indonesia yang beriklim tropis aku memang gak suka dengan musim dingin yang membekukan kulitku sampai ketulang.aku tengah menunggu seseorang sambil menunggu untuk mengusir kebosananku,aku membuka aplikasi game dihpku dan tenggelam dalam kesenangan yang menjadi hobiku sejak masih tk,,ketika suara seorang wanita menyapaku membuat aku menyadari kalau orang yang aku tunggu telah berdiri tepat didepanku
__ADS_1
sori yah sayang,,,tadi ada kelas mendadak makanya aku telat,,aku memasukkan hp disaku mantel dan tersenyum pada wanita yang merupakan tuananganku,,aku mau bercerita sedikit mengenai tuanganku,,yah namanya Selena,,papanya adalah rekan bisnis papaku,,tapi aku mengenalnya lewat sahabatku Qianu,jauh sebelum aku tau kalau selena adalah anak rekan bisnis papaku,mungkin kalian penasaran Selena itu gimana,,secara fisik selena adalah wanita cantik dengan tinggi semampai bak model,,ditambah dia adalah gadis pintar dan periang,,selena adalah gadis yang mudah untuk disukai karna dia adalah gadis yang mudah bergaul dan ramah.aku yakin seandainya Selena berniat untuk menjadi seorang model,,dia sudah pasti akan lolos seleksi,,dengan kesempurnaan fisik yang dimilikinya tidaklah serta merta membuat aku tertarik padanya,,terus kenapa aku mau bertunangan dengannya, itu tidak lain karna paksaan dari mama yang gak mampu kutolak keinginannya,karna bagiku kata2 mamaku adalah suatu kewajiban yang harus aku laksanakan.masih tergambar dengan jelas dibenakku ketika mama dengan suara lembutnya memintaku untuk cepat mencari pendamping karna kata mama,,apalagi yang harus aku tunggu,,walaupun masih diusia muda seperti ini aku mapan dan sukses atas usaha ku sendiri,,tapi aku yang pada waktu gak pernah kepikirn sama sekali tentang pernikahan gak tau harus menanggapi kata mama kayak gimana, ditambah lagi setelah aku putus dengan natasha,,ea natasha adalah pacarku waktu sma,,aku gak pernah lagi berhubungan dengan cewek manapun,,aku tau apa yang difikiran kalain,,aku tetap mencintai gadis sederhana itu,,Lili,,walaupun aku berpacaran dengan orang lain,,berganta-ganti pasangan ketika masih sma adalah salah satu caraku untuk menepis gadis yang sepertinya gak pernah menyukai ku itu,kenapa aku bisa menarik kesimpulan seperti itu dan kalah sebelum berperang itu hanya karna aku tau gadis seperti Lili adalah tipe gadis yang menginginkan pendamping seperti dirinya cowok alim sedangkan tipe cowok sepertiku kemungkinan gak pernah masuk dalam keriteriannya,karna sering berganti ganti pacar seperti mengganti sandal sehinggga aku dijuluki sebagai cowok penghancur hati wanita.tapi begitu menginjak usia 27 tahun aku gak pernah pacaran hanya untuk menepis bayangannya,,aku takut karma,,sehingga suatu ketika mama mengungkapkan keinginannya untuk menjodohkanku dengan anak rekan bisnis papa,,aku hanya mengiyakan keinginan mama hanya untuk membuat wanita yang aku sayangi itu bahagia,,yang dari penjelaasan mama aku tahu,kalau gadis itu juga tengah menempuh pendidikannya diinggris dan kata mama lagi akan mudah bagiku untuk tetap selalu bertemu dengannya karna kami berada dikota yang sama,dan satu hal yang tak pernah aku sangka ternyata gadis itu adalah Selena orang yang sudah lama aku kenal,,bukannya aku kepedaan atau gimana,,tapi aku tau selena menyukaiku sejak pertama kali Qianu mengenalkannya denganku,,dari mana aku tau, karna Selena adalah bukan tipe cewek pemalu, dia menampakkan rasa sukanya padaku dengan sangat jelas,,bahkan Qianu juga sering