
Dan mereka yang melihat ekspresi Nia, hanya berkata "Sabar Nia" Melihat reaksi Nia mereka dah tau apa jawab nya, Nia juga harus berusaha tampak bahagia karna Nia nggak mau teman teman nya sedih.
Nia pun langsung mengambil pembicaraan yang lain "Kalian datang yah, soalnya
besok aku kan ulang tahun jadi dirayakan, kalian datang yah dan ini suratnya tolong sebarin ke orang terdekat yah ok" Ucap Nia membuat senyum palsunya.
Risa pun menggeleng heran melihat sahabatnya bernama Nia "Nia Nia tadi mulai lesuh ini malah nampak semangat" Ucap Risa menatap sahabatnya penuh kebanggaan.
Putri pun tersenyum, setelah lama mengobrol akhirnya bel pulang pun berbunyi, kedua sahabt Nia pun pulang sedangkan Nia seperti semalam pulang sendirian nggak kayak kemarin kemarin yang selalu bersama Dion. Setelah lama berjalan, akhirnya Nia pun sampai di rumah nya, Nia pun disambut oleh papa dan mamanya.
"Nak Nia ganti baju ya biar kita ke mall" Ucap ibu Nia yaitu Mirna.
"Siap mah, pah" Ucap gadis itu.
__ADS_1
Gadia itu pun mengganti baju nya dan setelah mengganti baju mereka langsung pergi ke mall dan mall itu mall yang sering Nia jalani bersama Dion, dimana Nia yang selalu mengawani Dion untuk berbelanja, Nia rindu masa masa itu, padahal baru semalam.
Nia dan orang tuanya pun masuk dan memilih baju juga sepatu dan peralatan untuk besok, setelah memilih baju dan sepatu Nia pun langsung duduk tempat biasa yang Nia duduki saat Nia menemani Dion berbelanja dan air mata gadia itu pun terjatuh, gadis itu yang langsung menyadarinya, dengan cepat Nia menceka air mata nya, Nia pun langsung bergegas ingin pergi, tapi tiba tiba Nia terkejut melihat Dion ada disini dengan sosok wanita yang sangat cantik dia putih, tinggi dan mancung, rambut yang pirang panjang dan bodi yang indah rasanya Nia iri padanya karena dia cantik dan mereka sangat serasi.
Nia mendekati Dion
"Hkm pantesan nggak mau berteman sama aku dan kedua sahabat ku karena ada teman baru? teman apa pacar? selamat yah" Ucap Nia yang tiba tiba marah gak jelas.
Nia langsung pergi dan meninggalkan mereka dan Nia sengaja menyenggol cewek itu. Nia merasa badmood, gadis itu pun pamitan pada papa dan mamanya untuk pulang lebih awal.
Mamah dan papa Nia pun mengizinkan nya. "Yaudah hati hati yah nak istirahatlah dirumah" Ucap orang tua Nia.
Nia pun pergi dan sesampai dirumah Nia masuk kekamar dan menumpahkan air mata nya, Nia kecewa dan sangat merasa kesal, gadis itu hanya berfikir kalau dirinya itu orang terbodoh yang selalu ingin membuat status sahabat tapi hati ingin memiliki, Nia juga hanya berfikir jika Dion itu tidak ingin bersahabat dengannya, gimana ingin menjadi kekasih Dion, dan apalagi ada cewek yang secantik tadi? bagaimana mungkin Nia bisa menggapainya.
__ADS_1
Setelah lelah menangis Nia pun terlelap tidur.
Nia tertidur setelah raga lelah dan hati menangis, dan itu sangat menyiksa batin nya.
Pagi pun tiba Nia bergegas ingin berangkat sekolah dan mama juga papa Nia mengucapkan selamat ulang tahun kepada anak tunggalnya itu "Happy birth day nak semoga panjang umur sehat selalu" Ucap orang tua Nia.
Mereka sekeluarga pun berpelukan dan Nia langsung permisi untuk berangkat sekolah.
"Pah mah Nia berangkat dulu yah nanti telat loh" Ucap Nia pada kedua orang tuanya.
Papa mama Nia pun melepaskan pelukannya dan mengjinkan Nia berangkat dan setelah sampai sekolah Nia yang biasanya langsung kekelas kini memilih untuk keperpustakaan yang lebih tenang dan Nia pun masuk dan mencari buku komik lucu agar agak terhibur dan setelah lama mencari akhirnya gadis itu menemuinya dan Nia yang ingin bergegas mengambilnya tapi ada yang mengambilnya dan gadis itu teriak.
"Woi tunggu bukunya" Teriak Nia.
__ADS_1
Lalu pria itu berhenti dan agak memelankan suaranya "Ssstt diam ini perpustakaan nggak boleh ribut" Ucapnya berbisik.