
Setelah menempuh perjalanan jauh akhirnya Morgan sampai di kota C. Morgan sudah berada di hotel yang dipesan oleh Aska. Morgan selesai mandi dan duduk santai di atas ranjang. Meraih ponselnya dan menghubungi Bianka.
(Panggilan terhubung)
Morgan: hai sayang..
Bianka: sayang, kamu sudah sampai? Sekarang dimana? Apa kamu baik baik saja?
Morgan: hei nyonya Lewi. Jika bertanya satu per satu. Jangan membuat suamimu ini bingung dengan banyak pertanyaan.
Bianka: hahaha.. (tertawq kecil) baiklah tuan Lewi. Aku akan bertanya satu per satu.
Morgan: hmm.. katakan, apa yang ingin kamu tanyakan sayangku.
Bianka: kamu sudah sampai?
Morgan: sudah 1 jam yang lalu.
Bianka: sekarang dimana?
Morgan: di hotel. Baru selesai mandi.
Bianka: kamu baik baik saja? Maksudku tadi dijalan tidak terjadi sesuatu kan?
Morgan: tidak ada apa apa, aku baik baik saja. Sebentar lagi aku akan bersiap untuk rapat. Jika tidak ada pekerjaan lain lagi, aku akan langsung pulang.
Bianka: jika sudah larut lebih baik menginap saja di hotel. Kamu bisa pulang pagi harinya. Jangan terlalu memaksa sayang, aku takut kamu ada apa apa di jalan.
Morgan: ohoo.. nyonya Lewi takut jika suaminya dalam masalah ternyata. Aku senang kamu khawatir padaku sayang, percayalah. Aku akan baik baik saja. Kamu jaga dirimu, jangan pergi kemana mana. Oke..
Bianka: oke, aku mengerti. Jangan khawatirkan aku. Jaga dirimu disana, kesehatanmu lebih penting.
Morgan: aku merindukanmu Bianka. Aku sangat rindu, walaupun belum satu hari kita berpisah.
Bianka: aku juga merindukanmu Morgan. Muaaaccchhh.. i love you..
Morgan: (tersenyum) i love you too.. baiklah aku tutup dulu, aku harus bersiap untuk pertemuan.
Bianka: baiklah, selamat bekerja suamiku. Sampai jumpa.
Morgan: hmm.. sulit sekali mengucapkan kata perpisahan. Aku tak ingin berpisah darimu. Maafkan aku Bianka, maafkan aku..
__ADS_1
Bianka: hei, ayolah.. besok atau lusa kita juga akan bertemu kan. Selesaikan dulu pekerjaanmu, nanti kita bicara lagi. Oke.
Morgan: oke, bye..
Bianka: bye bye.. (memutus panggilan)
Morgan menghela nafas panjang meletakan ponselnya di ranjang. Air matanya tiba tiba saja jatuh tanpa di minta. Dadanya terasa sesak, Morgan menyentuh dadanya dan mengatur nafas.
Morgan: ada apa ini? Dadaku sakit sekali. Aku tiba tiba saja merasa sangat sedih, hatiku sakit.
Morgan gelisah dan cemas. Morgan berusaha menenangkan diri. Setelah beberapa saat berdiam diri Morgan turun dari ranjang dan bersiap siap untuk pergi kepertemuan.
♡♡♡♡♡♡
Morgan bertemu dengan rekan bisnisnya. Mereka mulai membicarakan bisnis mereka. Morgan tidak sadar akan bahaya yang mengancam. Morgan sudah masuk dalam perangkap Alex Jossie dan Nicolas Gween. Di saat Morgan sedang sibuk membahas bisnis. Disisi lain orang orang Alex Jossie sibuk melakukan rencana jahat mereka. Semua rencana sudah di jalankan. Kini saatnya menunggu hasil dari rencana Alex Jossie.
Alex Jossie duduk di dalam mobil, mobilnya terparkir tidak jauh dari mobil Morgan. Alex Jossie melihat orang orangnya berjalan ke arah mobilnya. Alex Jossie tersenyum jahat, membuka kaca mobil.
Alex: bagaimana?
"Sudah siap tuan, kami sudah menjalankan rencana kita dengan baik. Morgan Lewi tidak akan selamat dari kematiannya."
Alex: bagus, kalian pergilah. Jangan sampai ketahuan.
Alex Jossie kembali menutup kaca mobil, Alex Jossie mengeluarkan ponselnya dan menghubungin Nicolas Gween.
Nicolas Gween ada di sebarang jalan. Menanti kabar dari Alex Jossie. Nicolas Gweeen sudah tidak sabar mendengar kabar baik dari Alex Jossie. Ponselnya tiba tiba berdering, Nicolas Gween melihat layar ponselnya. Nicolas Gween tersenyum tipis, panggilan dari Alex Jossie. Nicolas Gween langsung menerima panggilan dari Alex Jossie.
(Panggilan terhubung)
Nico: halo..
Alex: anda sudah di kota C?
Nico: aku sudah ada di sebrang jalan. Aku bisa melihat mobilmu yang ada di belakang mobil Morgan Lewi.
Kaca mobil Alex Jossie terbuka, Nicolas Gween melihat Alex Jossie sedang menatap ke arahnya. Nicolas Gweeen tersenyum tipis membuka kaca mobilnya. Alex Jossie mengangguk perlahan.
Nico: sudah berapa lama Morgan didalam?
__ADS_1
Alex: lebih dari 1 jam. Kita akan melihat pertunjukan menarik tidak lama lagi.
Nico: hahaha.. (tertawa keras) aku sudah tidak sabar melihat kehancuran Morgan Lewi.
Alex: selamat menikmati kehancuran Morgan Lewi, tuan Gween.
Nicolas memutus panggilannya. Kaca mobilnya langsung tetutup. Nicolas melihat Morgan berjalan keluar. Dalam hati Nicolas Gween sangat senang, Nicolas sudah tidak sabar menanti kejutan yang akan di lihatnya.
Nicolas Gween: semoga beruntung Morgan Lewi. Sampai bertemu di kehidupan selanjutnya.
----------@@@@@----------
Hallo semua..
Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..
Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..
Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..
Jangan lupa vote ya
❤❤❤❤❤
Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..
Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..
ig: dea_anggie
Line id: dea_anggie
Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia
❤❤❤❤❤
Bye bye..
Salam hangat,
"Dea Anggie"
__ADS_1