MISTERI DUNIA PERSILATAN

MISTERI DUNIA PERSILATAN
EPISODE 23


__ADS_3

Dengan pelan dia bertanya, "Siapakah namamu?"


Guan Ning menjawab, dan Gong Sun Zuo Zu mengangguk lalu berkata lagi, " Kemarilah, Guan Ning. ada sesuatu yang ingin kutanyakan kepadamu."


Walaupun bajunya compang camping tapi sikapnya tampak mulia dan sopan, sikap mulia dan sopan ini tidak bisa dibuat buat juga tidak bisa tertutupi dengan baju nya yang compang camping.


Guan Ning menurut, sebenarnya dia juga mempunyai banyak pertanyaan yang ingin ditanyakan, dia ingin mengetahui rahasia Ru W Qing Qian,juga ingin tahu rahasia pelajar berbaju putih yang hilang ingatan, dia ingin mengetahui setiap masalah yang mengandung rahasia.


Tiba tiba Gong Sun Zuo Zu bertanya, "Sejak kapan kau naik ke gunung ini'! Dan kapan kau tiba di wisma Si Ming? Apa saja yang kau lihat sama Dengan apa kau telah bertemu”…


Dengan lancar Guan Ning menceritakan semuanya, bukan pertama kalinya dia bercerita tentang peristiwa yang terjadi di Wisma Si Ming, maka tidak ada hambatan yang membuatnya sulit untuk bercerita.


Kadang terdengar dia menarik nafas kadang terlihat dia memegang dahinya. Sebenarnya apa yang telah terjadi, dia sendiripun tidak tahu dan tidak bisa menebaknya.


Sejarah Gai Bang sudah berlangsung sejak lama, Gai Bang berpusat di Jun Shan, itu belum berlangsung lama.


Kali ini Wisma Si Ming mengundangnya, tapi karena Gong Sun Zuo Zu ada keperluan lain maka dia terlambat datang ke Wisma Si Ming, tidak disangka ternyata akan terjadi musibah itu, diapun tidak menyangka kalau saudara kembarnya yang datang lebih awal mati di Wisma Si Ming.


Sewaktu dia baru saja naik gunung dan berpapasan dengan Guan Ning dia masih belum tahu sudah terjadi peristiwa berdarah di Wisma Si Ming, dia hanya merasa heran mengapa ada seorang pelajar yang terlihat lemah dan berilmu silat rendah keluar begitu saja dari Wisma Si Ming.


Setelah Gong Sun Zuo Zu sampai di Wisma Si Ming dan dia melihat keadaan Wisma Si Ming yang begitu besar tidak ada seorangpun disana.

__ADS_1


Kemudian dia melihat ada mayat dalam keadaan bertumpuk lalu ada kuburan yang masih baru. Tongkat besi yang belum pernah lepas dari saudara kembarnya tampak terlempar begitu saja.


Dia langsung tahu telah terjadi sesuatu di Wisma Si Ming dan banyak pesilat tangguh yang mati di sana. Hal ini benar benar membuat orang tidak percaya.


Karena itu dengan cepat dia kembali lagi ke jalan tadi, setelah mendengar percakapan antara Guan Ning, Guru Mu Zhu dan Wu Dang Si Yan, lalu melihat mereka bertarung, dia baru muncul dan menertawakan mereka.


Sebenarnya dia merasa sangat sedih, marah dan juga terkejut, untuk pertama kali dalam hidupnya dia merasa seperti itu.


Dengan diam dia mendengar cerita Guan Ning, langit mulai gelap, untaian uang masih tergeletak di bawah dan memantulkan kilauan hijau, dengan sedih dia memukul mukul tanah dengan tongkatnya, kerikil dan batu tampak berterbangan,tapi pukulan itu tetap tidak bisa menghilangkan kemarahan yang ada di dalam hatinya.


Guan Ning melihatnya dan berkata, "Tadi kudengar para pendekar datang dan berkumpul hanya karena seuntai uang berwarna hijau, apakah Tetua bisa memberitahuku, mengapa uang hijau itu diperebutkan oleh kalangan persilatan, ada rahasia apa di balik semua itu?"


Gong Sun Zuo Zu melihat untaian uang itu dia berdiri dan berjalan mengambil uang itu, dia memukul dengan tongkatnya dan berkata, "Untuk apa.... Untuk apa?"


