Pangeran Es Jatuh Cinta

Pangeran Es Jatuh Cinta
PEJC - 16


__ADS_3

Morgan dan Bianka sedang asik melukis. Mereka melukis bersama, bersenda gurau. Senyum mengembang di wajah Morgan dan Bianka.


Bianka: (menghela nafas) aku lelah.. (bersandar di bahu Morgan)


Morgan merangkul Bianka, mencium lembut kepala Bianka. Morgan mengusap usap bahu Bianka.


Morgan: ingin pergi belanja?


Bianka: boleh, sudah lama kita tidak berbelanja bersama. (Senang)


Morgan: kalau begitu ayo.


Bianka dan Morgan berdiri dan berjalan ke dapur, mereka mencuci tangan bersama. Lagi lagi mereka saling menggoda, bermain air. Bianka mengeringkan tangan, menatap Morgan. Morgan juga sudah selesai mengeringkan tangan menatap Bianka. Mata dan mata saling memandang, Jantung pun berdebar. Senyuman penuh pesona menghiasi wajah. Morgan mendekati Bianka, mencium kening Bianka dengan penuh kasih.


Morgan: (berbisik) i love you baby..


Bianka tersenyum, memeluk Morgan. Bianka sangat senang, Morgan mengatakan "i love you baby"


Morgan: (melepas pelukan, merapikan rambut Bianka) ayo kita pergi.


Bianka: ayo..


Morgan menggandeng tangan Bianka, mereka berjalan menuju pintu utama. Saat membuka pintu dan ingin keluar, Morgan dikejutkan oleh Hans yang sudah berdiri di depan pintu. Hans tersenyum tampan.



ilustrasi: Yohanes Xilyon Lewi


Morgan: kak Hans..


Hans: hallo adikku..


Morgan dan Hans saling berpelukan erat. Biaka merasa terharu melihat pemandangan si hadapannya. Morgan melepaskan pelukan dan memperkenalkan Bianka pada Hans.


Morgan: kak, ini calon istriku. Bianka.


Hans: (terkejut) ah iya.. hallo, aku Yohanes.


Bianka: hallo kakak, Bianka Josie. (Tersenyum)


Hans dan Bianka saling berjabat tangan kilas. Morgan berpamitan pada Hans untuk pergi berbelanja. Hans tertartarik dan ingin ikut. Morgan dan Bianka dengan senang hari mengajak Hans.


Saat Morgan, Bianka, dan Hans ingin masuk kedalam mobil, sebuah taxi berhenti di teras rumah. Seseorang keluar dari dalam taxi, seorang wanita cantik. Taxi pergi, wanita itu menghampiri Morgan dan Hans.



ilustrasi: Umeko Sakura Lewi


Hans: hallo adikku yang cantik.


Morgan: hallo kakak Meko.


Umeko: hallo kakak, adik. Apa kabar?

__ADS_1


Hans; aku baik.


Morgan: aku juga


Umeko: kalian ingin kemana? Dan siapa wanita ini? (melihata Bianka)


Morgan: dia calon istriku.


Bianka: hallo kakak, aku Bianka Josie.


Umeko: hallo, Umeko. (Tersenyum)


Umeko dan Biaka saling berjabatan tangan dan berpelukan. Umeko mengeratkan pelukan, Bianka merasa tidak nyaman.


Morgan: kak, lepaskan wanitaku. Kamu bisa membunuhnya. Pelukanmu sangat erat.


Umeko: (melepaskan pelukan) maaf Bianka, maaf.


Bianka: (tersenyum) tidak apa apa kakak.


Hans: meko, ayo ikut. Kami akan pergi berbelanja. Sekalian kita jalan jalan.


Umeko: baiklah. (Memberikan koper kepada penjaga)


Morgan: bawa masuk, berikan kepada bibi pelayan.


"Baik tuan"


Hans, Morgan, Umeko, dan Bianka masuk dalam mobil. Morgan membawa mobil meluncur menuju supermarket.


Supermarket..


Hans, Umeko, Morgan dan Bianka duduk di cafe. Mereka berbincang bincang. Bianka senang, kedua kakak Morgan menerima dan menyambutnya dengan baik.


Hans: kalian disini saja, aku akan beli bahan makanan, nanti malam aku akan masak makanan yang lezat.


Morgan: aku temani kak, (menatap Bianka) sayang, kamu disini saja ya, menungguku.


Bianka: oke (tersenyum)


Morgan mencium lembut kening Bianka. Morgan pergi meninggalkan Bianka dan Umeko. Morgan pergi bersama Hans. Umeko tersenyum menatap Bianka.


Umeko: kamu beruntung Bianka.


Bianka: ada apa kak?


Umeko: dari kecil, Morgan tidak mau disentuh wanita. Dia dingin dan acuh.


Bianka: mungkin karena dulu dia merasa kesepian.


Umeko: bisa jadi. Kami ditinggal pergi orang tua dari kami kecil.


Bianka: aku juga (tersenyum)

__ADS_1


Umeko: hmm.. sepertinya kamu dan adikku berjodoh Bianka.


Bianka: haha.. (tertawa) semoga saja.


Umeko: apa Morgan masih suka menyendiri?


Bianka: ya, dia tidak suka orang asing. Kecuali aku.


Umeko: sifat nya masih sama ternyata. Tidak berubah.. (tertawa) sabar sabar saja. Maaf jika adikku pernah melukai perasaanmu.


Bianka: tidak kak, Morgan selalu baik padaku.


Beberapa pemuda masuk ke dalam Cafe, menggoda Umeko dan Bianka.


"Wow, ada wanita wanita cantik disini"


"Hallo manis"


"Siapa nama kalian?"


Umeko: lebih baik kita pergi. (Menatap Bianka, berdiri)


Bianka: iya.. (berdiri)


Umeko dan Bianka berjalan, namun ditahan oleh ke tiga pemuda yang menggangunya.


Umeko: jika sayang nyawa kalian lebih baik menyingkir! (nada meninggi)


"Hahaha.. ayolah manis, jangan malu malu"


Umeko menatap Bianka, melapaskan tangan Bianka. Mundurlah, aku hadapi pria pria ini.


Bianka: baiklah (mundur menempel dinding)


Umeko: ayoo tunjukan seberapa kuat kalian di hadapanku.


"Wanita sialan, beraninya kamu"


Seseorang menyerang Umeko, Umeko menghindar dan langsung memukul balik sampai jatuh dan pingsan.


Dua orang menyerang bersama sama. Umeko dengan senang hati meladeni mereka. Umeko hanya perlu waktu singkat untuk manjatuhkan musuh musuhnya. Umeko menginjak punggung salah seorang dari pengacau itu.


Umeko: jangan coba coba menggodaku. Atau akan mematahkan tangan dan kaki kalian.


"Baik baik, ampuni kami"


Bianka terkejut. Umeko adalah wanita yang hebat. Berani dan tangguh. Umeko mengajak Bianka keluar dari cafe. Mereka berjalan mengelilingi supermarket mencari Hans dan Morgan.


Halli semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung, dan


Jangan lupa beri 👍🏻❤,☆ dan komentar.

__ADS_1


Salam hangat,


"Dea anggie"


__ADS_2