Misteri Teror Arwah Mika

Misteri Teror Arwah Mika
Melawan dukun di dimensi lain


__ADS_3

Tak lama kemudian ia melihat Leo sedang mengendap-endap menuju rumah itu namun dari sisi yang lain. Leo langsung mengeluarkan HT untuk memberi instruksi pada Alex dan Andri. Namun sampai instruksi itu selesai Andri tak kunjung terlihat di sekitaran tempat itu. Sebenarnya di tempat itu sangatlah tidak aman karena banyak dari dedemit peliharaan dukun itu juga arwah penasaran dan arwah jahat yang sedang berkeliaran di sana. Namun Leo dan Alex memiliki sebuah ajian di mana mereka tidak dapat di lihat oleh dedemit dan para makhluk halus. Dengan ajian itu mereka dengan mudah untuk memata-matai area itu. Setelah cukup lama dan matahari hampir tenggelam Rio dan dukun itu barulah keluar. Mereka tampak berbincang sembari melirik kanan-kiri. Setelah perbincangan yang cukup serius itu Rio pun langsung pamit pulang. Saat ia baru turun dari tangga rumah Leo segera keluar dari semak-semak. "halo bro masih ingat sama gua." tanya Leo. "loe siapa, gak usah sok kenal deh." kata Rio sembari memandang sinis. "ya elah jangan pura-pura pikun, loe tadi kan pelanggan ojek gua." kata Leo mengingatkan. "oh loe tukang ojek itu. Mau ngapain loe emangnya kesini." tanya Rio. "ya mau musnahin loe lah ama dia." ujar Leo sembari menunjuk dukun itu.

__ADS_1


Seketika dukun itu langsung membulatkan matanya dan ia tidak menyangka ada seorang anak muda yang berani menantangnya. "bedebah berani sekali kamu berkata seperti itu." hardik dukun itu. "ya berani dong masa sama aki-aki tua kaya kamu harus takut sih." sahut Leo semakin meledek. Dukun itu pun marah besar dan segera menendang meja di depannya. Meja itu melayang dengan kencang ke arah Leo, melihat itu Leo langsung memukul meja itu dan seketika meja itu langsung hancur. Sang dukun sangat terkejut melihat hal itu, karena baru kali ini ada anak muda yang mampu mengimbangi jurusnya itu. Dukun itu pun turun dari rumahnya dan segera mengeluarkan ajian pemanggil dedemit. Namun karena Leo telah menggunakan ajian penangkal penglihatan dedemit maka dedemit suruhannya si dukun tidak bisa menyerang Leo, bahkan sebaliknya Leo membuat dedemit itu babak belur dan mati untuk kali yang kedua. Melihat peliharaanya banyak yang tidak mampu si dukun pun langsung menyuruh Rio untuk melawan Leo. Sebetulnya ia mempunyai siasat di saat Leo sedang sibuk dengan Rio maka dukun itu menyerang nya. Benar saja saat Rio sedang menggempur Leo maka dukun itu langsung ancang-ancang untuk menyerang Leo. Melihat itu Alex tidak tinggal diam ia segera mengeluarkan sebuah jurus yang dapat mengagetkan lawannya. Di saat dukun itu hendak menyerang Leo maka Alex langsung melumpuhkannya.

__ADS_1


Namun tiba-tiba mereka langsung bangkit dan segera membelah raga mirip seperti yang di lakukan oleh dukun itu. Namun mereka membelah menjadi tuju bagian bagian yang asli dari mereka berusaha untuk keluar dari dimensi itu. Sementara tiruannya langsung menyerang dukun itu hingga ia sangat kewalahan. Dukun itu pun terjatuh dan seluruh bagian dari raganya menyatu kembali. Setelah itu ia langsung menyerang semua tiruan Leo dan Alex menggunakan ilmu sripiapi. Mendapat serangan itu mereka pun musnah seketika dan sang dukun mencari keberadaan dari raga asli milik Alex dan Leo. "sial mereka bisa kabur dengan mudah dari dimensi ini. Siapa sebenarnya mereka sepertinya mereka bukan dari keturunan orang sembarangan." ujar dukun itu. Setelah itu si dukun pun kembali ke rumahnya. Ia bergegas untuk berkemas dan meninggalkan rumah itu karena ia rasa sudah tidak aman di tempat itu. Setelah sampai ia langsung menuju ke halaman rumahnya dan melihat pemuda itu sudah tidak ada, ia mengira jika para pemuda itu sudah pulang karena mereka hanya berurusan dengan Rio. Tapi baru saja ia melangkah ia mendengar suara Rio meminta tolong. Si dukun pun melihat ke arah suara itu dan di sana ia melihat Rio sedang di ikat di sebuah pohon. Namun si dukun tidak memperdulikannya lagi karena sebab ia menolong dia ia malah terkena masalah.

__ADS_1


__ADS_2