MISTERI DUNIA PERSILATAN

MISTERI DUNIA PERSILATAN
EPISODE 26


__ADS_3

Melihat kelincahan pelajar berbaju putih, membuat Gong Sun Zuo Zu merasa kaget, dia sudah lama mendengar nama besar pelajar berbaju putih tapi mereka belum pernah bertarung.


Sekarang Gong Sun Zuo Zu tahu bahwa pelajar berbaju putih ini memiliki ilmu silat di atasnya, karena itu serangan kedua mulai digencarkan lagi.


Lengan bajunya sedikit bergerak. Pelajar berbaju putih sudah membawa Guan Ning menghindar sejauh tiga kaki.


Ilmu silatnya tidak hilang tapi ingatannya hilang semua, dengan bingung dia melihat Gong Sun Zuo Zu dan bertanya, “Siapakah kau? Kau mau apa?"


Geng Sun Zuo Zu tertawa dingin, dia pernah beberapa kali bertemu dengan pelajar berbaju putih tapi sekarang dia Seperti tidak mengenalnya, ini membuatnya marah, karena dia ”lengkap semua ini hanya pura pura.


“Kau jahat sekali, tega membunuh banyak orang, karena apa Semua ini?"


Pelajar berbaju putih itu tampak kebingungan, kata kata pengemis ini sama sekali tidak dimengerti olehnya, dia berputar lagi untuk menghindari serangan tongkat besi yang dilancarkan seperti hujan dan guntur, dia juga membentak.


“Kau bicara apa tadi?“


Hati Guan Ning bergetar, dia tahu Gong Sun Zuo Zu sudah salah paham. Dia ingin menjelaskannya tapi Gong Sun Zuo Zu sudah marah dan membentak, "Dulu aku hanya menganggapmu kejam dan sadis dan tidak peduli mana yang salah dan mana yang benar, padahal sebelumnya kau adalah seorang laki laki sejati yang bertanggung jawab karena itu aku selalu menghormatimu. Tapi sekarang kau hanya seorang berhati kerdil yang tidak tahu malu. Kau sudah membuat Wisma Si Ming bersimbah darah, sekarang pura pura seperti tidak tahu apa apa. Hari ini, aku Gong Sun Zuo Zu walaupun tidak bisa mengalahkanmu, tapi aku berusaha tetap bertarung denganmu."


Dia marah tapi masih tertawa dingin.


Tongkat besi Gong Sun Zuo Zu terus menyerang ke arah pelajar berbaju putih. Jurusnya berlangsung dengan cepat, kencang dan tidak tanggung tanggung.


Dia menyerang terus tanpa menghiraukan keselamatan dirinya lagi.


Gong Sun Zuo Zu sudah tidak bisa menguasai diri, hidup dan matinya sudah tidak dihiraukannya lagi.


Pohon pohon, ranting ranting dan daun daunan berjatuhan seperti hujan karena terkena angin telapak tangannya.


Pelajar berbaju putih tampak kebingungan, dia berusaha mengingat ingat tapi dia tetap tidak ingat siapa dia sebenarnya.


Dia juga tidak tahu apakah kata kata Gong Sun Zuo Zu itu betul atau tidak, "Darah.... darah...."

__ADS_1


Dia terus berpikir, “Apakah aku yang membunuh mayat mayat yang bergelimpangan itu?"


Badannya dengan ringan membawa Guan Ning menghindari serangan Gong Sun Zuo Zu, dia tidak membalas.


Dengan cepat Gong Sun Zuo Zu sudah melancarkan tiga jurus serangan. Jurus jurus ini seperti bisa membelah gunung di depan mereka.


Walaupun Jun Shan Shuang Can terkenal dengan ilmu meringankan tubuhnya, tapi jurus jurus yang dipakainya sekarang ini adalah jurus jurus ganas dan kejam.


Dia melihat pelajar berbaju putih tidak berusaha membalasnya, dia merasa lebih yakin lagi kalau pelajar berbaju putih itu telah berbuat kejahatan, karena dia tidak berani membalas serangannya.


Guan Ning tidak bisa menguasai diri, dia hanya pasrah dibawa pelajar berbaju putih dan berputar putar, dia merasakan angin kencang melewati tubuhnya, kalau dia menggeser badannya sedikit saja, maka tubuhnya akan hancur lebur.


Walaupun dia bukan seorang penakut,tapi sekarang dia sudah berkeringat dingin karena takut.


