Nion

Nion
#KETIGA BELAS# #NION#


__ADS_3

Para remaja itu pun berhenti adu mulut ketika bel menandakan masuk. Tetapi tiba tiba ada pengumuman dari mikropon sekolah.


"Para guru diharapkan untuk berkumpul di ruang guru dan anak anak boleh pulang kecuali anak UKS"


Nia, Risa dan putri pun langsung mengambil tas dan mereka segera pergi, tapi Dion mencegah Nia dan menarik tangan Nia.


"Nia lo pulang sama gua lagi yah" Ajak Dion sambil menarik tangan Dion.


Nia yang merasa tidak dirugikan pun mengangguk angguk


"Hm" Ucap Nia singkat.


Sepasang remaja itu pun pergi. Saat dijalan, tiba tiba saja Nia itu berkomentar, kalian tau komentar nya apa?, komentarnya yah itu tentang apa yang dipikir kan Nia semalam. Dasar Nia, suka banget mencampuri urusan orang.


"Ion kau itu kan kaya tapi kok nggak mau sih berfashion" Komentar Nia.


Dion pun menjawab. "Gue sih mau banget, kepingin banget malah, tapi gue nggak ada yang mau nemanin" Jawabnya dengan jelas.


Nia mendengarnya kasihan dan menawarkan sesuatu. "Kolo aku yang nemani kau mau nggak?" Tawar gadis itu dengan ikhlas.


Dion yang mendengarnya pun langsung menerimanya dengan semangat.


"Lo mau nemani gua ketukang pangkas sama ke mall?, sekalian ke optical" Tanya Dion sebelum menerimanya.


Nia pun mengangguk angguk


"Hmmm"


Tiba tiba Dion berteriak semangat.


"Hore akhirnya gua akan mengubah gaya gua" teriaknya dengan bahagia.


Nia yang melihatnya hanya tersenyum senang karena Nia akan selalu bahagia jika melihat teman nya bahagia.


Mereka akhirnya sampai di rumah Nia. Dion pun menyuruh gadis itu cepat cepat ganti baju.


"Cepat donk ganti baju sana" Perintah Dion.


Mendengar perintah Dion yang sangat heboh malah bikin Nia kesal.


"Sabaran sikiit napa" Kesal gadis itu.

__ADS_1


Nia langsung bergegas mengganti baju nya dan memakai baju kaos dan celana lee, gadis bernama Nia itu pun keluar dan Dion yang menatapnya tersenyum manis.


"Lo itu tomboi banget ya"


Nia hanya tersenyum dan mereka pun langsung bergegas berangkat.


Melihat Dion belum ganti baju, Nia pun bertanya. "Ion, kok nggak kerumah mu? kok langsung ke mall? kau gak ganti baju luan atau ngambil uangnya? dirumah mu" Tanya Nia yang heran.


Dion tertawa mendengarnya


"Hahaha ngapain ribet, kan ada ATM" Jawab pria itu dengan gampang.


Nia pun mengangguk angguk mengerti. Setelah lama naik sepeda akhirnya mereka sampai di mall. Jarak rumah mereka kemal tidak terlalu jauh, hanya kira kira kurang lebih 1KM.


Nia hanya melihatin Dion membeli sepatu dan baju lumayan keren dan Dion membeli jam tangan juga peralatan sekolahnya. Nia hanya diam duduk.


Tiba tiba Dion menyuruh Nia untuk mengambil sesuatu yang Nia suka dari mall.


"Nia ambil apa yang kamu mau" Ucap Dion dan menatap ke Nia.


Tentu saja Nia menolaknya.


"Nggak deh"


Nia yang melihatnya bergidik negeri, "kau boros banget Ion" Nasehat Nia.


Dion pun tersenyum


"Baru empat juta, asal kamu tau yah, sebenarnya belanjaan ku habisnya 250 juta, tapi aku bayarnya 4 juta, karena ATM yang ku bawa isinya segitu" Jawab Dion sejujurnya.


"Kok mereka nggak mengurangi barang yang kamu beli,?" Tanya gadis itu heran.


"Nih lo lihat struk bayarannya" Dion memberi struk bayarannya kepada Nia, Nia yang langsung melihat total nya langsung menatap kearah Dion heran.


"Nanti Bokap gue yang bayar sisahnya, Bokap gue terkenal disini" Lagi lagi Dion menjelaskan ke gadis yang tomboy tapi udik. Haaa.


Mereka pun pergi tempat tukang pangkas dan rambutnya Dion di tata rapi dan setelah itu mereka ke Optical untuk melepas kacamata Dion. Dan akhirnya mereka pulang, setelah badan terasa pegal.


"Nia kamu mau kerumah ku atau langsung pulang?" Tiba tiba Dion bertanya ke Nia.


Nia pun langsung menjawab

__ADS_1


"Dah jam 6 Dion, aku harus pulang deh, besok kan hari minggu, aku besok aja kerumah mu!"


Dion pun mengangguk angguk mengerti.


"Betul yah, itu janji mu! dan besok kau harus betul betul datang, ku jemput jam 1 siang yah"


Nia mendengarnya langsung pusing, karena bawel Dion akan kumat lagi.


"Iyah iyah bawel"


Dion pun tersenyum.


"Untung aku nya itu dah minum obat sakit perut tadi, jadi nggak sakit lagi perut ku kalau nggak? bisa ku karate juga ni orang banyak banget deh bacotanya" Kesal Nia dalam hatinya.


Sesampai dirumah akhirnya Nia pun turun dari sepedanya Dion. "Makasih Nia yang baik dan cerewet"


Nia pun menjawab


"Sama sama Dion bawel, yaudah sana kau pulang" Usir Nia bercanda.


"Idih galak amat nih, mau ngajak masuk kerumah nih" Ujar Dion yang bercanda.


"Nggak boleh, rumah ku lagi nggak menerima tamu!" Ketus Nia dengan tersenyum.


"Judes banget sih jadi orang?, dasar cerewet" Ejek Dion kearah Nia.


"Masa bodoh" Jawab Nia.


"Dah deh, sana sana, bosan gua lihat lo" Nia mengusirnya.


Dion komentar kata kata Nia.


"Tumben ngomong lo? biasa kasar banget aku kau" Ucap Dion ngeledek Nia.


Nia yang mendengarnya malah membuat dirinya makin judes ngomong.


"Bodoh amat, kau pulang aja sana" Ketus Nia.


Dion yang merasa lelah berantem dengan cewek pun langsung pamit pulang.


"Dah, gue pulang yah cerewet" Ucap Dion.

__ADS_1


#sampai sini aja duluh ya maaf kolo nggak nyambung jangan lupa like dan coment#


__ADS_2