Misteri Teror Arwah Mika

Misteri Teror Arwah Mika
Adik Leo yang cuek


__ADS_3

"lagian datang-datang langsung main peluk aja. Ibu ini orang nemu di mana sih kok modelannya begini." ujar tanya Leo pada ibunya. "hih abang enak aja, emang aku ini anak pungut." kata adiknya kesal. "jangan gitu dong nak ini kan adik kamu masa gak kenal sih." kata ibu Leo padanya. "iya deh Bu becanda, ya kali aku gak ngenalin adik aku sendiri." kata Leo kemudian memeluk adiknya. Tapi kali ini gantian adiknya yang melepas paksa pelukan dari Leo. "dih di lepasin emang gak mau di peluk sama Abang." tanya Leo pada adiknya. "gak mau aku udah kesel sama Abang." sahut adik Leo. "udah udah jangan berantem lagi ayo sekarang kita masuk. Mana adik-adik mu Leo." tanya bapaknya Leo padanya. "mereka berdua lagi ke luar negri pak. Katanya di suruh sama paman ke sana. Jadinya ya aku sendirian di sini." jawab Leo. "enak dong di kelilingi cewek-cewek cantik di sini." ledek bapaknya Leo. "ya gak gitu dong konsepnya pak. Di kelilingi pun aku biasa aja kok." sahut Leo kesal. "ya udah lah yuk masuk." ajak Leo pada keluarganya. Mereka semua pun masuk ke dalam rumah inap Alex dan adik-adiknya. Rumah yang tidak terlalu mewah dan juga seperti tidak layak huni. "iyuh ini rumah kalian bertiga bang kok gini amat sih." kata adiknya menilai tempat tinggal Leo yang sekarang. "ya elah crewet banget kalau gak suka tinggal keluar aja kok repot." ujar Leo kesal. Kemudian Leo pergi ke dapur dan mempersiapkan minuman untuk keluarganya.

__ADS_1


"kapan adik-adik mu itu pergi nak." tanya ibu pada Leo. "baru beberapa hari ini sih, katanya gak lama kok, cuma ya aku gak yakin aja, tau lah mereka kalau udah ke negri orang pasti lamanya minta ampun. Apa lagi di sana ada pasangannya. Pasti lebih lama bisa sebulan mereka di sana." jawab Leo. "ya biarin aja lho kan memang itu tempat mereka lagian kalau kamu ke Belgia juga lama kan." ujar ibunya. "iya nih Abang, apa lagi di sana ada kak Ketrin pasti bakalan betah di Belgia." ujar adik Leo. "apaan sih ikut campur aja." sahut Leo sewot. "ini semua tempat kalian tinggal apa tidak terlalu sempit." tanya bapaknya Leo pada nya. "enggak kok pak segini cukup kali buat kami bertiga." sahut Leo. "pak, Bu aku mau ke taman depan sana ya kayaknya bagus tuh bunga-bunganya. Ada saungnya lagi." kata adik Leo pada bapak dan ibunya. "iya tapi jangan jauh-jauh ya." sahut ibunya. "jangan ngomong macem-macem juga." kata Leo menambahi. "iya." sahut adik Leo. Kemudian Leo dan kedua orang tuanya berbincang-bincang mengenai suatu hal.

__ADS_1


"nak gimana soal misi kamu untuk melawan dukun yang sudah menghabisi almarhum kakek." tanya bapaknya Leo padanya. "itu masih tahap rencana pak. Sebenarnya kami sudah beberapa kali bergerak namun di tengah perjalanan kami justru di halangi oleh sesuatu yang membuat kami memutuskan untuk kembali lagi. Dan pada puncaknya kakek datang ke mimpi kami untuk memberi tahu jika masalahnya tidak dapat di selesaikan oleh mereka bertiga." jawab Leo. "tapi maksud kakek kamu apa ya". Tanya bapak kepada Leo. "kakek juga memberi tahu jika akan ada beberapa gadis yang menyertai kami untuk menjalankan misi yang sama dengan kami. Dan kami semua menunggu kedatangan gadis-gadis itu. Kami juga berharap jika mereka lekas datang supaya masalah ini cepat teratasi. Terutama dukun itu dan juga otak dari pembunuhan kakek. Karena aku yakin dukun itu hanyalah perantara dan media untuk membunuh kakek dan di balik dukun itu ada seorang yang telah merencanakan tindak kejahatan ini." jawab Leo panjang lebar. "kamu tau ini semua dari mana nak." tanya bapak pada Leo. "ini semua aku dapatkan dari beberapa ritual yang kami bertiga lakukan. Dan dalam ritual itu kakek selalu datang memberi petunjuk. Termasuk keberadaan gadis-gadis itu." sahut Leo. "lha jika demikian mengapa kamu tidak segera menjemput mereka dan menuntaskan urusan ini." tanya bapak Leo. "tidak semudah itu pak, kakek bilang jika kami harus menunggu mereka datang, atau boleh juga kita bertemu secara tidak terduga dengan mereka. Mungkin sekarang mereka masih aman-aman saja. Oleh sebab itu mereka belum muncul ke dalam pandangan kami." kata Leo. "ya sudah lah nak bersabar saja. Mudah-mudahan cepat teratasi dan masalah ini selesai, supaya kamu juga bisa menikmati hidup seperti kebanyakan orang tanpa ada beban yang harus kamu pikul." kata bapak Leo pada anaknya itu. "iya pak, aku juga sudah mulai bosan menunggu mereka dan menunggu hari pertempuran itu. Aku ingin secepatnya terjadi, tapi ini lah dunia, tidak ada yang instan." kata Leo.

__ADS_1


Sementara itu di luar adik Leo sedang bermain-main dengan bunga yang ada di taman. Bunga-bunga itu sangat indah, mereka tersusun rapi sehingga sangat memanjakan mata bagi orang yang baru saja melihatnya. Dia sesekali memotret bunga-bunga itu menggunakan ponselnya. Namun saat sedang asyik dengan bunga itu dia di datangi oleh beberapa anak dari kosan putri. Mereka semua berdiri tak jauh dari adik Leo dan terus menatap ke arahnya dengan tatapan tidak suka. "heh bocah, kenapa kamu tadi langsung memeluk kak Leo, emang kamu siapanya dia." tanya salah seorang dari anak kosan yang datang. "apaan sih gak jelas tiba-tiba aja nanya gituan. Kenal enggak apa enggak." ujar adik Leo sewot. "ohh belagu banget kamu ya. ingat mulai sekarang kamu jauhi kak Leo. Jangan sesekali deketin dia lagi." ujar anak kosan itu. "kalian kenapa sih, datang-datang langsung ngomel. Kenalan dulu kek apa kek. Baru ngomong masalahnya apa." ujar adik Leo sembari menatap tajam ketiga anak kosan itu. "ok kenalin aku raya, calon pacarnya Leo." kata orang yang bernama raya pada adiknya Leo. "oh kenalin juga nama aku Ketty adik kandung Leo yang konon calon pacar kamu itu." sahut Ketty pada mereka. "oh kamu adiknya kak Leo. Maaf ya dek soal yang tadi, mohon di maklumi ya. Kita semua di sini suka sama kakak kamu. Jadinya kalau ada yang ngedeketin dia, rasanya kami ingin marah banget." kata raya kemudian mengandeng tangan Ketty. Raya mengajak Ketty untuk duduk di saung karena takut kepanasan. "ayo dek ikut kakak ke saung aja ya. Di sini panas soalnya." ajak raya kepada Ketty. Ketty pun mengikuti langkah raya menuju ke saung yang ada di sana.

__ADS_1


__ADS_2