Nion

Nion
#31# "Teringat"


__ADS_3

Pada hari ini Nia sedang mengerjakan PR nya yaitu mencatat seni, dari halaman 25-38, banyak banget?? yah emang, tapi itulah bu Friska yang selalu memberi pekerjaan mencatat.


"Haduh capek banget, untung aja dah siap, semuanya dah siap tinggal masukkan roster yang dah di kumpul ke tas" Batin Nia, namun.........


 


**SESAAT SEJENAK**


 


"Kok kau tiba tiba gemetaran, apa kau malu yah?" Tebak Nia dan memiliki ide "Jawab dong, atau nggak aku teriak nih, kalau kau gemetaran ku ajak ngomong".

__ADS_1


"Iya iya gue ngoming" Ketusnya kesal "Ngesalin amat sih, gue kalau pertama kali ngomong sama orang akan gemetaran" Jawabnya kesal.


"Hahahahahahahha" Tawa Nia dengan kencang membuat orang orang melihat kearahnya, merasa dilihati Nia pun diam dan menunduk malu.


"Lo sih ketawanya deras banget" Ketus Dion kesal, "Tapi lo janji jangan ngomong kesiapa siapa yah" Pinta Dion.


Nia yang mengenangnya terukir senyuman dibibir kecil dan merahnya itu "Mau kau sejahat itu sama kU Ion, aku gak bisa lupa masa masa lucu mu, masa masa kita bersama, aku tau kok kalau sebenarnya kamu itu masih baik sama ku" Lagi lagi senyumnya terukir "Tapi kenapa coba kamu harus pacaran sama cewe centil itu?, gara gara dia kamu itu berubah" Kini yang keluar adalah berlian dari mata seorang gadis itu, berlian yang sangat berarti.


"Semenjak kamu kenalan sama dia lah kamu itu, berubah, tapi yaudahlah, aku yakin kamu masih sama, buktinya aja kamu masih belain aku, padahal hubungan kita masih renggang" Nia pun mengusap air matanya.


Nia pun langsung memasukkan rosternya, setelah memasukkan rosternya, dia melihat gelang Lita ada di dalam kantong tasnya, dimana dompetnya yang didapatkan kemarin, dan menuduh Nia pencurinaya.

__ADS_1


"Jadi ini caramu untuk membuat ku malu" Kesal Nia dalam hatinya, "Lihat aja besok" Ancam Nia dalam hatinya.


"Yah tuhan, kenapa banyak banget masalah datang padaku, dimana aku yang dulu ingin menjadi cepat dewasa namun kini aku ingin menjadi seorang anak kecil, yang belum mengenal masalah, karena ini sangat menyakitkan" Ucap seorang gadis didalam hatinya.


"Kenapa? kenapa harus ada orang yang jahat didalam kehidupanku? apa aku pernah mengganggu mereka?" Begitu banyak yang ada dalam pikiran dan hati yang sedang lelah.


"Kenapa aku harus seperti ini?" Tanya gadis remaja itu lagi dengan penuh tanya.


"Kenapa aku lagi lagi dibuat menangis?, kenapa lagi lagi dilukai, maksud ku sangat tidak ada berbuat jahat atau tidak baik padanya, dan kamu Dion, pasti kamu tau hal ini tapi kamu pura pura gak tau kan" Seorang gadis kecil itu bertanya tanya, dan asal asal menuduh orang.


Entah Dion tau atau tidak seharusnya dia harus memastikan, jangan asal menuduhnya karena dia akan menimbulkan masalah bagi dirinya sendiri, begitu juga pada Dion.

__ADS_1


"Udahlah Nia, kamu gak cape apa? gara gara dia kamu terus nangis gini" Ucap Nia pada dirinya "Lupakan masa lalu, karena satu langkah kamu maju akan ada seribu langkah yang akan kau dapatkan itu, karena yang kamu anggapngkah kecil, bisa menjadi langkah besar kedepannya.


"JANGAN LUPA BAHAGIA, TETAP SENYUM"


__ADS_2