Misteri Teror Arwah Mika

Misteri Teror Arwah Mika
Bertemu pemuda di jembatan


__ADS_3

"sudah lah kau tidak usah mengelak dari pada kau ku buat babak belur." ancam pria itu. "aku sedang tidak mengelak. Apa yang aku katakan seperti keadaan sebenarnya." sahut Alex. "kalau begini berarti kau ingin aku hajar." kata ketua itu sembari melayangkan pukulan ke arah Alex. Namun dengan sigap Alex menangkap tangan pria itu. "sudah lah aku dan dia mau pergi dari sini, tidak usah seperti ini aku tidak mau salah seorang dari kita terluka." kata Alex menasehati. Namun ia justru bertambah marah, ia menghempaskan tangan Alex dan segera menendangnya. Namun tendangannya berhasil di tangkis oleh kaki Alex. Pria itu pun terjatuh, lalu dengan di penuhi oleh amarah dia pun bangkit dan langsung menyerang Alex. Lagi-lagi Alex berhasil menangkis serangan itu dan kali ini ia menanggapi dengan serius pertarungan itu. Sedangkan Mika mundur beberapa langkah dari Alex supaya ia tidak menjadi sasaran pria itu. Alex pun langsung mengunci tangan pria itu kemudian ia di dorong ke arah anak buahnya. Melihat ketuanya kalah semua anak buahnya langsung menyerang Alex. Mereka pun bertarung dengan sengit, hingga akhirnya Alex dapat menumbangkan mereka satu-persatu. Melihat semua anak buahnya di kalahkan oleh Alex, pria itu pun langsung bangkit dan menyerang Alex. Ia begitu membabi-buta menyerang Alex. Namun Alex yang memiliki segudang ilmu beladiri pun hanya menanggapi dengan santai. Sampai akhirnya pria itu kehabisan tenaga dan itu menjadi kesempatan untuk Alex segera melumpuhkannya. Akhirnya pria itu dan anak buahnya pun tumbang. Melihat itu Alex menarik tangan Mika untuk segera meninggalkan tempat itu. Alex lantas mengambil sepedanya dan langsung menggoesnya secepat mungkin.

__ADS_1


Tak terasa mereka telah jauh dari gerombolan preman itu. Karena kecapean Alex pun memutuskan untuk berhenti sejenak guna beristirahat dan juga menenangkan Mika. Alex merasa bahwa Mika sedikit ketakutan, dan dia juga merasa khawatir jika trauma masa lalunya akan kambuh lagi. Alex pun melihat sebuah minimarket dan dia langsung berhenti di situ. Setelah memarkirkan sepedanya Alex pun segera masuk ke minimarket itu untuk membeli minuman. Kemudian setelah menyelesaikan pembayaran ia pun langsung menemui mika yang sedang duduk di salah satu pojok teras minimarket dan langsung memberinya minum supaya dia sedikit lebih tenang. Setelah meminum air mineral itu Mika pun langsung memeluk Alex dengan erat. Mengetahui keadaan Mika yang tidak baik-baik saja Alex pun langsung mengelus lembut kepala Mika. Alex berusaha menenangkan Mika karena ia takut akan kejadian di masa lalu. "sudahlah tidak mengapa. Ada aku di sini, aku janji akan melindungi mu, dari semua bahaya yang mengancam kamu. Kamu tidak usah takut lagi." kata Alex menenangkan. "kamu janji kan mau bersama aku terus. Kamu janji kan gak bakalan ninggalin aku." tanya Mika dengan penuh harapan. "iya aku janji, aku akan melindungi mu dan akan selalu di sampingmu." kata Alex pada Mika. Kemudian dengan seluruh rasa sayang Mika langsung memeluk Alex dengan erat. Semua gadis jepang yang ada di tempat itu merasa iri pada Alex dan Mika. Ya biasanya mereka sangat cuek satu sama lain, namun berbeda dengan pasangan yang ada di hadapan mereka saat ini. Mereka begitu romantis sehingga membuat gadis-gadis jepang itu sangat kagum dan mereka merasa sedikit geli melihat tingkah mereka berdua.

__ADS_1


Karena jarak yang di tempuh lumayan jauh Alex pun memilih untuk mencari jalan pintas supaya lebih cepat sampai. Ia pun memutuskan untuk melewati jembatan karena itulah jalur yang terdekat menurut benaknya. Alex pun membelokan sepedanya ke arah jembatan itu. Tapi baru saja ia hendak memasuki jembatan itu ia justru di kejutkan dengan teriakan seseorang dari arah berlawanan. Alex pun berhenti untuk melihat apa yang terjadi. Kemudian matanya melihat ada beberapa pemuda yang baru saja keluar dari jembatan itu. Mereka semua berlari seperti ada yang mengejar mereka. Kemudian Alex menahan salah seorang dari mereka untuk di tanya. "eh bro ada apa kok kalian lari-lari." tanya Alex pada mereka. "ini bro ada setan di sono. Serem banget pokoknya." jawab pemuda itu. "emang kalian tadi mau ke mana kok sampai di ganggu gitu. Pasti kalian ngelakuin hal aneh ya." tanya Alex pada nya. "sumpah bro aku dan temen-temen gak ngelakuin apa-apa. Kami hanya mau lewat karena ke arah sana lah kami tinggal tapi malah di datengin sosok itu." kata pemuda itu menjelaskan. "ya udah kalau gitu ayo panggil semua teman kamu itu kita jalan bareng-bareng ke sana." kata Alex pada pemuda itu. "Aduh aku gak berani deh mending kamu juga jangan nekat lewat situ kalau gak mau di tempelin dia sampai rumah." kata pemuda itu pada Alex. "udah sekarang kumpulin semuanya temen kamu terus aku kasih sesuatu supaya kamu tidak di ganggu." kata Alex meyakinkan. "emang kamu siapa dukun ya." tanya pemuda itu. "sudah jangan banyak tanya sekarang kamu panggil semua teman kamu suruh menemui aku." kata Alex meyakinkan. "pemuda itu pun langsung menemui semua temanya yang sedang duduk menenangkan diri. Ia kemudian mengajak mereka untuk menemui Alex. Setelah mereka semua kumpul Alex pun meminta sebotol air, kemudian ia membuka tutup botol itu dan langsung membacakan doa-doa. Setelah itu mereka semua di suruh untuk meminum air itu dan menyisakan sedikit saja. "semuanya sudah minum belum, jangan sampai ada yang tidak minum jika tidak mau terjadi hal buruk pada kalian." kata Alex pada mereka. Mereka hanya mengangguk menanggapi pertanyaan Alex. Kemudian Alex berjalan di depan mereka dan menyuruh mereka untuk mengikutinya dari belakang supaya meraka aman. Alex juga berpesan supaya pikiran mereka jangan ada yang kosong karena dedemit akan masuk ke raga yang pikirannya kosong.

__ADS_1


__ADS_2