
Morgan dan Frans bersiap berdiri di depan pendeta. Mereka menunggu mempelai wanita mereka masing masing. Suara ramai memeriahkan taman, tamu undangan berdiri menyambut kedatangan dua mempelai wanita yang berjalan dengan anggun. Bianka di damping oleh Alex Jossie. Dan Umeko di sampingi oleh Yohanes.
Morgan dan Frans saling menatap dan tersenyum. Mereka menyambut kedatangan Bianka dan Umeko. Bianka dan Umeko semakin dekat dengan Morgan dan Frans. Morgan memandang lurus kedepan mengulurkan tangan kanannya kedepan, menyambut Bianka. Frans juga melakukan hal serupa.
Alex Jossie menyerahkan Bianka pada Morgan. Morgan menggengam erat tangan Bianka. Bianka tersenyum cantik di balik penutup transparan yang menutupi wajah cantiknya. Di sisi lain Yohanes melepaskan satu satunya adik perempuannya. Yohanes menatap Frans.
Yohanes: ini untuk yang pertama dan aku sangat berharap ini juga yang terakhir. Aku menyerahkan adikku Umeko, jaga dan lindungi adikku.
Frans: aku berjanji. Ini untuk yang pertama dan yang terakhir.
Yohanes menatap Umeko dan tersenyum. Air matanya menetes. Umeko menatap Yohanes, matanya berkaca kaca. Di balik penutup transparan yang menutupi wajahnya Umeko melepas air matanya, air matanya perlahan jatuh. Bagi Umeko Yohanes adalah seorang kakak dan juga seorang ayah. Yohanes selalu menuruti semua kemauan Umeko. Dan selalu mengutamakan kebahagiaan adik adiknya.
Alex Jossie dan Yohanes kembali ke tempat masing masing. Yohanes berjalan cepat mendekati istrinya Caroline. Yohanes berdiri di samping istrinya menatap kedua adiknya yang akan mengucapkan janji pernikahan. Yohanes menyeka air matanya yang masih mengalir. Yohanes merasa terharu, dapat menyaksikan kedua adiknya menikah secara bersamaan.
Pendeta menatap kedua pasang calon pengantin. Diawali dengan doa bersama, berharap agar upacara pemberkatan berjalan dengan lancar. Doa pembuka selesai, pendeta memulai upacara. Pendeta membagikan kertas kepada masing masing mempelai.
"Waktu dan tempat saya persilahkan kepada pasangan pengantik kakak terlebih dahulu. Silahkan saling mengucap janji pernikahan di hadapan Tuhan."
Frans dan Umeko memegang kertas masing masing dan membaca apa yang ada di dalam kertas secara bergantian. Di awali oleh Frans dan dia akhiri oleh Umeko. Dengan suara gemetar Frans dan Umeko akhirnya dapat mengucapkan janji pernikahan mereka dengan lancar. Umeko menghela nafas panjang, begitu juga Frans. Mereka merasa lega setelah mengikat janji sehidup semati.
"Waktu dan tempat saya persilahkan kepada calon pengantin ke dua. Silahkan saling mengucapkan janji pernikahan"
Morgan dan Bianka saling menatap. Meraka masing masing memegang kertas bertulisakan janji pernikan yang akan mereka ucapkan. Morgan menutup mata kilas dan mengambil nafas mulai mengucapkan janji pernikahan.
__ADS_1
Morgan: saya JERRYCO MORGAN LEWI, dengan ini menyatakan janji pernikahan. Saya bersedia menerima BIANKA JOSSIE sebagai istri saya. Saya berjanji akan selalu setia dalam suka maupun duka. Sehat maupun sakit, Kaya maupun Miskin. Saya berjanji untuk selalu mendampingi, mencintai dan menyayangi istri saya BIANKA JOSSIE sampai maut memisahkan kami.
Bianka menghela nafas, tangannya gemetar. Bianka mengatur nafasnya menghilangkan rasa gugupnya. Bianka juga mengucapkan janji pernikahannya.
