Misteri Teror Arwah Mika

Misteri Teror Arwah Mika
Kedatangan anggota keluarga Leo


__ADS_3

"beberapa jam yang lalu Bu, belum lama kok." sahut Andri. "ya sudah sekarang kamu istirahat dulu ya ntar ibu bikinin minum dulu untuk kamu." kata ibu Andri padanya. Setelah itu Andri langsung menuju ke ruang tengah guna beristirahat sejenak dan menunggu minuman yang dia buatkan oleh ibunya. Sesaat kemudian ibunya pun datang dengan membawa seteko juice dan juga gelas, tak lupa dia juga membawa camilan untuk anaknya itu. "dari Indonesia jam berapa nak." tanya ibu Andri padanya. "sekitar jam lima sore Bu, pesawatnya juga transit dulu di arab jadinya agak lama." sahut Andri. "memangnya sekarang di Indonesia sedang liburan." tanya ibunya. "tidak kok Bu, aku ke sini bukan untuk liburan, aku datang ke sini karena di suruh sama ayah." sahut Andri. "oh iya ibu lupa, beberapa hari yang lalu ayah sudah cerita sama ibu, kalau tidak salah ayah meminta mu untuk menolong rekan kerjanya yang sedang di ambang kebangkrutan." ujar ibunya. "iya Bu, kenapa ya ayah tidak kirim pesan saja dan memberitahu soal ini. Lagian kan orangnya ada di Indonesia." gerutu Andri. "ya mungkin ayahmu ini kangen sama kamu jadinya dia menyuruh kamu datang ke Rusia supaya dia bisa ketemu sama kamu." ujar ibu pada Andri. Andri pun hanya diam menanggapi perkataan ibunya. "oh iya kabar Alex dan Leo gimana. Kalian masih sering kasih kabar kan." tanya ibu nya. "bukan masih lagi Bu, kami sekarang mengelola kosan dan kami juga tinggal bersama di pembatas kosan putra dan putri. Jadinya ya bareng terus. Kampus kami juga sama, cuma beda jurusan aja." jawab Andri. "oh gitu ya, lha sekarang yang jaga kosan tinggal Alex dan Leo dong kalau kamu ke sini." tanya ibu Andri. "enggak kok, bang Alex juga lagi ke jepang, kemarin ayahnya menyuruhnya juga ke jepang nggak tau ngapain." sahut Andri. "kasihan dong Leo sendirian di kosan. Nanti keteteran enggak dia." kata ibunya. "udah biasa kok Bu, kadang aku yang sendirian di kosan kadang juga bang Alex yang sendirian jadi kita sering bagi tugas juga." sahut Andri. "oh gitu ya, ngomong-ngomong berapa harga sewa kosan perbulan." tanya ibu Andri padanya. "murah kok Bu, kalau mau bayar perbulan ya cuma Rp 250.000 doang kok. Kalau setahun sekaligus bayarnya cuma 3 juta aja. Tapi ya banyak yang bayar setahun sekaligus biar agak murah sedikit." kata Andri menjelaskan. "murah juga ya nak, emang segitu cukup buat biaya hidup kamu dan kedua kakak mu itu. Itu semua di bagi kan nantinya." tanya ibu Andri padanya. "ya itu semua lebih dari cukup Bu, tergantung orangnya aja kan. Kalau dia irit ya segitu malah kelebihan tapi kalau boros ya pasti kurang. lagian juga kami bukan cuma buka kosan doang kok. Aku juga punya usaha kuliner bang Alex punya kios sembako sedangkan bang Leo dia punya bengkel besar dan itu semua dari hasil kita nabung selama setahun, berati kan untungnya besar juga." jelas Andri. "lha emang kapasitas kosan kamu berapa." tanya ibu Andri padanya. "soal kapasitas masing-masing ada 50 ruangan dan setiap ruangan memiliki 3 kamar setiap kamar memiliki 2 kasur. Jadi totalnya 300 orang bisa muat di kosan itu." jelas Andri. "lho kok banyak juga ya berarti luas dong