Modern System

Modern System
#20 Berpetualang Bersama


__ADS_3

Di dalam guild petualang, terlihat sosok Cakra dan Carissa sedang memilih misi yang sekiranya cocok untuk mereka berdua jalankan.


"Sayang, ini?" Ucap Carissa sambil menunjuk salah satu kertas yang terpampang di papan misi.


"Tidak." Ucap Cakra setelah membacanya.


"Kenapa tidak? Padahal ini cukup mudah." Carissa.


"Aku lebih memilih ini." Ucap Cakra sambil menunjuk salah satu kertas yang terpampang di papan misi.


"Itu terlalu bahaya." Ucap Carissa menolak.


"Tidak akan, asal kau bersamaku semuanya aman." Ucap Cakra meyakinkan.


"Tapi-"


"Sudahlah, aku akan selalu menjagamu." Tepat setelah Cakra mengucapkan kalimatnya, ia langsung mengambil kertas itu dan langsung dibawa ke meja resepsionis.


*****


Setelah melalui banyak prosedur melelahkan, akhirnya Cakra dan Carissa terlihat berjalan bersama menuju gerbang kota.


"Bukannya kau pengguna pedang? Tapi, kenapa tidak bawa pedang?" Ucap Cakra sambil terus berjalan.


"Yang kau maksud aku?" Ucap Carissa menggoda.


"Memangnya siapa lagi?" Cakra.


"Hehehe." Carissa tertawa kecil melihat Cakra. "Ehm.... Sayang ini gimana sih? Bukannya dulu kau menyuruhku untuk berhenti jadi petualang? Ya, aku buang semua benda yang berhubungan dengan petualang."


".... Lalu sekarang kau tanya, kenapa aku tidak bawa senjata? Dasar tidak jelas!" Ucap Carissa sambil memandang aneh Cakra.


"Apa-apaan pandanganmu itu? Apa kau menyalahkan aku?"


"Memangnya aku harus menyalahkan siapa lagi?" Carissa.


"Hah~ aku akan memberimu senjata setelah menyelesaikan misi ini." Ucap Cakra tidak tahan dengan tatapan mata dari Carissa yang terkesan menyalahkan.


"Janji!" Mata Carissa langsung berbinar setelah mendengar apa yang dijanjikan Cakra.


"Ya, janji." Cakra.


*****


Setelah Cakra dan Carissa berada cukup jauh dari gerbang kota, Cakra langsung berkata. "System, keluarkan motor!"


Cakra langsung menunggangi motor yang muncul di hadapannya. Begitu pula dengan Carissa, dengan bantuan Cakra, Carissa duduk di bagian penumpang atau belakang Cakra.


*BRUUUM*


*WHOOOOM*


Dengan bantuan maps dari system, Cakra langsung melaju dengan kecepatan tinggi menuju tempat dimana misinya akan berlangsung.


"Carissa, kalau boleh tau elemen mu apa?" Ucap Cakra sambil memperlambat kecepatan motornya.


"Air."


Setelah mendapatkan jawaban, Cakra kembali mempercepat laju motornya.


*****

__ADS_1


Di padang rumput yang sangat luas, Cakra dan Carissa turun dari motor Satria Fi-150. Mereka berdua mengamati keadaan sekitarnya.


"Sayang, serius kita mengambil misi ini?" Ucap Carissa dengan raut wajah takut.


"Serius." Ucap Cakra sambil menghidupkan rokok.


"Sekarang gimana caranya memancing mereka keluar?" Ucap Cakra dalam hati.


"Sayang, apa rencana mu sekarang?" Ucap Carissa sambil mendekatkan diri kepada Cakra.


"Aku akan memancing mereka keluar terlebih dulu." Tepat setelah Cakra mengucapkan kalimatnya, ia langsung membuka toko system untuk mencari pancingan apa yang sesuai untuk monster tikus raksasa.


*****


"Sayang, kau malah mau makan, disaat seperti ini?" Ucap Carissa antara terkejut atau kesal melihat Cakra yang tiba-tiba membawa sekarung keju yang sudah terpotong kecil-kecil.


"...." Cakra lebih memilih untuk tidak menjawab, Cakra langsung mengambil tindakan berupa menyebarkan seluruh keju-kejunya ke berbagai arah.


"Kenapa kau buang-buang makanan, sayang?" Ucap Carissa dengan nada tinggi karena tidak mengerti dengan pola pikir Cakra.


"Mau?" Ucap Cakra sambil menyodorkan sebuah keju ke mulut Carissa.


"Hah? .... Suapin!"


"Aaak!"


"Terima kasih." Ucap Carissa setelah memakan keju yang disuapin Cakra.


"Ehem, keju itu beracun." Ucap Cakra tanpa memandang Carissa.


