Misteri Teror Arwah Mika

Misteri Teror Arwah Mika
takut dengan gambar pria ganteng


__ADS_3

Setelah shalat isya mereka langsung pulang untuk segera membereskan tikar yang masih tercecer di halaman kosan. Alex pun langsung mengetuk pintu kosan dan menyuruh mereka segera keluar untuk membantu membereskan tikar itu. Saat sedang melipat tikar itu alex tiba-tiba mencium sesuatu yang sangat aneh ia langsung mencari sumber bau itu namun ia tidak menjumpainya. Alex pun langsung menghampiri leo dan andri, ternyata mereka sebenarnya sudah mencium bau itu sejak saat mereka pulang dari mushala.


Karena tidak nyaman akan bau itu mereka bertiga pun langsung mencari sumber bau itu. Mereka mencari hanya di sekeliling kosan putri karena bau itu begitu menyengat di area itu. Saat alex sedang menyusuri selokan tanpa sengaja ia tersandung dan tangannya menggapai sesuatu. Sesuatu itu sangat panas hingga secara reflek ia menarik tangannya kembali. Setelah melafazkan doa alex pun mengambil kembali benda itu dan langsung menerawangnya. Ternyata bukan cuma satu tapi ada empat benda seperti itu yang di tempatkan di tempat yang berbeda di empat penjuru kosan. Alex pun langsung menghampiri leo dan andri guna memberitahukan benda itu pada mereka. Mereka pun terkejut saat melihat benda itu dan langsung mencari ketiga benda serupa di tempat yang telah alex tunjukan. Setelah semuanya terkumpul leo mereka bertiga langsung menuju ke gardu depan kosan. Mereka langsung membuka bungkusan itu dan melihat isinya. Betapa terkejutnya ternyata itu adalah kain kafan yang di isi oleh tanah makam serta di baluri dengan darah segar ayam cemani. Alex yang sangat sensitif dengan benda mistis pun langsung menjauh karena menurutnya itu adalah aroma yang sangat memeningkan kepala. Karena tidak tahan alex pun langsung mengambil air doa dan sebuah wadah dari tembaga.


Kemudian alex menyuruh leo dan andri untuk menaruh seluruh benda itu di wadah tembaga, alex langsung melafazkan doa dan ia segera menyiram dengan air doa yang telah ia bawa. Seketika semua benda itu berasap dan mengeluarkan api. Para kos putri yang melihat kejadian itu langsung terbelalak dengan apa yang mereka lakukan. Ternyata mereka diam-diam memiliki ilmu untuk melebur sihir.


Setelah api padam mereka langsung membuang sisa benda terkutuk itu ke sungai yang cukup jauh dari tempat mereka. Selagi leo dan andri membuang benda itu alex yang berjaga langsung mengumumkan jika ada yang mengirim guna-guna kepada kosan itu. Alex menyarankan untuk seluruh anggota kosan agar berdoa untuk perlindungannya serta seluruh anggota kosan yang lain. Karena ia tidak ingin kejadian tadi sore terulang kembali.


Setelah memberi himbauan itu alex langsung menyuruh mereka segera masuk ke kamar masing-masing dan bagi kos putra mereka di larang untuk keluar, di takutkan mereka di jadikan pancingan oleh orang yang dendam dengan alex dan kedua saudaranya. Seluruh anggota kosan pun langsung masuk mendengar himbauan itu. Mereka tidak ada yang berani keluar karena mereka takut dengan teror itu.

__ADS_1


Setelah di rasa aman alex pun kembali ke rumah dan menunggu alex dan leo. Tidak berselang lama mereka pun langsung datang dan segera menutup gerbang kosan itu. Mereka heran karena suasana sangat sepi di tambah kejadian tadi yang membuat pikiran mereka lelah.


