MISTERI DUNIA PERSILATAN

MISTERI DUNIA PERSILATAN
EPISODE 52


__ADS_3

Pada saat bertarung,walaupun dia masih muda tapi dia sudah berpengalaman dalam menghadapi musuh, dia sudah mengetahui sampai di batas mana kemampuan silat Guan Ning, karena itu dia yakin bisa dengan cepat memenangkan pertarungan ini.


Wu Bu Yun dan Gong Sun Zuo Zu mempunyai hubungan yang erat. Dari mulut Gong Sun Zuo Zu, dia mendengar cerita yang membuatnya ingin membunuh Guan Ning, karena itu dia tidak memberi ampun lagi.


Wu Bu Yun terus menyerang dan Guan Ning hanya bisa menghindar, hanya dalam waktu sekejap, mereka telah meninggalkan jalan dan sekarang berada di sawah yang padinya sudah dipanen.


Padi yang sudah dipanen penuh salju dan belum mencair, membuat sawah itu menjadi sangat licin.


Guan Ning tidak bisa mengatur keseimbangan tubuhnya dan akhirnya dia terjatuh....


Langit mendung tiba tiba berubah menjadi gelap. Apakah ini melambangkan bahwa akan terjadi hal yang menyedihkan di dunia ini?


Langkah Wu Bu Yun mengikutinya dari belakang. Jari telunjuk dan jari tengahnya membentuk seperti pedang dikeluarkan dari sarungnya lalu mengarah kedada Guan Ning.


Tapi begitu telapak tangannya sampai ditengah tengah, badan Guan Ning yang tadinya akan terjatuh tiba tiba salto kebelakang.


Serangan Wu Bu Yun meleset lagi,tapi karena Guan Ning terjatuh tubuhnya sudah dikelilingi bayangan telapak, walaupun Guan Ning terus menghindar tapi karena dia sempat terjatuh, hal ini membuatnya sulit untuk menghindari serangan itu, apalagi ilmu silat Guan Ning tidak sekuat dan sehebat Wu Bu Vun.


Wu Bu Yun tahu kalau Guan Ning tidak akan bisa lolos dari cengkramannnya lagi, karena itu serangannya juga berubah menjadi sangat pelan.


Tapi Guan Ning melihat ada telapak yang datang menyerangnya, dia malah membusungkan dadanya dan berkata, “Benar benar orang licik!“


Wu Bu Yun terpaku.


Guan Ning adalah orang yang sangat pintar, walaupun dia belum pernah bertarung tapi pada saat penentuan hidup dan matinya, semua kepintarannya membantunya mengambil keputusan dengan tepat.


Serangan Wu Bu Yun sudah tidak bisa dihindari, dia malah menyambut serangan itu dan Marah. Hal ini membuat wu Bu Yun ingin dengan hormat memenangkan pertarungan.

__ADS_1


Guan Ning merasakan telapak tangan lawannya hampir mengenai dadanya, tapi ditarik kembali.


Dia melihat Wu Bu Yun yang sedang membentak, “ Pada siapa kau marah?”


Guan Ning tertawa, “Kau kalah taruhan,tapi ilmu silatmu berada di atasku, sebenarnya kau bisa membunuhku, mengapa....Mengapa kau tidak membunuhku? Kalau kau membunuhku,tidak akan Ada orang yang tahu, Kau sudah kalah dariku dan tidak ada orang lagi yang akan memaksamu untuk memenuhi taruhan ini.... Tuan adalah orang pintar, masa tidak tahu aku marah pada siapa?”


Guan Ning bukan orang yang takut mati”, sejak dulu sampai sekarang, kematian terasa berat seperti Gunung Tau dan hujan seperti bulu begitu halus,jika untuk membela kebenaran dia harus mati, dia tidak perlu merasa takut, tapi sekarang dia merasa sia sia mati ditangan Wu Bu Vun. Bukan saja tidak pantas juga tidak ada artinya?


Karena itu dia lalu mengeluarkan kata kata pedas,wu Bu Yun kaget dan terpaku. Wajahnya menjadi merah, telapak tangannya juga pelan pelan ditarik kembali.


