Pangeran Es Jatuh Cinta

Pangeran Es Jatuh Cinta
PEJC - 26


__ADS_3

Umeko, Frans, Morgan dan Bianka sudah sampai di restorant. Mereka datang lebih awal menyiapkan kejutan untuk Yohanes. Mereka sibuk, Umeko dan Frans meneliti kembali hidangan yang dipesan. Sedangkan Morgan dan Bianka menyusun mawar dalam vas. Dan meletakan diatas meja makan. Meski Yohanes seorang pria, dia sangat menyukai bunga mawar.


 


Yohanes keluar dari Mansion dan masuk dalam mobil, melesat pergi menuju restorant. Yohanes memenuhi permintaan adik adiknya. Senyum Yohanes mengembang mengenang mimpi indahnya semalam. Yohanes senang, dia merasa beruntung disetiap hari ulang tahunnya papi dan maminya selalu hadir.


Yohanes: papi.. mami.. terimakasih..


Mobil Yohanes melaju melambat, Yohanes melihat banyak orang berkerumun. Yohanes penasaran, dia menepikan mobilnya dan berhenti. Yohanes mendekati kerumunan dan bertanya pada seseorang.


Yohanes: maaf ada apa?


"Ada perampokan, seorang wanita tertusuk"


Yohanes semakin penasaran dan masuk dalam kerumunan. Yohanes terkejut melihat seorang wanita cantik bersimba darah.


Yohanes: tidak ada yang memanggil ambulance?


" sudah, tapi mereka terjebak macet"


Yohanes: tolong bantu aku mengangkatnya masuk kedalam mobilku, aku akan bawa segera kerumah sakit. Nyawanya bisa hilang jika terus menunggu.


Beberapa orang membantu Yohanes membawa wanita itu masuk kedalam mobil, Yohanes segera masuk dalam mobil dan melesat pergi. Yohanes membawa mobil dengan kecepatan tinggi menuju rumah sakit terdekat. Mobil Yohanes berhenti di depan lobby, Yohanes keluar dari mobil dan menggendong wanita itu masuk ke dalam menju ruang IGD. Perawat dan dokter langsung menangani.


Yohanes menunggu diruang tunggu, petugas parkir menghampiri Yohanes dan memberikan kunci mobil Yohanes. Yohanes menerima dan berterimakasih. Yohanes terus menunggu melupakan janjinya pada Umeko dan Morgan. Seorang perawat menghampiri Yohanes.


"Tuan, apakah anda walinya?"


Yohanes: saya menemukannya di jalan. Begini saja, biarkan saya yang menjadi walinya. Ada apa?


"Luka tusukan diperutnya lumayan dalam, perlu tindakan operasi. Kami mebutuhkan tanda tangan anda sebagai walinya"


Yohanes: berikan padaku, aku akan tanda tangan.


Perawat memberikan dokumen dan Yohanes tanpa ragu menandatagani.


Yohanes: lakukan yang terbaik, aku yang akan bertanggung jawab dengan biaya administrasinya.


"baik tuan, silahkan ikut saya mengurus biaya administrasi untuk operasi"


Tanpa banyak bicara Yohanes mengikuti perawat. Perawat menyipkan kwitansi sebagai tanda terima, proses administrasi selesai. Yohanes merasa sedikit lega karena wanita itu cepat mendapat pertolongan. Dengan sabar Yohanes menunggu di depan ruang operasi dan mendokan wanita itu. Kemeja putihnya penuh bercak darah. Perawat keluar masuk ruang operasi dengan panik. Membuat Yohanes gelisah tidak tenang. Yohanes memanggil wanita yang mondar mandir dihadapannya.


Yohanes: ada apa?


"Kami kehabisan stok darah, pasien butuh transfusi darah secepatnya"


Yohanes: apa golongan darahnya?

__ADS_1


"B"


Yohanes: ambil punyaku saja, aku juga B. Ambil berpapun yang kalian buatuhkan. Jangan biarakan terjadi apa apa padanya, kasian keluarganya.


"Baik tuan silahkan ikut kami"


Yohanes mengikuti perawat masuk dalam ruangan disebelah ruang operasi. Yohanes berbaring di ranjang, perawat mulai proses pengambilan darah.