kosan kalian." kata ibunya kagum. "tidak terlalu kok Bu, kosan kami tidak terlalu luas namun kami memilih untuk mempertingkat kosan itu. Jadi kosan kami ada 3 lantai." jelas Andri. Mendengar penjelasan anaknya ibu Andri semakin kagum kepadanya. Kemudian mereka mengganti topik bahasan sampai tiba-tiba ada yang memencet bel dan memasuki rumahnya. "assalamualaikum ibu." kata suara itu seperti suara seorang gadis. Waalaikum salam, ibu di ruang tengah nak." kata ibu Andri padanya. Sebelum gadis itu masuk, Andri tiba-tiba merasa ingin ke toilet. Dia pun segera bangkit dan menuju ke toilet yang ada dekat dengan ruangan itu. Saat di toilet Andri mendengar suara pintu sedang di buka oleh seseorang dan dia juga mendengar obrolan mereka. Setelah di rasa tuntas dia langsung keluar dari toilet. Saat dia baru saja mengintip dia melihat ada seorang gadis yang sedang duduk dan menikmati camilan. Andri seperti mengenali gadis itu, apa lagi dia sedang memakan camilan itu dengan bernyanyi. Dia bisa mengenali gadis itu dari suaranya. Kemudian Andri memakai topeng dan mengendap-endap mendekati gadis itu. Setelah dekat dia langsung mencium pipi gadis itu. Mendapatkan perlakuan yang tidak senonoh gadis itu langsung memukul orang yang menciumnya itu. Untung saja Andri cepat menghindari pukulan dari gadis itu. Kemudian gadis itu segera berteriak memanggil ibunya. "ibu ada maling Bu di sini, tolong!." teriak gadis itu. Ibunya yang kebetulan sudah ada di depan pintu pun secepatnya masuk ke ruangan itu. Saat baru masuk dia juga terkejut melihat ada orang bertopeng di sana. Namun dia langsung ingat jika itu adalah Andri. "ya ampun Andri kamu ini jahil banget sama adik sendiri." kata ibu pada Andri. Gadis itu kebingungan setelah mendengar kata Andri. Dia pun langsung membuka topeng yang menutupi wajah Andri. Setelah melihat wajahnya gadis itu langsung melompat memeluk Andri. "Abang." kata gadis itu yang ternyata dia adalah adiknya Andri. Andri hanya tertawa sembari membalas pelukan adiknya. "ih Abang ngagetin aja Mila kira siapa tadi." kata Mila adik Andri. "iya maaf, lagian kamu kaya asyik banget nyanyi nya." sahut Andri. Kemudian mereka duduk dan melepas rindu satu sama lainnya.

__ADS_1


...****************...

__ADS_1


Sementara di kosan Leo sedang duduk santai menikmati segelas kopi dan juga memainkan game bola di ponselnya. Sampai tiba-tiba datang lah sebuah mobil Pajero yang memasuki halaman kosan miliknya itu. Mobil itu masuk dengan leluasa karena Leo lupa menutup gerbang kosannya. Mobil itu berhenti tepat di depan Leo dan pintu mobilnya langsung terbuka. Kemudian turunlah dari mobil itu seorang gadis remaja dan langsung berteriak sembari berlari memeluk Leo. Hal itu menimbulkan kecemburuan pada hati penghuni kosan putri. Mereka juga ingin memeluk dan di peluk oleh Leo namun mereka hanya berangan saja dan pastinya tidak akan kesampaian. "hiih apa sih meluk-meluk, kita ini bukan mahram tau enggak." kata Leo kemudian dia melepas pelukan gadis itu. Setelah itu dia melihat jika bapak dan ibunya datang. Dia pun langsung menghampiri mereka dan mencium tangannya. "ibu bang Leo ini tadi aku peluk malah di dorong." kata gadis itu mengadu pada ibunya

__ADS_1


__ADS_2