Guan Ning bertanya, “Mengapa serangan telapak Tuan ditarik kembali....”


Wu Bu Yun menghembus nafas, dia menjawab dengan gagah, “Perkataan dari mulut seorang laki laki sejati berharga seperti emas, aku mengenal orang yang ada di dalam kereta Tuan, ilmu silatnya memang lebih tinggi Tetua Gong Sun Zuo Zu, karena itu apa yang kau inginkan, aku akan menepatinya.”


Guan Ning benar benar memuji sikap dan perilaku Wu Bu Yun sebagai seorang laki laki sejati.


Hati Guan Ning bergetar, “Apakah pelajar berbaju putih itu memang iblis jahat? Apakah orang orang yang berada di Wisma Si Ming dia yang membunuh semuanya?”


“Heehh...Kau mengira kau adalah orang pintar dan jujur, dan selalu berhati tenang, sekarang kau malah membantu penjahat, malu jika bertemu dengan orang....”


Guan Ning merasa bingung.


Terdengar Wu Bu Yun berkata lagi, “Cepat katakan, apa yang kau inginkan. Aku akan membantumu melaksanakan keinginanmu kemudian aku akan membunuhmu serta iblis itu.”


Guan Ning mengeluh di dalam hati’ dengan teliti dia mengenang apa saja yang sudah terjadi.


Kepercayaannya kepada pelajar berbaju putih sudah berkurang sebanyak 30%.Apa yang terjadi di Wisma Si Ming, kembali dipikirkannya lagi dengan teliti.

__ADS_1


Tiba tiba matanya terbuka dengan lebar dan menjawab, “Kalau Tuan sudah berkata seperti itu,Tuan benar benar seorang laki laki sejati, sekarang aku akan menyuruh Tuan untuk membawa tetua yang ada didalam keretaku ke Gunung Miao Feng untuk mencari seorang tabib sakti dan mengobati lukanya, kemudian apa yang akan Tuan lakukan kepada iblis itu, tidak ada hubungannya lagi denganku.”


Dari mulut Ling Ying, Guan Ning tahu di Gunung Miao Feng disana tinggal seorang tabib. Dia bisa mengobati berbagai macam racun.


Siapakah orang itu? Dimana dia berada?


Bagaimana caranya dia bisa menemukan orang itu, serta meminta dia untuk mengobati racun yang ada di tubuh pelajar berbaju putih. Dia sama sekali tidak tahu bagaimana langkah langkahnya.


Tapi Guan Ning telah bertekad apapun yang terjadi, dia tetap akan berusaha menawarkan racun yang ada di tubuh pelajar berbaju putih dan membantunya mengembalikan ingatannya.


Karena sudah bertekad kuat, dia segera mengatakan hal itu, tapi wajah Bu Yun terlihat sudah berubah.


Dengan perlahan dia berkata, “Aku lihat Tuan masih muda juga tampan serta mempunyai ilmu silat lumayan bagus, masa depan Tuan di dunia persilatan sangat cerah.”


Matanya melihat ke dalam kereta dan berkata, “Orang macam apakah Tetua yang ada di dalam kereta itu?”


Guan Ning melihat sorot mata pemuda itu penuh dengan kebencian, hati Guan Ning bergetar dibuatnya, dia menggelengkan kepala dan berkata, “Nama dan identitas Tetua itu saja aku tidak tahu.“


“Tuan tidak mengenal orang itu, mengapa Tuan harus menolongnya?” Wu Bu Vun bertanya dengan dingin.


Dia terus menatap Guan Ning.


Guan Ning terpana cukup lama dan berpikir,tapi dia tidak bisa mencari kata kata yang tepat untuk menjawabnya.


Guan Ning adalah pemuda yang senang menolong sesamanya, hatinya tidak sama dengan orang lain, dia tidak mengenal pelajar berbaju putih, dia bukan saudara juga bukan kenalan lama,tapi dia sudah berjanji bahwa dia akan membantu pelajar berbaju putih itu mengembalikan ingatannya, apalagi dia merasa kalau peristiwa


Fb@ardhy ansyah

__ADS_1


Ig@ardhy_ansyah123


__ADS_2