♡♡♡♡♡


Restorant


Umeko, Frans, Morgan dan Bianka sudah menunggu 3 jam lebih. Ponsel Yohanes bisa dihubungi tetapi tidak ada jawaban.


Umeko: bagaimana?


Morgan: ponselnya tidak diangkat.


Umeko: pelayan mansion juga berkata 3 jam lalu sudah pergi.


Morgan: mungkinkah terjadi sesuatu? Tunggu aku akan minta temanku melacak nomor kakak Hans.


Morgan menghubungi seseorang, panggilan sudah tersambung..


(Panggilan terhubung)


Morgan: bantu aku lacak nomor ponsel kakakku. XXX XXX


"Oke jangan tutup panggilanmu, akan segera aku cari"


Morgan: oke..


5 msnit kemudian..


"Ketemu, ada di rumah sakit X"


Morgan: thanks, lain waktu aku traktir minum.


"Oke.."


Morgan memutus panggilan dan berbagi informasi dengan Umeko. Mereka meninggalkan renstorant menuju rumah sakit. Umeko dan Morgan sudah mulai panik, jangan jangan terjadi sesuatu pada Yohanes. Umeko pergi bersama Frans dan Morgan bersama Bianka. Mobil Morgan dengan cepat melesat pergi menuju rumah sakit, disusul mobil Frans.


 


Operasi sudah selesai di lakukan. Si wanita sudah dipindahkan ke ruang rawat inap. Yohanes duduk berjaga di samping wanita itu. Yohanes tiba tiba teringat akan janjinya pada Umeko dan Morgan. Yohanes meraba saku celana dan kemejanya mencari ponselnya. Dia hanya menemukan kunci mobilnya. Yohanes berdiri dan merapikan selimut Caroline, berjalan keluar ruangan mengambil ponselnya di mobil.


Yohanes melangkah cepat, dilobby bertemu Umeko, Frans, Morgan dan Bianka. Umeko terkejut melihat kemeja Yohanes penuh noda darah. Umeko berlari mendekati Yohanes.

__ADS_1


Umeko: kakak.. kamu baik baik saja? Kemejamu?


Yohanes: (melihat kemejanya) ah.. ini bukan darahku. Ini darah seseorang yang aku tolong tadi.


Umeko: lalu kenapa kakak tidak mwnghubungi kami?


Yohanes: maafkan aku.. ponselku tertinggal di mobil. Aku baru saja ingin msngambil ponsel dan menghubungi kalian. Ingin minta maaf..


Umeko: kamu membuatku khawatir kak.


Morgan: hampir saja aku menghubungi polisi jika nomor kak Hans tidak aktif.


Yohanes: maaf maaf.. aku panik tadi. Orang yang aku yolong sedang operasi tidak punya kartu identitas jadi tinggal sebagai walinya.


Umeko: kakakku tidak berubah. Sangat peduli kepada orang lain mau kenal atau tidak kenal.


Yohanes: kalian pulanglah, aku baik baik saja. Oh ya Ryco.. kamu punya pakaian ganti di mobilmu?


Morgan: ada kak, Bianka selalu siapkan baju ganti di Mobil. Biar aku ambilkan untukmu. (Pergi mengambil baju ganti di Mobil)


Umeko: syukurlah semua baik baik saja. Aku tenang sekarang.


Yohanes: maaf ya, membuatku khawatir.


Umeko: siapa yang kakak tolong?


Yohanes: entah siapa, dia seorang wanita.


Umeko: wanita? Boleh aku melihatnya?


Yohanes: tentu saja boleh.


Morgan datang dengan membawa sebuah tas di tangannya, memberikan pada Yohanes. Yohanes mengajak Umeko, Frans, Morgan dan Bianka ikut bersama melihat wanita yang dia selamatkan.


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca karya saya.


Jangan lupa beri like, ☆ dan isi kolam komentar. Berikan komentar, saran dan kritikan kalian. Dukung saya terus beri saya semangat ya..


Beri tip juga boleh..


Bye bye..


Salam Hangat,


"Dea Anggie"

__ADS_1


__ADS_2