Dalam hati dia berpikir, "Apakah Gong Sun Zuo Zu menganggap pelajar berbaju putih ini adalah pembunuh di Wisma Si Ming?"


Mata Gong Sun Zuo Zu seperti mau meledak, badannya kuat seperti harimau gila.


Hati Guan Ning bergetar. Dia berteriak, "Tetua Gong Sun, aku mohon berhenti dulu. Dengarkan penjelasanku....“


Kata katanya sangat tajam, sama sekali tidak memberi kesempatan kepada Guan Ning untuk membela diri.


Guan Ning hanya mendengar suara angin seperti guntur menyerang mereka. Tongkat besi yang membawa tenaga besar siap mengenai kepalanya,tapi dia merasa kakinya turun dan pundak mengencang, dia berusaha menghindari tongkat yang akan memukulnya.


Sampai sekarang dia masih tidak mengerti mengapa Gong Sun Zuo Zu jadi berniat membunuhnya.


Dia membentak, "Tetua Gong Sun, ini pasti terjadi kesalahpahaman. Tunggu, aku....“


Karena Gong Sun Zuo Zu merasa sedih, dia sama sekali tidak memberi kesempatan kepada orang untuk bicara, dia juga membentak, “Seumur hidup Gong Sun Zuo Zu, belum pernah ditipu oleh orang lain, tidak disangka hari ini aku bisa tertipu olehmu.“


Dia adalah ketua Gai Bang, sebenarnya tidak perlu mengatakan hal hal semacam itu,tapi dia menganggap kalau pelajar berbaju putih dan kaki tangannya adalah pembunuh di Wisma Si Ming.

__ADS_1


Kata kata Guan Ning tadii hanya berniat untuk menipunya supaya dia tidak bisa mencari tahu siapa pembunuh sebenarnya, karena itu sekarang dia sangat membenci Guan Ning.


Hatinya yang sakit membuatnya menjadi marah, amarahnya membeludak seperti menggoreng jagung, dia tetap menyerang dengan cepat.


Pelajar berbaju putih dengan lincah terus berusaha menghindar. Tapi dia tetap bingung melihat pengemis pincang yang bertingkah laku seperti orang gila.


Dia mengerutkan keningnya dan bertanya, "Kau mau apa sebenarnya?"


Ketua Gai Bang yang terkenal dengan ilmu meringankan tubuhnya, sekarang mengeluarkan semua jurus jurus andalannya, dengan segenap tenaga dia terus menyerang, lama kelamaan dia mulai merasa lelah.


Guan Ning sedang berpikir dengan cara apa dia bisa menghentikan serangan itu,tapi Gong Sun Zuo Zu malah berteriak dan mundur lima langkah, kemudian semua serangan segera dihentikan.


Pelajar berbaju putih itupun berhenti bergerak, dia berdiri diam Seperti gunung, tampak sejak tadi dia memang tidak pernah bergerak.


Semua merupakan ilmu tertinggi.


Walaupun Guan Ning tidak begitu mengerti tentang ilmu silat tapi dalam hati dia tetap berseru dengan iri.


Guan Ning pun ikut terdiam, hutan kembali sunyi.


Tiba tiba tongkat besi Gong Sun Zuo Zu memukul tanah lagi, membuat hutan yang tadinya sunyi terdengar suara lagi, dengan bingung pelajar berbaju putih itu bertanya, "Sebenarnya kau ada kepentingan apa denganku?"


Mata Gong Sun Zuo Zu yang tadinya terpejam sekarang tiba tiba terbuka. Sejak tadi dia sudah melancarkan serangan lebih dari sepuluh jurus, dia mulai merasa lelah.


Tapi dia tetap tidak dapat mengalahkan orang ini, sebenarnya dia ingin mati tapi jika dia mati, rahasia ini tidak akan pernah terbongkar.


Selamat membaca dan menikmati novel ini,walapun mungikin masih ada kekuranagan dari cara saya menulis dalam membuat novel ini semoga para pembaca dapat terhibur dengan adanya novel ini,saya sebagai author sangat berterima kasih kepada para pembaca atas aspirasinya agar kedepannya novel ini menjadi lebih menarik lagi dan tentunya membuat para pembaca puas


Salam hangat dari author


Ardhy ansyah

__ADS_1


Fb@ardhy ansyah


Ig@ardhy_ansyah123


__ADS_2