Bianka: saya BIANKA JOSSIE, dengan ini menyatakan janji pernikahan. Saya bersedia menerima JERRYCO MORGAN LEWI sebagai suami saya. Saya berjanji akan selalu setia dalam suka maupun duka. Sehat maupun sakit, Kaya maupun Miskin. Saya berjanji untuk selalu mendampingi, mencintai dan menyayangi suami saya JERRYCO MORGAN LEWI sampai maut memisahkan kami.
Dua orang datang masing masing membawa dua buah nampan berisi dokumen. Dua orang berdiri dihadapan masing masing pasangan pengantin. Dua orang secara bersamaam membuka dokumen dan meminta masing masing mempelai tanda tangan di atas dokumen. Umeko dan Frans selesai menorehkan tanda tangan. Begitu juga Morgan dan Bianka. Kedua orang yang membawa nampan tersebut mendekat kepada pendeta dan memberikan dokumen yang mereka bawa. Pendeta membuka dolumen dan melihat. Matanya kembali melihat kepada kedua pasang pengantin dihadapannya.
"Janji pernikahan sudah di ucapkan. Surat pernikahan juga sudah ditanda tangani oleh kedua pasang pengantin. Dengan ini saya menyatakan kedua pasang pangantin yang berdiri hadapan saya sah sebagai pasangan suami istri secara agama dan negara. Silahkan kepada pengantin pria, membuka penutup wajah dan mencium mempelai wanita"
Frans membuka penutup wajah Umeko. Frans menatap Umeko, Umeko terlihat cantik. Frans perlahan mendekat dan mencium bibir Umeko lembut.
Morgan juga membuka penutup wajah Bianka. Bianka dan Morgan saling bertatap muka. Senyum cantik mengembang di bibir Bianka. Tanpa ragu Morgan mencium bibir Bianka.
(Dalam hati Yohanes)
Papi, mami, akhirnya kami menikah. Semoga kami selalu bahagia. Kami ingin pernikahan kami seperti pernikahan papi dan mami yang selalu penuh cinta dan kasih sayang, penuh kehangatan. Terimakasih papi mami, sudah datang di pernikahan kami. Hans percaya jika Umeko dan Morgan tau papi dan mami datang, mereka pasti akan sangat bahagia. Hans sanagat bahagia. Meski keluarga kita tidak bisa seperti dahulu, meski waktu tidak bisa diputar kembali. Hans, Umeko dan Morga sangat bersyukur. Kami bisa menjadi anggota keluarga Lewi. Anak Yenako Kimoro dan Jonathan Lewi. Kami mengasihi papi dan mami, selalu dan selamanya.
Caroline merangkul lengan Yohanes, mmebuyarkan lamunan Yohanes. Yohanes menatap Caroline dan tersenyum.
Jauh dari keramaian, seseorang menatap jauh kedepan dengan tatapan mata yang tajam. Hatinya sakit dan kesal, merasa kecewa. Tangannya mengepal, menggengam erat kertas yang ada di tangannya.
----------@@@@@----------
__ADS_1
Menulis ini tiba tiba air mata saya jatuh, entah mengapa setiap saya menulis cerita keluarga Lewi saya selalu menghayati dengan penuh perasaan disetiap episode. Dari awal saya menulis kisah Yenako dan Jonathan saya selalu katakan jika kisah kelaurga Lewi merupakan kisah spesial.
Terimakasih saya ucapkan kepada semua pembaca setia novel novel saya. Semoga selalu menyukai cerita yang saya sajikan. Mohon maaf apabila terjadi salah penulisan,saya juga manusia yang tidak lepas dari kesalahan.
Jangan lupa kunjungi novel novel saya yang lain ya. Saya doakan semoga para pembaca setia selalu sehat dan banyak berkat. Apopun yang terjadi, jangan pernah menyerah. Semangat semuanya..
❤❤❤❤❤
----------@@@@@----------
Buat kalian yang ingin dekat saya boleh join grup FB/WA ya, bisa juga add line id saya. Bisa juga follow ig saya.
Line id: dea_anggie
Ig:dea_anggie
Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia
Thankyou..😉
Salam rindu dari author.
"Dea Anggie"
__ADS_1