"kemana semua orang bang." tanya andri


"gua suruh pada masuk semua. Gua takut mereka jadi korban oleh orang yang mengirim benda itu sama penyerangan tadi. Gua yakin orang itu gak bakal tinggal diam karena mereka belum berhasil dengan tujuannya itu." sahut alex


…………


Entah mengapa liana malam itu susah sekali untuk tidur padahal ia sudah mengganti posisi tidurnya juga telah berdoa supaya ia lekas memejamkan mata nya. Namun berbagai usaha yang ia lakukan sia-sia karena ia masih tidak bisa memejamkan matanya. Entah mengapa pikirannya masih tertuju pada pria itu. Pria yang di jumpainya dengan cara yang tidak biasa. Dalam benaknya ia masih merasa bersalah walaupun itu bukan dari ulahnya yang membuat pria itu demikian.

__ADS_1


"ya ampun kok aku terus kepikiran pria itu ya." gerutunya


Kemudian ia membalikkan badannya ke kiri, pada saat itu lah ia melihat sesosok hantu persis seperti yang ia lihat di rumah mika. Lia pun langsung terkejut menutup kedua mata dengan telapak tangannya. Hantu itu pun mendekat dengan menyeret sebelah kakinya yang tampak patah, sembari mengeluarkan suara yang memilukan dan menyayat hati serta mengerikan. Hantu itu terus mendekat dan tanpa di sengaja lia langsung menyalakan ponselnya. Tiba-tiba hantu itu langsung pergi menjauh dari lia. Lia pun heran karena ia baru tahu kalau hantu takut dengan cahaya oleh sebab itu lia langsung menyalakan lampu flas hpnya dan mengarahkannya pada hantu itu. Bukannya lebih menjauh hantu itu justru mendekat dan terus bertambah dekat. Liana pun kembali membalikkan layar ponselnya dan hantu itu kembali menjauh. Keadaan itu membuat liana ada ruang untuk melarikan diri sekuat tenaga. Liana hendak teriak namun mulutnya seperti terkunci. Ia pun berlari sekuat tenaga, saat berlari menjauh tak sengaja ia merubah tampilan ponselnya. Hal itu membuat hantu itu segera mendekati liana. Karena mungkin ia sangat ketakutan ia pun segera memperlihatkan wajah pria yang di tabrak oleh ibunya tadi, sontak saja hantu itu menghilang ke udara seperti asap.


Liana pun tersandar lemas di depan pintu kamarnya. Ia kembali meraih ponselnya yang tidak sengaja ia jatuhkan karena rasa lemas dan takut yang ia alami. Liana terheran mengapa saat hantu itu melihat foto pria yang di tabrak ibunya langsung menjauh, apakah itu pertanda jika pria itu mempunyai ilmu tinggi, atau bahkan ia yang, ah sudah lah otak liana enggan memikirkan perkara itu sebab ia masih syok dengan kejadian yang ia alami barusan. Ia tidak habis pikir oleh sosok itu mengapa ia mengikutinya hingga ke rumah. Karena rasa lelah ia pun menjadi ngantuk, tanpa ia komando matanya yang semua enggan untuk menutup kini menutup dengan sendirinya. liana pun tertidur pulas hingga adzan subuh membangunkannya.


………


Di sisi lain sang dukun tiba-tiba terpental dan ia juga mengeluarkan darah segar dari mulutnya. Ia terkejut mendapatkan kejadian itu, sebab selama ia menjabat jadi dukun sejak 30 tahun yang lalu ia baru kali ini gagal. Dukun itu pun berusaha bangkit dari duduknya sembari meringis memegangi dadanya yang masih sakit. Kemudian ia membaca mantra sembari tanyanya memutari sebuah wadah berair yang sudah berlumut miliknya. Ia kemudian melihat ke dalam wadah itu setelah membaca mantra dan ia terkejut karena guna-guna nya telah di musnahkan oleh tiga bocah ingusan. Ia pun marah dan hendak mengirim santet pada ketiga bocah itu. Namun karena wadah itu hanya bisa menampilkan gambar beresolusi 2½ megapixel maka ia tidak melihat jelas muka ketiga bocah itu. Dukun itu pun bertambah geram, ia langsung saja menghubungi orang yang telah menyuruh nya menggunakan hp nokia 3310 yang berlambang buah zakum yang telah ia gigit.

__ADS_1


__ADS_2