Modern System

Modern System
#11 Penguatan Dan Pengalaman 5


__ADS_3

"Kita mau kemana, tuan?" Ucap Galang sebelum melangkah.


"Ehm... Bagaimana kalau ke sana." Ucap Cakra sambil menunjuk arah yang tak tentu.


"Baik, tuan." Ucap Galang sambil berjalan mengikuti arah yang di tunjuk Cakra.


Sambil terus berkeliling di dalam hutan, Cakra terus berusaha memutus hubungan atasan dan bawahan dengan Galang. Bukannya apa, tapi Cakra akan sangat membutuhkan Galang dan pasukannya jika terjadi pertempuran bersekala besar.


Pertempuran besar-besaran bisa saja terjadi jika di dunia seperti ini.


"Bentar-bentar, jika monster seperti Galang saja ada, berarti monster yang lebih besar atau bahkan naga seharusnya juga ada." Ucap Cakra dalam hati baru teringat dengan hukum dunia fantasi. "System, apakah ada RPG-7?" Lanjutnya masih dalam hati.


[RPG-7]


[Informasi»]


[Harga: 1.000 poin system]


[Beli]


"Informasi!"


[RPG-7 adalah granat berpeluncur roket anti tank yang diluncurkan dari pundak yang banyak diproduksi. Senjata ini dirancang oleh salah satu negara superpower]


[Spesifikasi]


[Berat: 7 kg


Panjang: 950 mm


Kaliber: 40 mm


Kecepatan peluru: 115 m/s


Jarak jangkauan: 920 m


Alat bidik: Alat bidik teleskopik UP-7V]


[RPG-7 juga mampu dipasangi berbagai jenis proyektil, yakni:


MPG-7V: Putaran fragmentasi.


Putaran fragmentasi MPG-7V dirancang untuk menekan pasukan musuh yang mengenakan pelindung tubuh yang terletak di tempat terbuka, di lapangan dan bangunan, serta untuk menyerang kendaraan berkulit lunak. Atau lebih mudahnya, MPG-7V adalah proyektil anti personel atau pasukan.


PAG-7VS adalah hulu ledak tandem atau ganda, dirancang untuk menembus hingga 750 mm [1] digulung armor homogen kesetaraan baja reaktif eksplosif dan baju besi di bawahnya. PAG-7VR juga mampu menembus dua meter batu bata atau 1,5 m beton bertulang; ini adalah penetrasi normal dari muatan utama.


PG-7V: Roket termobarik, Dijamin Kerusakan Berat.


PG-7V adalah Roket Termobarik yang dirancang untuk menimbulkan korban besar pada tenaga musuh di benteng terbuka dan di dalam, tetapi kendaraan juga berisiko]


[Beli]


"Beli dan modifikasi agar proyektilnya tidak pernah habis, dan juga dapat berganti jenis proyektil sesuai perkataan ku." Tepat setelah Cakra mengucapkan kalimatnya, ia langsung menghisap rokoknya. "Lho, mati?"


[Modifikasi RPG-7 dimulai]


[10%.... 50%... 100%]


[Modifikasi berhasil]


[Poin tuan rumah berkurang 100 untuk jasa modifikasi, ditambah 1.000 untuk pembelian]


"Sip."

__ADS_1


Tiba-tiba saja kedua mata menangkap kobaran api hitam di dalam tubuh beberapa orang, orang-orang itupun sebenarnya tidak bisa dilihat Cakra karena mereka berada jauh di balik rimbunnya pepohonan.


Tapi jangan lupa, Cakra memiliki Mata Matahari yang bisa berfungsi sebagai radar jarak jauh.


"Ada apa di sana? .... Galang, coba ke sana!" Ucap Cakra sambil menunjuk arah orang-orang yang dilihatnya berada.


"Baik, tuan." Ucap Galang yang langsung mengganti arah jalanya.


*****


"Andai saja aku naik motor, kan bisa lebih cepat." Ucap Cakra cukup menyesal karena dirinya terlambat datang dan tidak bisa melihat apa yang direncanakan orang-orang itu.


Saat ini Cakra berada di dahan salah satu pohon sambil mengamati pergerakan mencurigakan dari kelima orang yang ada dibawahnya.


"System, sebenarnya mereka melakukan apa?" Ucap Cakra yang tidak memiliki pilihan lain selain bertanya pada system.


[Mereka adalah komplotan perampok yang menyasar para petualang]


"Oh... Begal ya." Ucap Cakra sambil tersenyum sinis.


"System, GN-2 Premium!"


Cakra langsung mengambil pistol yang melayang di hadapannya.


Tanpa pikir panjang, Cakra langsung melompat turun.


*BHUUUK*


Para perampok itu terkejut dengan suara yang timbul dari turunnya Cakra. Mereka semua langsung bersiap dan mengambil senjatanya masing-masing.


