
*SWUUUT*
Setelah menelan pil itu, keadaan Cakra nampak kembali segar seperti semula.
Cakra langsung melangkahkan kedua kakinya menuju lingkaran aneh yang muncul di lantai satu Menara Iblis.
Semua Pasukan Kebangkitan tentu saja langsung mengikuti Cakra dari belakang.
2
20
40
47
Puluhan tahun sudah dilalui Cakra di dalam Menara Iblis. Jumlah dan kekuatan Pasukan Kebangkitan kini juga semakin bertambah banyak dan kuat.
Monster iblis yang berada di lantai lebih tinggi memiliki kekuatan yang lebih dari lantai sebelumnya. Kekuatan monster iblis juga semakin bertambah saat mereka bangkit setelah ditumbangkan.
Hal itulah yang membuat Cakra cukup kewalahan meskipun Pasukan Kebangkitan memiliki jumlah dan kekuatan yang lebih besar dari pada sebelumnya.
Setelah menyelesaikan dan membangkitkan seluruh monster iblis yang berada di lantai 47, Cakra langsung masuk ke pintu atau portal yang akan membawanya ke lantai selanjutnya, lantai 48.
"A-apa?" Ucap Cakra ternganga tidak percaya ketika melihat pemandangan yang ada di lantai 48.
Lantai 48 memiliki pemandangan dan suasana yang sangat berbeda dari lantai-lantai sebelumnya. Lantai 48 memiliki pemandangan seperti perbukitan hijau. Angin yang berhembus di lantai 48 juga sangat menenangkan suasana.
"Ada kopi nggak?" Ucap Cakra sambil membentangkan kedua tangannya untuk menikmati udara segar seperti saat ini.
"Hah~" Cakra menghela nafas panjang. Dan sesaat kemudian, Cakra merogoh kantong hoodie-nya.
"Huh~" Cakra menghembuskan asap rokok sambil duduk dengan kedua kaki lurus.
"Grrrrr!!"
Disaat suasana lagi tenang-tenangnya, tiba-tiba terdengar suara yang sangat keras.
"Grrrrr!!"
Kedua mata Cakra terbuka selebar-lebarnya melihat sosok naga berwarna merah menyala, tinggi 41 meter, panjang dari ujung kepala hingga ujung ekor mencapai 87 meter, dan bentangan sayap 70 meter. Muncul dan berada sekitar 1 kilometer dari hadapan Cakra.
"Se-serius itu naga?" Ucap Cakra sambil berusaha berdiri.
"Auuuu!!!"
"Grrrrr!!"
Tiba-tiba saja seluruh Pasukan Kebangkitan mengaum sangat keras.
"Baiklah." Cakra benar-benar sudah percaya karena seluruh pasukannya sudah bersiap bertempur.
"System, PPG-7 dengan proyektil PAG-7VS."
Cakra langsung mengambil PPG-7 yang muncul dihadapannya.
"Kalau jarak segini tidak akan sampai." Ucap Cakra mengira-ngira.
"Grrrrr!!"
"Eh, b4ngke'!!!" Teriak Cakra mengutuk saat melihat ratusan ribu naga kecil dan burung-burung besar terbang di dekat sang naga utama.
Senjata PPG-7 yang dibawa oleh Cakra memang mampu melawan naga. Tapi apakah yakin jika PPG-7 mampu melawan ratusan ribu naga dan burung yang terbang dan bermanuver hebat di udara?
"System, aku beli senapan SPR-2 dan modifikasi agar tak pernah kehabisan peluru!"
SPR-2 adalah senapan penembak runduk anti material. SPR-2 diproduksi oleh salah satu perusahaan militer Indonesia. SPR-2 mengusung peluru dengan kaliber 12.7 x 77 mm, dan jarak jangkau mencapai 2 kilometer. Dengan peluru sebesar itu, SPR-2 mampu menjebol dinding baja setebal 10 mm.
__ADS_1
[Ding~ pembelian dan modifikasi berhasil. Poin tuan rumah berkurang : 2.500 poin untuk pembelian dan 100 poin untuk modifikasi]
"Keluarkan dan simpan PPG-7!"
Melihat ratusan ribu naga kecil dan burung-burung mulai terbang mendekat, Cakra langsung mengambil SPR-2 yang muncul dan melayang dihadapannya.
Cakra mengangkat SPR-2 dan.
*DOR*
Hanya orang bodoh yang menggunakan senapan penembak runduk jenis anti material dengan berdiri. Tidak hanya berat, tapi recoilnya juga sangat besar.
Cakra langsung terjungkal kebelakang setelah menembak menggunakan SPR-2.