menggodaku,,tapi aku gak mau ambil pusing dengan semua itu,,aku menaggapi rasa suka Selena dengan biasa2 saja dan aku hanya menganggapnya hanya sebagai batas temen saja,,sampai pada akhirnya perjodohan itu membuatku berusaha mati-matin untuk belajar mencintainya tapi sekeras apapun usahaku untuk mencintainya,,entah apa yang melanda diriku samapi detik ini rasa suka itu gak pernah kunjung datang karna hatiku gak pernah bisa berpaling pada satu nama yaitu Lili,,ya,,ya,,aku tau apa yang kalain fikirkan kalian mungkin menyangka kalau aku adalah cowok brengsek,,tapi hati memang gak bisa dipaksakan dan memang itu kenyataanya.ketika fikiran kembali ditarik dimana kafe tempatku berada,,aku berkata
gak apa2 Selena,,duduk,,aku melambaikan tangan untuk memanggil pelayan,,dan masing kami memesan makan dan minum,,
Na,,kataku memulai setelah meneguk minuman didepanku,,
ea,, kata selena,,,aku akan balik kejakarta,,,
apa,,,,! teriak Selena yag berhasil membuat kami menjadi pusat perhatian seketika itu,,,kapan kata Selena lagi setelah berhasil mengontrol keterkejutannya,,
satu minggu lagi,,ujarku tidak terpengaruh oleh kekagetan Selena
kenapa kamu baru bilang sekarang sieh,,suara agnes kesel Selena menekuk wajah cantiknya
sadar bahwa dirinya yakin kalau dia gak bakalan bisa menghentikanku, Selena tidak berusaha untuk mencegah kepulanganku,,,sesungguhnya aku tau dia ingin marah,dia ,ingin mengeluarkan segala emosinya tapi dia yakin itu tidak akan membantu,,karna Selena menegnalku sebagai cowk yang cuek dan dingin,,dan gak ada satupun orang baiasanya bisa merubah pendirianku
al,,apa kamu gak bisa nuggu sampai aku lulus dulu biar kita sama2 pulang,,,kata selena pada akhirnya
'Na" ujarku aku harap kamu mengerti,,aku sudah lama diinggris,aku kangen indonesia,,dan aku kagen seseorang disana ungkapku dalam hati khusus hal ini tidak aku suarakan,,ada perusahaan besar yang menawarkan pekerjaan diindonesia,,jadi kenapa aku gak ngambil kesempatan yang hanya datangnya sekali ini saja,
Selena hanya mangut2,,mencoba untuk menegrti,,toh dalam jangka satu tahun lagi dia akan menyelsaikan pendidikannya disana dan dia akan balik lagi keindonesia,,dan setelah semuanya kelar dia dan alfa bisa merencanakan pernikahannya,,baiklah kata ganes dengan suara pelan,,tapi kamu janji katika kamu diindonesia jangan lupa untuk hubungin aku,,
******
__ADS_1
Masih dibulan desember,,Udara musim dingin membuat aku harus menggunakan mentel untuk melakukan atifitas diluar ruangan,,sudah 12 tahun lamanya aku berada diinggris tapi tubuhku tetap saja tidak bisa beradaftasi dengan udara dingin yang walaupun memakai mentel yang sangat tebal dan juga dilapisi dengan syal berwarna hitam garis-garis tetap saja badanku menggigil dibalik mentel yangkugunkan,,begitu keluar dari gedung yang selama ini tempatnya menggantungkan hidupnya di berjalan dengan langkah lebar menuju kearah mobilnya terparkir,,dua orang yang dibelakangnya terlihat membawa masing2 kardus yang cukup besar,,dua orang yang berada dibelakangnya itu juga terlihat terburu-buru berjalan mengikutinya,,karna jelas mereka tidak menggunakan pakain musim dingin sepertinya,,alfa membuka bagasi mobilnya dan dua orang yang membawa masing kardus dibelakangnya tanpa disuruh menaruh kardus yang dibawa masing2 kebagasi mobil yang terbuka,dan setelah memastikan bagasi mobilnya tertutup alfa mendengar salah satu dari pria yang mengangkut kardus berkata,,
pak alfa semoga anda sukses ditempat dan pekerjaan baru anda.
