My Notorious Gentleman

My Notorious Gentleman
#32


__ADS_3

Miss Calpurnia Windlesham jelas sekali menganggap dirinya sendiri sebagai gadis yang menawan. Namun tidak demikian halnya dengan Trevor.


Tentu saja, Calpurnia adalah gadis yang berani, riang, memesona, dan cukup cantik untuk membodohi banyak pemuda, namun gadis itu terlalu mengingatkan Trevor akan seseorang yang dulu pernah sangat dikenalnya, karena itu ia langsung merasa tidak senang saat melihatnya.


Apa sebenarnya yang ada dalam pikiran gadis konyol ini hingga dengan berani-beraninya mendatangi seorang pria asing sendirian di tempat yang sepi seperti ini, Trevor sama sekali tidak mengerti.


Ada di mana orang tuanya? Apakah gadis itu tidak punya pendamping?


Trevor hanya tau ia ini tidak akan dekat-dekat dengan gadis licik itu. Ia menjaga jarak yang aman dan sepantasnya dengan gadis ini, hanya setengah mendengarkan celotehannya dan bertanya-tanya dalam hati apakah gadis ini akan menjadi masalah yang harus ia pertimbangkan saat memutuskan untuk membeli Grange.


Namun kemudian, sebuah pemandangan yang menyenangkan terlihat sedang berjalan bergegas dari kejauhan di jalanan pedesaan yang berdebu.


Grace akhirnya datang.


Senyuman tidak biasa yang sama dari beberapa saat sebelumnya kembali menghiasi wajah Trevor sementara ia memperhatikan temannya yang cantik sedang berjalan mendekat.


Entah kenapa, Trevor langsung paham kalau Miss Kenwood datang untuk menyelamatkan dirinya dari gadis pengganggu ini, bukannya justru sebaliknya, tapi gadis cilik yang berjalan bersama wanita itu memperlambat langkahnya.

__ADS_1


Dari yang Trevor lihat, gadis kecil yang bersama Grace itu pasti minta di gendong, karena kemudian Grace mengangkatnya dan berjalan lebih lambat karena harus menggendongnya.


Trevor tergoda untuk mendekati Grace dan membantunya menggendong gadis kecil itu.


Miss Windlesham kemudian berbalik untuk melihat apa yang sedang Trevor perhatikan. Gadis itu menampilkan senyuman congkak di wajahnya.


"Aku tau dia pasti akan datang."


"Siapa itu?" tanyabTrevor polos, tidak dapat mengendalikan dirinya. Tabiat yang tak dapat dikendalikannya, kembali bersikap seperti mata-mata dengan mengumpulkan informasi mengenai orang yang dimantinya.


"Itu Miss Kenwood," jawab gadis pirang itu. Kemudia ia mengerutkan hidung kecilnya dengan gaya yang terlalu dibuat-buat.


Trevor pura-pura menyipitkan mata ke arah kejauhan.


"Miss Kenwood...?"


"Perawan tua putri Pastor Kenwood."

__ADS_1


"Perawan tua?" tanya Trevor tiba-tiba, menatap Miss Windlesham dengan terkejut. Tapi ia langsung mengerti.


Wah, kau adalah makhluk kecil yang jahat, ya? Oh, ya, trevor sangat mengenal jenis wanita semacam ini, wanita kompetitif yang tidak ragu untuk menusuk dari belakang seseorang yang dianggapnya sebagai saingan.


Miss Windlesham mengangguk, raut wajahnya tampak menunjukkan rasa simpati.


"Wanita malang, usianya sudah dua puluhh lima dan masih belum ada yang menimangnya."


Lihat saja nanti, pikir Trevor, makin merasa jengkel dengan Miss Windlesham. Tapi gadis ini mungkin tau sesuatu yang penting. Misalnya kenapa sampai saat ini Grace masih beluk menikah.


"Ya," gumam Trevor hati-hati.


"Seingatku, kami memang bertemu sebentar di London. Tapi aku tidak sempat banyak berbicara dengannya."


Miss Windlesham terkikik, bergerak makin depan ke samping Trevor, sambil melihat kedua orang yang sedang menghampiri mereka.


"Jika kau baru sekali bertemu dengan Grace di London, tidak heran kalau kau tidak mengingatnya. Dia bahkan tidak berbicara sepatah kata pun. Dia benci pergi ke London, kau tau. Dia sama sekali bukan orang yang senang berkumpul dengan kalangan bangsawan."

__ADS_1


"Kenapa memangnya?"


__ADS_2