
Tempat ini juga harus dipasangi tali bel untuk berkomunikasi dengan para pelayan, pikir Trevor.
Ia juga harus memikirkan masalah tempat tinggal para pelayan yang sekarang mejadi sarang burung jalak.
Ia harus mengasapi tempat itu untul mengusir burung-burung tersebut, lalu menguncinya sebelum udara dingin musim gugur kembali, meskipun cuaca musim panas tahun ini juga tidak begitu hangat.
"Bagaimana pendapat Anda, My Lord?" tanya sang agen properti.
"Menggoda," aku Trevor sambil tersenyum penuh sesal.
Rumah ini memiliki rangka yang bagus. Fondasi batu yang kokoh, dan kayu-kayu yang melapisi lantai di rumah itu masih cukup kuat terlepas dari usia rumah itu.
__ADS_1
Atapnya tentu saja butuh diganti, khususnya yang terletak di sayap barat, yang sebagian besar sudah runtuh.
Sepertinya ia akan mengeluarkanu uang lebih banyak dari yang diperkirakannya, tapi lokasi Grange yang terletak di puncak bukit ini memiliki pemandangan yang unik dan indah, dan tempat ini hanya empat setengah jam dari London.
Tempat ini mungkin dapat menjadi temlat yang luar biasa indah, pikir Trevor, menoleh ke sekeliling, sambil berkacak pinggang.
Trevor bukan orang yang suka bersikap spontan, namun saat ini ia tergoda untuk membeli tempat ini sekarang juga dari pada harus menjalani kebiasaan lamanya, menunggu beberapa hari untuk merenung sebelum memutuskan.
Di sini, jauh dari pandangan orang-orang yang selalu memperhatikannya dan beban yang harus ditanggungnya karena tiba-tiba menjadi selebritas konyol, semua orang menginginkan dirinya pada akhirnya mungkin akan melupakan keberadaannya.
Sebuah surga yang ideal bagi seorang pria yang tidak menginginkan hal lebih selain dibiarkan sendiri.
__ADS_1
Mungkin di tempat yang damai ini ia bisa melarikan diri dari sosoknya sendiri yang terbentuk akibat tugas-tugasnya selama ini, karena Trevor sama sekali tidak bangga pada beberapa tugas yang diperintahkan Ordo kepadanya.
Itulah sebabnya ketenaran mereka yang tiba-tiba ini menjadi suatu hal yang tidak dapat Trevor terima.
Ia merasa terekspos. Selama ini ia sudah sangat berhati-hati untuk merahasiakan sisi gelap kehidupannya dari dunia luar. Dari Laura. Dari keluarganya. Dari masyarakat. Dari teman-teman ayahnya di White's.
Hanya saudara-saudaranya di Ordo yang benar-benar mengetahui dirinya yang sebenarnya.
Tapi di sini, di negeri antah-berantah ini, Trevor dapat menjadi dirinya sendiri, tanpa ada seorang pun yang akan mengganggunya. Tidak ada seorang pun yang akan terlalu dekat dengannya. Dan mungkin luka-luka di dalam jiwanya yang terpukul, dapat mulai pulih dengan sendirinya dari segala bayangan-bayangan mengerikan yang didalamnya selama perang.
Akhirnya, dengan ruang yang cukup untuk bernapas, Trevor mungkin bisa berpikir akan jadi apa dirinya sekarang setelah ia sudah tidak lagi terikat pada tugasnya sebagai pembunuh yang terlatih dan mata-mata.
__ADS_1
Membangun kembali estat pertanian yang sudah lama terbengkalai mungkin akan membuthkan waktu bertahun-tahun, dan merupakan sebuah komitmen yang serius yang membutuhkan waktu, uang, dan usaha keras.