terimaksih mark,,alfa melirik kearah pria bule yang mengajaknya bicara, pria bule itu mengguk menjabat tangannya dan alfa kemudian menjabat tangan pria yang satunya lagi,,dan terimaksih juga jack ucapnya tulus,,dua orang yang membantunya membawa barang2nya adalah penjaga keamanan dibekas perusahaan tempatnya bekerja,,yang hari ini resmi ditinggalkan
jangan sungkan,,kantor pasti akan kehilangan anda,,kata pria yang dipanggil jack.
alfa menjalankan mobilnya setelah terlebih dahulu melambaikan tangannya kepada dua orang penjaga keamanan dikantor dimana dia bekerja lebih tepatnya adalah mantan kantornya,,,dia sudah mengundurkan diri 1 minggu yang lalu,,tentu saja albus, bosnya tidak menerima begitu saja pengunduruan dirinya,,karna alfa salah satu konsultan paling berkompeten,,tapi walaupun pada akhirnya berat untuk melepaskan alfa yang merupakan salah satu konsultan terbaiknya,toh akhirnya tom merelakan kepergin alfa yang telah menjelaskan kalau dia akan kembali kenegaranya dan akan mengambil alih perusahaan keluarganya,,dia menaiki lift untuk mencapai apertemennya yang berada dilantai 12,,alfa memain-mainkan kunci kamarnya untuk mengusir kebosanan sambil menunggu lif yang akan membawanya kelantai dua belas dimana apertemennya berada,lif terbuka alfa melangkahkan kakinya yang meninggalkan bekas bergema dilantai,alfa menanggalkan satu persatu pakaian yang digunakan untuk menghalau udara musim dingin ketika berada dia sudah didalam apertemennya,,di apertemennya yang super mewah, tentu saja dilengkapai dengan pemanas ruangan,,alfa melangkahkan kakinya kearah kulkas mengeluarkan minuman bersoda meneguknya dan kembali berjalan kearah ruang santai,,dia memandang sekeliling kamar apertemenya yang dibeli dengan hasil usahanya sendiri,,dan ini adalah hari terkhirnya dia berada diapertemenya, karna besok dia sudah harus meninggalakan inggris untuk pulang atas paksaan orang tuanya,,dia menghembuskan nafas ketika mengingat kembali percakapannya dengan mamanya yang memintaya untuk kembali keindonesia,,,
"jadi kapan kamu rencanany akan pulang, jangan mentang-mentang kamu hidup berkecukupan disana terus gak ingat sama mama yah." omel mamanya dari telpon,
"ea mama,,alfa akan pulang tapi nanti"
"nanti kapan sieh sayang, sebaiknya kamu pulang saja bantu papamu ngurus bisnisnya,,mama dan papamu inikan sudah tua,,dan sebaiknya juga kamu ajak Selena tunanganmu pulang sama2 keindonesia."
alfa memijit-mijit jidatnya yang sekarang terasa berdenyut,,ini sudah kesekian kalinya mamanya memaksanya untuk balik keindonesia,yang sejujurnya dia juga kangen ingin pulang..ma,,mama lupa, Selena masih harus menyelsikan kuliahnya,
"oh yah mama jadi pelupa seperti ini,.pokoknya mama gak mau tau pulang secepatnya." suara deringan ponselnya membuat pikirannya kembali ditarik kemasa sekarang,sebuah pesen masuk yang datang dari sahabatnya,
loe jadi pulang besok,kabarin gue kalau loe butuh jemputan
alfa tidak ingin membalas chat itu sekarang,,yang dia inginkan sekarang adalah istrihat mengingat besok dia harus menempuh perjalanan jauh.
__ADS_1
*****