
Dita tak bisa mengalihkan pandangannya dari bayi yang berada di dekapannya. Ia sungguh tak menyangka bayi itu sangat cantik dan juga membuat Dita selalu terpaku dengan kecantikan yang dimiliki oleh anaknya.
Ia bak melihat bidadari kecil yang tengah datang ke dunia sambil menghibur dirinya. Clarissa juga merasakan hal yang sama pada bayi yang baru saja dilahirkan oleh Dita.
"Dia benar-benar sangat cantik," ucap Clarissa yang tak bisa mengalihkan pandangannya dari bayi tersebut.
Sementara itu Simon hanya diam menatap bayi itu. Bukan dirinya tidak senang akan tetapi bayi tersebut sangatlah mirip dengan seseorang teman di masa lalunya.
Clarissa juga tahu tapi ia tak peduli yang penting cucunya lahir dengan normal dan juga sangat sehat. Apalagi dia sangat cantik.
"Bunda, kau ingin memberikan namanya apa?" tanya Dita sambil menatap anak yang berada di dalam dekapannya.
Clarissa mengerutkan kening. Wanita itu menatap ke arah Dita dengan tidak mengerti. Ia sama sekali tak ada niatan ingin memberikan nama karena ia pikir Dita telah menyiapkan naka untuk anaknya telah jauh-jauh hari.
"Ini anak mu Dita. Kau yang harus memberikannya nama."
Dita menghela napas lelah, "aku pikir juga begitu. Tapi sayangnya dari dulu aku sangat bingung nama yang cocok untuk bayi ku apa. Aku pikir kau adalah orang yang paling baik untuk memberikan nama kepada anak ku.
Simon menatap ke arah anak Abraham dan Dita itu. Ia ingin memberikan nama Alana untuk mengenang seorang wanita di masa lalu. Tapi entah Kenapa pikirannya mengatakan hal lain.
"Ayah apakah tidak ada saran nama dari mu?" tanya Dita kepada ayahnya tersebut.
"Aku rasa tidak ada. Cukup kau saja yang memberikan nama aku pikir itu sangat bagus."
Dita pun mulai berpikir nama apa yang cocok kepada bayinya tersebut. Ia pun memilah-milah nama yang baik hingga terpampang senyum manis di wajahnya.
"Bagaimana dengan Naomi Adeliana?"
__ADS_1
Clarissa menatap sang suami dan tengah saling berdiskusi apakah nama tersebut cocok untuk cucunya. Tapi kedengarannya sangat bagus.
Clarissa pun menarik napas panjang dai kompak dengan suaminya mengangguk menyetujui nama itu.
Melihat orang tuanya yang menerima nama itu lantas membuat Dita cukup senang. Wanita itu langsung mengecup kening sang anak.
"Sayang, nama mu sekarang adalah Naomi. Nama yang bagus, kan? Nama itu adalah nama yang diberikan ibu buat kamu. Mulai sekarang kita akan menjalani kehidupan kota berdua dan saling menguatkan," ucap Dita yang sejujurnya ia sangat sedih ketika mengatakan hal itu.
Dita pun menghela napas panjang dan menahan air mata yang mulai mendobrak pertahanan dirinya. Ia sungguh tidak sanggup membayangkan bagaimana anaknya hidup tanpa orang tua yang lengkap.
"Dita. Kau mengatakan hanya berdua? Lantas aku dan ayah mu kau anggap apa? Kami akan selalu ada buat mu Dita. Jangan bersedih. Ingat kami akan selalu mendukung mu," ucap Clarissa.
Dita menatap ke arah sang ibu dan melemparkan senyuman ke arah wanita itu. Ia sangat bersyukur dibesarkan oleh orang tua yang lengkap dan tak pernah kekurangan kasih sayang. Hanya saja kisah percintaannya yang sangat buruk.
"Terima kasih Bunda, Ayah, kau benar-benar pahlawan ku. Aku berharap kalian aman dan tak akan terbunuh oleh musuh kalian hingga tanggal aku yang sendiri di sini mengurus Naomi. Jujur aku belum siap untuk menerima itu," ucap Dita kepada orang tuanya.
_____________
Laporan pun datang dari anak buahnya. Mereka mengatakan jika mendapatkan Simon pergi ke Yunani.
Mendengar hal itu Abraham tak menyia-nyiakan waktunya. Ia langsung bersiap untuk pergi ke Yunani setelah memastikan jika berita yang ia terima itu valid.
Tapi sangat disayanginya ketika di Yunani anak buahnya kehilangan jejak dari Simon.
Tapi tidak apa setidaknya ia bisa datang ke Yunani dan mencari tahu sendiri benarkah Dita berada di sini.
Ia bisa melakukan penyamaran. Karena selama ini Dita tidak tahu bagaimana rupa dirinya.
__ADS_1
"Aku akan memastikan jika akan mendapatkan dia," ucap Abraham dan lalu kemudian naik ke dalam pesawat.
Jet pribadinya sudah siap untuk mendarat ke Yunani. Tidak ada yang tidak mungkin. Ia pasti akan mendapatkan Dita lagi. Apalagi tingkat kepercayaan Abraham sangat tinggi yang membuat orang banyak memprediksi jika apa yang dikatakan olehnya benar.
"Aku rasa dia tidak mungkin menghilang begitu saja jika tidak ada sesuatu di sana. Dia menghilangkan jejak karena ada yang tengah dirahasiakan di Yunani. Aku yakin jik itu adalah Dita."
Abraham menatap ke depan dengan pandangan yang sangat dalam. Pria itu juga berpikir sama dengan anak buah dirinya.
"Maka dari itu aku sangat yakin jika Dita ada di sana. Pencarian ku kali ini dapat aku pastikan tidak akan gagal lagi. Aku harap aku akan berhasil," ucap Abraham penuh dengan pendiriannya yang mengatakan jika ia akan dapat membawa Dita ke sisinya kembali.
"Aku tidak tahu jika kau anggap berambisi terhadap wanita. Aku pikir kau tidak akan jatuh cinta kepada seorang wanita mengingat kau sangat membenci kaum itu. Tapi ketika datang, kau mulai berkurang dan tak lagi membunuh. Apakah dia akan menyembuhkan mu? Aku harap apa yang aku pikirkan tidak terjadi. Aku masih ingin memiliki seorang atasan yang suka dengan darah dan daging manusia."
Bisa dikatakan Petrus adalah pisikopat murni dan memang dari kecil ia suka membunuh. Berbeda dengan Abraham yang menjadi seorang pisikopat hanya karena ia terluka dengan masalah percintaan.
"Kau sepertinya sangat tidak ikhlas jika aku akan kembali ke jalan yang benar," ucap Abraham menyinggung bawahannya tersebut.
Bawahannya itu tertawa kecil. "kau benar. Aku masih tidak rela ketika aku membayangkan aku akan sendirian membunuh."
Abraham pun menghela napas panjang. Benarkah ia jatuh cinta kepada Dita? Ataukan hanya karena wanita itu yang mirip dengan dia? Abraham pun berusaha untuk menyakinkan dirinya bahwa ia tak mencintai Dita. Keinginannya untuk membawa Dita kembali lagi ke sisinya itu karena ia yang masih mendendam
kepada Dita.
Jika benar ia jatuh cinta kepada Dita itu artinya ia masih jatuh kepada orang yang sama secara tidak langsung. Dja itu artinya ia tidak pernah benar-benar melupakan masa lalu. Padahal Abraham sudah sangat yakin jika ia membenci masa lalunya.
__________
TBC
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SETELAH MEMBACA. TERIMA KASIH SEMUANYA YANG SUDAH MEMBACA.