"B4ngke'! System, hilangkan recoilnya!" Ucap Cakra sambil berdiri kembali.
[Modifikasi SPR-2 dimulai]
[10%.... 50%... 100%]
[Modifikasi berhasil]
[Poin tuan rumah berkurang 100 untuk jasa modifikasi]
Cakra langsung mengangkat kembali SPR-2 setelah mendapatkan notifikasi system. Cakra membidik salah satu naga dengan teropong yang terpasang.
*DOR*
Peluru yang ditembakkan Cakra, berhasil menjatuhkan naga kecil itu.
Cakra langsung mengarahkan senjatanya ke salah satu naga yang seperti mengumpulkan energi di depan mulutnya.
*DOR*
Tepat setelah Cakra menembak, tiba-tiba saja tubuh Cakra didorong oleh salah satu pasukannya.
*WHUUUK*
Cakra segera mengambil SPR-2 dan langsung mengarahkan senjatanya ke naga itu.
*DOR*
****
Pertempuran kali ini malah bisa disebut sebagai Cakra dan Pasukan Kebangkitan berburu burung. Cakra dan seluruh pasukannya harus menghadapi lawan yang sangat tangguh di udara.
Mayoritas senjata yakni pedang sangat-sangat tidak berguna untuk menghadapi lawan yang dapat terbang dan bermanuver di udara.
"System, PPG-7 dengan proyektil PAG-7VS." Ucap Cakra yang menunggangi Galang sang monster serigala untuk mendekat ke sang naga utama.
Cakra langsung memanggul PPG-7 di pundak kanannya.
Cakra menekan picu atau pelatuk PPG-7.
*JHUUUS*
Booster atau propelan proyektil PAG-7VS meledak di dalam tabung peluncur PPG-7. Ledakan booster mendorong PAG-7VS meluncur ke depan dengan kecepatan sekitar 115 meter per detik.
Saat PAG-7VS terlontar keluar sirip lipat yang sebelumnya berada di booster langsung terbuka.
Roket pada sustener motor PAG-7VS langsung menyala saat sudah berada sekitar 11 meter dari Cakra. Granat PAG-7VS terus meluncur menuju sang naga utama.
*DHUAAR*
Ledakan pertama PAG-7VS terjadi di leher kanan sang naga utama.
*DHUAAR*
__ADS_1
PAG-7VS meledak kembali dan langsung menusuk sang naga utama dengan aliran jet logam panas.
"Grrrr!!!" Auman sang naga utama.
Cakra tidak berhenti sampai disitu saja, Cakra terusan menghujani sang naga utama dengan granat berpeluncur roket PPG-7 proyektil PAG-7VS.
*JHUUUS*
*DHUAAR*
*DHUAAR*
Kobaran api PAG-7VS semakin lama semakin menghanguskan sang naga utama.
Naga itu menghadapkan kepalanya ke langit.
"Grrrr!!!"
*WHUUUK*
Sang naga utama menyemburkan api dari mulutnya. Semburan api itu begitu tinggi hingga menyentuh ketinggian 50 meter.
*DHUAAR*
Ledakan besar terjadi tepat di kepala sang naga utama.
*DHUAAR*
Tubuh sang naga utama mulai tidak imbang, setelah mendapatkan ledakan dan tusukan aliran jet logam panas untuk yang kesekian kalinya.
*BRUAAK*
Sang naga utama akhirnya berhasil ditumbangkan untuk yang pertama kali setelah memakan waktu berbulan-bulan.
"Hah.... Hah.... Hah...." Cakra yang duduk di punggung Galang sambil terus menatap tubuh sang naga utama, terlihat jika ia sangat kelelahan dengan pertempuran kali ini.
"Grrrr!!!"
Sang naga utama bangkit kembali, dan kali ini kekuatannya lebih besar dari pada sebelumnya.
Cakra langsung merespon bangkitnya sang naga utama dengan langsung membidiknya menggunakan PPG-7 proyektil PAG-7VS.
*JHUUUS*
Galang langsung berlari tepat setelah Cakra menembakkan granat berpeluncur roket PPG-7.
Bersambung......
My Project sebagai penulis "Modern System" mengakui jika terdapat banyak sekali kesalahan dalam penulisan. My Project mohon kepada para senior bisa sedikit membagikan ilmunya kepada penulis ceroboh ini.
Oh iya... My Project harap kepada para pembaca berkenan untuk memberikan
Like
Comment
Vote
Rating 5🌟
Subscribe
Eh... Tapi subscribe gak ada ya? Ya udah Favorit aja.
__ADS_1