Pangeran Es Jatuh Cinta

Pangeran Es Jatuh Cinta
PEJC - 31


__ADS_3

Bianka pergi menemui pamannya. Bianka sudah merasa tidak enak hati. Pamannya pasti menginginkan sesuatu darinya. Bianka masuk ruamg kerja Alex menyapa pamannya dengan ramah.


Bianka: Hallo paman. (Suara lembut)


Alex: duduk lah,ada yang ini pamann bicarakan.


Bianka: (duduk di kursi,dihadapan Alex) ada apa paman?


Alex: bagaimana hubunganmu dengan Morgan?


Bianka: baik, kami baik baik saja.


Alex: kamu tentu tahu. Seluruh saham perusahaan Josie ada di tangan Morgan. Paman tidak punya kuasaan lagi sekarang. Paman hanya bisa menjalankan perusahaan. Paman tidak memiliki uang, berikan paman uang.


Bianka: bapak butuh berapa banyak? Dan untuk apa?


Alex: tentu saja untuk kebutuhan sehari hari. Paman tidak punya uang untuk bersenang senang.


Bianka: paman, Bianka tidak punya uang.


Alex: mintalah pada Morgan.


Bianka: tidak, aku tidak memiliki hak meminta padanya.


Alex: oke, pergilah menemui teman paman. Berkencanlah dan mintalah uang sebanyak mungkin.


Bianka: tidak mau, paman ingin menjualku lagi? Aku tidak akan mau menuruti perintah paman.


Alex: (berdiri dan mendekati Bianka) berani melawan padaku. Tidak tau malu! (Menampar Bianka)


Plakkkk..


(Suara tamparan)


Tamparan keras jatuh ke wajah cantik Bianka. Bianka berdiri dan berlari meninggalkan ruangan pamannya. Air matanya mengalir. Bianka berlari keluar kantor, berjalan menyusuri jalan.


Seseorang berbincang di telepon dan mengikuti Bianka.


"Iya tuan.. nona pergi keluar dengan menangis dan memegang wajah"


♡♡♡♡♡


Morgan menutup panggilan. Dan mencengkram ponselnya. Morgan berdiri di sela sela rapat, Morgan meminta maaf karena ada urusan mendesak dan harus segera pergi. Aska mewakili Morgan mengurus rapat dan menemani tamu dari Korea.


Morgan keluar ruang rapat dan berlari keluar kantor menuju mobilnya. Semua mata menatap merasa bingung dengan tingkah laku Morgan yang aneh. Baru kali ini Morgan berlarian dan terlihat panik.


Morgan naik kedalam mobil dan melesat pergi ke arah kantor Alex Josie. Morgan menghubungi Bianka, panggilan tersambung. Bianka tidak mengangkat panggilan, Morgan menghubungi Bianka lagi.


(Panggilan terhubung)


Bianka: Ha... halo... (suara terisak)


Morgan: dimana?


Bianka: di halte bus.


Morgan: halte bus? Halte bus mana?


Bianka: di halte bus dekat perusahaan Josie. Ada apa?


Morgan: diam disitu! Aku akan datang.


(Memutus panggilan)


Morgan menginjak pedal gas menambah kecepatan laju mobilnya. Pikirannya tertuju pada Bianka, perasaan Morgan sudah campur aduk.


♡♡♡♡♡


Bianka duduk di halte bus memandangi foto Morgan di ponselnya. Bianka mengusap wajah morgan di ponselnya.

__ADS_1


Bianka: kamu sibuk rapat masih ingin menyuruhku menunggu? Apa kamu bercanda?


Tiba tiba sebuah mobil berhenti tepat di depan Bianka. Bianka terkejut, melihat mobil yang tidak asing baginya. Karena saat itu halte bus sedang ramai, maka semua orang bergosip dan berguman.


Bianka berdiri saat melihat Morgan keluar dari dalam mobil. Morgan berjalan menghampiri Bianka, Bianka tersenyum dan berlari memeluk Morgan. Morgan mengeratkan pelukan, mengusap dan mnecium kening Bianka.


Bianka menangis tersedu di dalam pelukan Morgan. Morgan mengusap pungung Bianka, berusahan menenangkan hati Bianka. Morgan mengeluarkan ponselnya dan menghubungi orangnya.


(Panggilan terhubung)


"Ya tuan.. ada perintah apa?"


Morgan: bawa Alex Josie padaku dalam 30 menit. Bawa ke gudang lama!


"Baik tuan, saya mengerti mengerti"


Morgan memutus panggilan dan memasukan kembali ponsel dalam kantong celananya. Bianka melepas pelukan dan menatap Morgan.


Bianka: kamu mau apa?


Morgan: (matanya melebar, melihat sudut bibir Bianka yang berdarah dan bengkak) apa ini perbuatan Alex?


Bianka: ya.. (mengangguk) jangan balas perbuatannya. Aku yang salah karena tidak memberinya uang.


Morgan: uang? Alex berani memerasmu? (Nada kesal)


Bianka: paman meminta uang padaku, aku mengabaikannya dan paman menaparku. Hanya itu.. (bicara lembut)


Morgan: ayo kita pergi, kita akan beri perhitungan pada Alex. (Morgan menggandeng tangan Bianka masuk dalam mobil)


Mobil melaju dengan cepat meninggalkan halte bus. Bianka gemetaran menggigit bibir bawahnya. Bianka ketakutan, mengira Morgan sedang marah. Morgan menatap Bianka dan tersenyum, Morgan menepi dan menghentikan mobilnya. Bianka menatap Morgan.