Guan Ning bertambah bingung, terdengar pesilat tangguh itu dengan sedih berkata lagi, "Ratusan tahun lalu, di dunia persilatan muncul seseorang yang berbakat, waktu itu kau dan aku belum lahir, aku hanya tahu kalau orang itu dalam waktu sepuluh tahun berhasil mengalahkan semua pesilat tangguh. Dia keluar masuk Shao Lin,Wu Dang,Tian Zhang,juga membunuh tujuh penjahat dalam waktu sepuluh tahun itu, dia telah melakukan banyak hal yang menggemparkan dunia persilatan, dia memandang remeh pesilat tangguh yang ada di dunia persilatan, semua tempat terlarang diterobosnya.


Walaupun dia sudah lama mati tapi hal hal tentang dirinya masih terus dibicarakan oleh orang orang dunia persilatan sampai sekarang.“


Gong Sun Zuo Zu melihat ke tempat jauh dengan pandangan kosong, membuat hati Guan Ning menjadi bergejolak, dia ingin sekali bertemu dengan orang itu. Sekali pun harus mengorbankan semuanya.


Terdengar Gong Sun Zuo Zu berkata lagi, "Persoalan yang paling menakutkan di dunia ini adalah rasa sepi,walaupun dia adalah orang yang tidak terkalahkan, dan setiap orang menganggap kalau dia bahagia tapi sebenarnya didalam hatinya dia sangat kesepian, tidak mempunyai teman, bahkan lawan untuk bertarungpun tidak ada.“

__ADS_1


Gong Sun Zuo Zu berhenti bicara, dalam hati diapun merasa sedih, Jun Shan Shuang Can bersaudara kembar, sejak kecil mereka tidak pernah berpisah, sekarang dia seperti seekor burung yang sayapnya patah, dia kehilangan orang yang dicintai, selamanya tidak akan bisa bertemu lagi, dapat dibayangkan seperti apa kesedihan hatinya.


Guan Ning melihat Gong Sun Zuo Zu yang terus menatap ke tempat jauh, diapun tertular dengan kesedihan Gong Sun Zuo Zu. Guan Ning tidak tahu bagaimana caranya menghibur Gong Sun Zuo Zu.


Terdengar Gong Sun Zuo Zu berkata lagi, “Walaupun dia tidak terkalahkan,tapi dia tetap seorang manusia, bisa tua,juga bisa mati, dia tahu sebelum kematian menjemputnya, dia


harus mencari seorang murid untuk mewariskan semua ilmu silatnya, tapi persyaratan yang diajukannya sangat berat, tidak ada seorangpun yang sanggup memenuhi syarat ini, karena itu dia memutuskan untuk menuliskan rahasia ilmu silatnya. Dia menuliskannya pada delapan belas lembar kertas lalu menyelipkannya di delapan belas keping uang logam yang dibuat sekecil kecilnya, Katanya dalam delapan belas lembar kertas


ini tertulis jurus pedang, pisau,tombak,jari, kepalan tangan, senjata rahasia, ilmu meringankan tubuh, dan ilmu tenaga dalam, semuanya berjumlah delapan belas, Inipun hanya perkataan orang orang, tapi tidak ada seorangpun yang pernah melihatnya walau selembarpun.“


Guan Ning tampak berpikir, “Orang itu benar benar berbakat, dalam beberapa tahun dia bisa melatih ilmu silat tertinggi, pantas hanya karena untaian uang itu orang orang persilatan saling berebut."


“Semenjak orang itu mengumumkan dimana dia menyimpan ilmu silat rahasianya kepada dunia persilatan menjadikan semua orang karena uang itu selalu bertarung untuk memperebutkannya.


Selamat membaca dan menikmati novel ini,walapun mungikin masih ada kekuranagan dari cara saya menulis dalam membuat novel ini semoga para pembaca dapat terhibur dengan adanya novel ini,saya sebagai author sangat berterima kasih kepada para pembaca atas aspirasinya agar kedepannya novel ini menjadi lebih menarik lagi dan tentunya membuat para pembaca puas


Salam hangat dari author


Ardhy ansyah


Fb@ardhy ansyah

__ADS_1


Ig@ardhy_ansyah123


__ADS_2