".... Apa?! Sa-sa-sayang, kau serius?!" Ucap Carissa panik tidak karuan.


"Ya, aku serius, mana mungkin aku membuang cuma-cuma makanan yang masih layak dimakan?" Ucap Cakra sambil tersenyum puas.


"Racun yang aku gunakan bekerja sangat lambat, bahkan bisa saja setelah tiga jam baru bekerja. Jika kau bisa mengalahkan satu monster, akan aku beri penawarnya." Ucap Cakra saat melihat banyak sekali bentuk menyerupai tikus tanah tapi sangat besar sedang berusaha keluar dari dalam tanah.


"Sa-sayang, tidak mungkin!" Ucap Carissa tambah-tambah saat melihat sepuluh tikus raksasa setinggi tubuh manusia dewasa keluar dari tanah.


"Pilihanmu ada di tanganmu, jika kau mau bertarung aku akan membantumu, jika tidak ya sudah." Ucap Cakra sambil menegakkan tubuhnya untuk bertarung.


"...."


"...."


"A-aku tidak akan mati!!!" Carissa akhirnya memberanikan diri untuk berlari maju.


Carissa mengarahkan telapak tangan kanannya menuju salah satu tikus raksasa.


Sebuah lingkaran sihir muncul di depan telapak tangan Carissa. "Dewi Air, Serangan pertama : Jet Air."


Lingkaran sihir itu menembakkan air bertekanan super tinggi ke salah satu tikus raksasa.


*BHRUUS*


Tekanan air yang begitu tinggi membuat salah satu monster tikus raksasa terhempas beberapa meter ke belakang.


*****


Di lain sisi saat Carissa mengeluarkan skillnya.


"A-apa itu? Dari mana air itu berasal? Apa itu yang namanya skill?" Ucap Cakra dengan mulut terbuka lebar melihat aksi Carissa.

__ADS_1


[Kenapa tuan terkejut? Itu hanya skill


Tingkat B, bukankah tuan memiliki skill dengan Tingkat lebih tinggi?]


Cakra tambah tidak bisa percaya setelah mendengar suara dari system di kepalanya.


*****


Kembali ke Carissa.


"Bagaimana ini?!!!" Ucap Carissa sangat tidak senang, melihat skillnya sama sekali tak memberikan efek kerusakan berarti pada monster tikus raksasa.


Memang benar jika skill Carissa membuat salah satu monster tikus raksasa terhempas beberapa meter ke belakang. Tapi, sudah tak lebih dari itu. Monster itu bangkit kembali dengan hanya menerima luka ringan di bagian tubuh yang terkena semburan air bertekanan tinggi.


Monster tikus raksasa yang lainnya langsung menatap lawan mereka, yakni Carissa.


Kesepuluh monster tikus raksasa langsung menerjang Carissa secara bersamaan.


Carissa mengarahkan kedua telapak tangannya ke depan saat melihat salah satu monster tikus raksasa akan menyerangnya.


"Dewi Air : Pelindung."


Muncul perisai tepat di depan telapak tangan Carissa.


*BRUAAK*


"Aaach!!!"


Carissa terhempas cukup jauh kebelakang karena tidak kuat menahan serangan monster tikus raksasa.


Carissa berusaha mendarat dengan kedua kakinya dan mengimbangkan tubuhnya agar tidak jatuh.


"Hah, hah, hah, aku tidak akan kalah, aku pasti akan menang dan tetap hidup, masih banyak hal yang belum aku lakukan dengan Cakra." Ucap Carissa menyemangati dirinya sendiri meskipun sudah kelelahan.


*TAP... TAP... TAP...*


Carissa berlari maju kembali, sambil mengarahkan kedua telapak tangannya ke salah satu monster tikus raksasa.


"Dewi Air, Serangan Kedua : Double Jet Air."


Didepan masing-masing telapak tangan Carissa muncul sebuah lingkaran sihir. Masing-masing lingkaran sihir itu menembakkan air bertekanan super tinggi kearah target yang sudah ditentukan.


*BHRUUS*


Tekanan air yang begitu tinggi membuat salah satu monster tikus raksasa terhempas beberapa meter ke belakang, dan bagian tubuh yang terkena mengeluarkan darah.


Bersambung......


My Project sebagai penulis "Modern System" mengakui jika terdapat banyak sekali kesalahan dalam penulisan. My Project mohon kepada para senior bisa sedikit membagikan ilmunya kepada penulis ceroboh ini.


Oh iya... My Project harap kepada para pembaca berkenan untuk memberikan


Like


Comment


Vote


Rating 5🌟


Subscribe

__ADS_1


Eh... Tapi subscribe gak ada ya? Ya udah Favorit aja.


__ADS_2