Bianka: kenapa berhenti?


Morgan: apa kamu takut?


Bianka: (mengangguk) apa kamu marah?


Bianka: (tersenyum senang memeluk Morgan) jangan membuatku takut. Aku tidak ingin kamu marah dan membenciku. Hanya kamu satu satunya orang yang aku miliki.


Morgan: (mengeratkan pelukan) sayang maaf membuatmu takut..aku kesal pada pamanmu.


Bianka: (melepas pelukan) berjanjilah jangan melukai pamanku.


Morgan: aku berjanji, aku hanya ingin memberi teguran pamanmu karena sudah berani mengganggu wanita kesayangan JM Lewi.


Bianka: thankyou sayang.. love you..


Morgan love you too..


Morgan mencium bibir Bianka lembut, Bianka menutup mata mencengkram krah kemeja Morgan. Merasakan Ciuman hangat seorang JM Lewi. Morgan menutup mata dan menggigit lembut bibir bawah Bianka.


Umh.. suara sexy Bianka saat tangan Morgan mengusap pinggang dan naik ke punggung. Bianka seketika membuka mata dan mendorong Morgan msnjauh. Bianka memukul tangan Morgan yang menyelinap masuk dalam kemeja Bianka.


Bianka: dasar mesum..


Morgan: hmm.. tanganku yang mesum bukan aku.


Bianka: apa bedanya?


Morgan: setelah kak Hans menikah ayo kita menikah, jika terus menunggu aku akan mati penasaran.


Bianka: hahaha... (tertawa) tahanlah sebentar. Oke?


Morgan: harus menunggumu berapa lama lagi? Aku sudah sangat menahan nafsuku selama ini. Setiap hari harus rela mandi dengan air dingin.


Bianka: aku pasti akan menikah denganmu tuan JM Lewi. Bersabarlah.. jangan tegesa tega.


Morgan menghela nafas panjang, Morgan mendekat dan mencium kilas pipi Bianka. Mobil kembali melaju dengan kecepatan rata rata menuju gudang lama milik Morgan.

__ADS_1


♡♡♡♡♡


Digudang Morgan menunggu kedatangan Alex. Morgan merangkul Bianka dan memeluk Bianka erat. Morgan mengusap kelapa Bianka, membelai rambut Bianka.


Bianka: hanya ada kita berdua?


Morgan: hmm.. kenapa?


Bianka: tidak ada, hanya ingin tau ini tempat apa?


Morgan: ini adalah gudang kosong tempat tinggal beberapa orang kepercayaanku.


Bianka: kamu bukan anggota mafia kan? (Melepas pelukan menatap Morgan)


Morgan: (tersenyum tipis) jika aku adalah bos mafia bagaimana?


Bianka: (menjauhi Morgan) lebih baik lupakan untuk menikah denganku.. aku tak ingin punya suami seorang mafia.


Morgan: (mendekat dan memeluk Bianka) aku bukan mafia sayang, aku adalah pengusaha biasa. Tidak ada hubungannya dengan dunia mafia atau lainnya.


Bianka: (mengeratkan pelukan) aku percaya padamu pangeranku..


Morgan melepas pelukan dan mencium lembut kening Bianka. Bianka menatap Morgan dan tersenyum cantik, Morgan menatap Bianka dan tersenyum tampan. Tiba tiba orang orang Morgan datang membawa Alwx Josie. Alex Josie terkejut melihat Morgan dan bianka.


Morgan: kalian keluarlah, lepaskan pak tua Alex.


" baik tuan.."


Semua orang keluar, hanya tersisa Morgan, Bianka dan Alex. Alex menatap tajam ke arah Morgan.


Alex: ada apa mencariku tuan muda Lewi?


Morgan: tentu saja ingin memberimu pelajaran. (Tersenyum jahat)


Alex: apa maksudmu?


Morgan: (mendekati Alex dan berbisik) apa maksudku? Apa kamu sudah bilang ingatan? Kamu lupa jika kamu sudah menapar Bianka? Dengar baik baik tuan Alex Josie, perusahaan Josie dan seluruh properti adalah milikku. JM Lewi.. dan Bianka adalah calon istriku. Jika kamu berani mengancam calon istriku lagi aku tidak akan segan menendangmu keluar dari perusahaan Josie dan rumahku yang kamu tempati, kamu ingin menjadi gelandangan?


Alex: (melebarkan mata, seakan mendapat cambukan) ba.. ba..ik aku tidak akan berani macam macam lagi.


Morgan: bagus, itu baru paman yang baik. Terimakasih paman Alex.. (berbisik dintelinga Alex)


Alex merasa terancam, perkataan Morgan bagai pisau yang menusuk jantung. Tubuh Alex gemetar, Alex hanya bisa menunduk menyesali perbuatannya.


Hallo semua..


Terimkasih sudah mau berkunjung dan mmebaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Beri tip juga boleh..


😉😘


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..

__ADS_1


Salam hangat,


"Dea Anggie"


__ADS_2