"Alah-alah ada orang? Permisi nolep numpang lewat." Ucap Cakra dengan sangat santai seakan tidak pernah memiliki dosa sama sekali.


Dan dengan santainya, Cakra berjalan mendekati kelima perampok itu.


"Aku cuma mau numpang lewat, aku tidak bermaksud jahat." Ucap Cakra sambil mengangkat kedua tangannya dan terus berjalan.


"Apa yang ada di tanganmu?!" Ucap perampok yang lain dengan nada tinggi saat melihat benda aneh ada di tangan kanan Cakra.


"Oh ini? .... Ini cuma ranting biasa, kalau tidak percaya, lihat saja sendiri!" Ucap Cakra sambil mengarahkan moncong pistol GN-2 Premium kearah kepala perampok itu.


Perampok itu mendekatkan wajahnya ke senjata Cakra.


*DOR*


Pelatuk pistol GN-2 Premium di tekan Cakra, dan peluru pistol GN-2 Premium bersarang kepala perampok itu.


"Sialan! Kau menipu kami!!!" Ucap perampok yang lain sambil menyiapkan pedangnya untuk menebas leher Cakra secara horizontal.


*DOR*


Perampok itu tidak tau jika kecepatan peluru lebih cepat dari tebasan pedangnya. Perampok itu jatuh dengan peluru bersarang di bawah mata kirinya.


Cakra langsung menekuk lututnya saat menerima firasat buruk dari arah belakang.


*SWUUUT*


Sebuah bilah pedang baru saja lewat tepat di atas kepala Cakra.


Cakra langsung berdiri sambil membalikkan tubuhnya.


*DOR*


Perampok itu tumbang tertembus peluru di dada kirinya.

__ADS_1


Untuk kedua kalinya, Cakra mendapatkan firasat buruk dari arah belakang. Tapi kali ini Cakra tidak mau menghindar.


Cakra langsung membalikkan tubuhnya dengan kaki kiri sambil mengangkat kaki kanannya.


Cakra benar-benar mengadu keberuntungannya saat ini, Cakra tidak tau apa yang akan dilakukan oleh perampok yang menyerang dari belakang.


*BHUAAK*


Spinning Heel Kick atau tendangan tumit berputar dari Cakra berhasil menghantam pipi lawannya terlebih dulu, sebelum Cakra tertusuk pisau lawannya itu.


Saat lawannya itu tersungkur ke samping, Cakra langsung mengarahkan moncong pistol GN-2 Premium kepadanya.


*DOR*


Perampok itu tewas dengan peluru bersarang di lehernya.


Cakra melompat kebelakang sebanyak tiga kali.


"Oi, kenapa beraninya dari belakang? Apa terlalu kuat untuk kalian?" Ucap Cakra sambil tersenyum sinis. "Dan, tinggal dua? Alah-alah, lemahnya~." Lanjutnya.


"Dasar b4jingan! Beraninya kau meremehkan kami!" Ucap salah satu perampok tidak terima.


"Bukan meremehkan, tapi memang kalian lemah! Hahahaha." Cakra tertawa lepas setelah mengucapkan hinaannya.


"Mati saja kau b4jingan!!!" Teriak perampok yang lainnya sambil berlari menuju Cakra dengan mengangkat pedangnya tinggi-tinggi.


*DOR*


Perampok itu jatuh dengan dada mengeluarkan darah.


"Sudah aku bilang, Kalau lemah ya lemah saja! Percuma pakai kata-kata kotor!" Ucap Cakra sambil mengangkat bahunya dan memiringkan kepalanya.


"Kau benar-"


*DOR*


Belum sempat perampok itu menyelesaikan kalimatnya, tiba-tiba saja ia tumbang tertembus peluru di keningnya.


"Benar-benar lemah, banyak omong doang." Ucap Cakra sambil menatap sinis kelima mayat perampok.


[Ding~ selamat tuan rumah berhasil membunuh lima manusia level Biru. Tuan rumah mendapatkan 2.500 poin Exp]


Bersambung......


Permisi, nolep numpang lewat, hehehehe.


Setelah Bab ini, My Project akan menulis RPG-7 menjadi PPG-7, hal ini dilakukan untuk menghindari plagiat nama atau produk. Kan nggak lucu kalau My Project dilaporkan karena dugaan pencurian nama atau merek.


My Project sebagai penulis "Modern System" mengakui jika terdapat banyak sekali kesalahan dalam penulisan. My Project mohon kepada para senior bisa sedikit membagikan ilmunya kepada penulis ceroboh ini.


Oh iya... My Project harap kepada para pembaca berkenan untuk memberikan


Like


Comment


Vote


Rating 5🌟


Subscribe


Eh... Tapi subscribe gak ada ya? Ya udah Favorit aja.

__ADS_1


__ADS_2