
Nia melihatin ruang kelas dan ternyata isinya tidak ada Dion, Nia pun keluar untuk mencari Dion, sampai akhirnya gadis bernama Nia itu pun mendapatkan sosok nya di taman belakang sekolah yang agak sepi, tentunya Nia gugup namun Nia berusaha untuk menghilangkan kegugupan di depan pria bernama Dion dan Nia pun mulai mendekat, Tapi langkah nya terhenti karena Jason dan kedua anak buahnya mendekati Dion dan mengompas uang Dion, Nia yang melihatnya pun langsung berlari untuk mencegah.
"Eh Jason, kau itu nggak ada kapok kapok nya yah, mau cari masalah sama ku lagi? hah?" Tanya Nia menantang.
Jason dan kedua anak buahnya mundur dan agak menjauh dari gadia tomboy itu dan Dion, tapi Dion malah mendekat pada Jason dan memberi uang nya kepada Jason.
"Jason ni nah setoran ku"Ucap Dion mantan gaya cupu.
Jason mengambilnya dan pergi, Nia sangat kesal padanya, Dion acuh tak acuh banget sekarang, dia pergi begitu aja.
Nia memanggilnya
"Dion kau gimana sih" Ucap gadis itu kesal.
Tapi dia tidak mendengar kata kata Nia, dia tetap berjalan hingga Nia terpaksa menarik pergelangan tangannya "Dion kau itu kok nggak menghargai banget sih?, aku ngomong di cuekin, aku tolongin malah ditolak, aneh" Jawab Nia mengeluarkan emosinya.
__ADS_1
Dari tadi Nia ngoceh, akhirnya Dion baru mau berbicara "Sekarang maksud loh itu mau dihargai??" Ucapnya menatap gadis didepannya dengan tatapan kosong.
Nia mendengarnya nggak habis fikir, suer. "Bukannya mau dihargai, hanya saja anggap aku ada plis, aku tau aku salah, aku minta maaf" Ucap Nia.
Dion berkata dengan kesal "Enak banget yah bilang maaf nya setelah nolak yang kuberi, kata kata yang kasar lo cuman bilang maaf, gampang banget lo yah" Ucap Dion kesal.
Nia hanya menggeleng dan tanpa sadar gadis itu mengeluarkan air bening seperti berlian dari air matanya "Bukan gitu Ion, aku dah bilang kalau aku itu berbicara nya emang kasar, dan aku juga minta maaf karena aku tau aku salah, dan aku nggak tau mau berkata apalagi Ion, aku hanya bisa minta maaf" Ucap Nia dengan nada khas orang sedang menangis, kan dianya sedang menangis.
Dion diam dan melangkah kan kakinya pergi tapi langkahnya terhenti karena ucapan Nia.
Setelah Nia berbicara lalu gadis itu pun pergi dan langsung menghapus air matanya dari pipi cabi dan berbalik badan ingin kekelas tapi tanpa sengaja gadis itu menabrak anak baru kelas 9-1 tersebut
Dia pun berkata
"Lo Nia kan??" Ucap anak baru itu.
__ADS_1
Nia pun heran kenapa dia dari tadi selalu menanyakan namanya "Iya, emangnya kenapa, kau selalu bertanya?" Tanya gadis itu heran.
Pria itu tersenyum manis dan berkata "Namaku Raka, aku murid bimbel ayah mu" Ucapnya pada Nia.
Nia pun hanya bisa cuek bebek "Terus urusannya apa sama ku?" Tanya nya dengan malas.
Pria bernama Raka itu malah tersenyum "Idih malah makin jutek, kenapa lo? nangis? kalau papa mu bilang kamu itu jagoannya tapi kok nangis sih?" Ucap pria itu meledeknya.
Nia pun jadi tersipu malu "Apaan sih, siapa yang nangis, lagi pula kau kenapa kepo banget? dan tadi sama teman ku jutek banget?" Tanya Nia melihatnya.
Pria itu hanya diam dan Nia merasa lagi badmood pun pamitan pergi "Yaudahlah, aku mau kekelas dulu bay" Pamit Nia.
Nia pun kekamar mandi luan untuk mencuci muka agar tidak terlihat habis nangis setelah itu Nia baru ke kelas dan sesampai dikelas mareka berdua bertanya "Gimana lancar?" Risa duluan bertanya lalu Putri
"Dia mau maafin?" Tanya kedua sahabat Nia yang selalu kepo.
__ADS_1
Namun Nia hanya menggeleng lesuh .