Misteri Teror Arwah Mika

Misteri Teror Arwah Mika
Kaki Alex sembuh


__ADS_3

Mereka menunggu cukup lama sehingga tampak lah oleh mereka sorotan cahaya senter. Mereka kemudian melambaikan tangan tanda mereka berada di tempat itu. Mereka merespon lambaian tangan Leo dan kedua saudaranya. Mereka pun mendekat dan langsung menolong Leo dan kedua adiknya. Sementara Rio masih terikat tali tidak dapat bergerak sama sekali. Preman itu kemudian memanggil semua temanya untuk meminta bantuan karena mereka kekurangan orang. Mereka pun menunggu teman-teman preman itu sampai mereka datang. Sembari menunggu mereka mengobati luka yang ada di tubuh dan muka ketiga bersaudara itu. Mereka mengobati sangat hati-hati di takutkan akan membuat ketiganya kesakitan. Tak lama kemudian mereka pun datang dan segera membawa Rio dan dukun itu ke pihak yang berwajib. Namun kejadian aneh menimpa dukun itu, saat ia hendak di gotong dukun itu langsung berteriak-teriak seperti orang gila. Ia juga mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas dan langsung berlari menuju kedalam hutan. Untungnya mereka bergegas untuk mengejarnya dan akhirnya dapat. Tapi ia terus memberontak dengan kuat sehingga membuat kedua orang yang memeganginya kewalahan. Dukun itu pun terlepas dan kembali berlari mengarah ke hutan. Mereka pun langsung mengejar lagi, untung lah dukun itu terjatuh dan langsung mereka bawa kembali. Melihat itu Alex langsung memberikan totokan pada dukun itu supaya ia lebih tenang. Setelah di totok dukun itu tidak memberontak lagi, badannya kaku seperti sebuah kulit binatang yang kering. Dengan tidak susah payah mereka membawa tubuh dukun itu dan juga Rio. Mereka pun kembali ke pos bekas tambang emas itu untuk segera kembali ke rumah. Leo langsung menyuruh preman itu untuk membawa Rio ke kantor polisi, namun Alex tidak setuju karena mereka tidak memiliki bukti valid dan mereka tidak ada saksi untuk memberi sanksi jadi sebaiknya Rio di bawa ke basecamp mereka untuk di interogasi. Preman itu pun setuju dan langsung membawa Rio ke basecamp mereka, tak lupa ia juga membawa 5 pengawal untuk membantu nya jika Rio memberontak. Sementara dukun itu mereka bawa ke rumah sakit jiwa supaya ada yang mengurusi hingga ajal menjemputnya.

__ADS_1


Sementara Leo, Alex dan Andri di antar oleh adik dari preman itu. Ia mengantar hingga depan gang kosan mereka. Motor mereka sudah terlihat di rumah saat mereka membuka gerbang rumah mereka. Melihat ketiga kakak kos mereka pulang seluruh kosan baik putra maupun putri pun segera keluar. Mereka menyambut ketiga kakak kosan itu dengan penuh haru, ternyata orang tua dari gadis yang kerasukan itu datang ke kosan mereka langsung mengucapkan banyak terimakasih pada kakak kosan anaknya. Leo, Alex dan Andri pun sangat senang karena mereka bisa kembali berkumpul dengan adik kosannya. mereka sangat bersyukur dan berterima kasih karena sebab doa mereka lah Leo, Andri dan Alex kembali pulang dengan selamat. Kemudian mereka izin untuk masuk ke rumah terlebih dahulu, mereka sedikit merebahkan badannya pada sofa rumah mereka. Entah kenapa mereka seperti baru pulang dari berpergian jauh, sebab mereka sangat rindu pada rumah mungilnya itu. Saat sedang bersantai mereka mendengar keramaian di luar, rupanya semua penghuni kosan tengang mempersiapkan jamuan makan malam dari orang tua gadis itu. Namun menurut Leo ini sangat berlebihan, karena jika ingin bersedekah maka seharusnya mereka memberi makan anak yatim atau pada orang miskin bukan dengan orang mampu seperti yang ada di kosan ini. Mereka hanya geleng-geleng kepala melihat acara itu, sebenarnya ingin melarang namun demi menghormati mereka Leo pun membiarkannya. Tiba-tiba adzan isya pun berkumandang, Leo Alex dan Andri segera berwudhu dan langsung pergi ke mushola. Saat mereka keluar rumah mereka melihat semuanya sedang santai seperti pekerjaan sudah selesai. Alex pun langsung menyuruh seluruh anak kos putra untuk pergi ke mushola. Mendengar arahan dari kakak kosannya itu mereka bergegas berwudhu dan berangkat ke mushola bersama. Sementara kos putri mereka bertugas menyiapkan segala keperluan untuk acara itu karena mereka juga mengundang beberapa tokoh dari kampung tersebut.

__ADS_1


Saat Alex hendak kembali ia di colek oleh seseorang ia pun melihat kepada orang yang mencoleknya. Rupanya dia adalah gadis yang meminta tolong untuk menemaninya malam ini. Gadis itu bertanya apakah ia bisa menemaninya, tapi Alex hanya tersenyum dan langsung pergi. Tapi langkahnya di cegah oleh gadis itu, ia langsung meraih tangan Alex dan sedikit menariknya. Alex pun kembali melihat ke arah gadis itu ia menatap tajam padanya. Gadis itu pun melepaskan tangannya dari lengan Alex, ia kemudian menunduk akibat ketakutan melihat Alex yang menatap tajam padanya. Namun Alex kembali tersenyum dan mengatakan akan menemaninya setelah acara itu selesai. Alex pun segera kembali menuju rumahnya, saat ia duduk di sofa ia merasa ada yang janggal dan aneh pada dirinya. Kemudian ia kembali berdiri dan melompat, ternyata keanehan itu ada pada kakinya. Kakinya telah sembuh seperti sedia kala, kemudian ia baru ingat jika kakinya telah di sembuhkan oleh Datuk nya saat ia sedang memakan ikan itu.

__ADS_1


__ADS_2