
Bianka menyiapkan sarapan di meja, dihadapan Morgan. Bianka menyajikan semangkuk bubur kaldu untuk Morgan.
"Bubur lagi?" Kata Morgan mengeluh.
"Makanlah, kondisimu belum sepenuhnya pulih. Jangan pikirkan buburnya, makan saja tidak perlu lihat bentuknya." Jawab Bianka.
"Tidak mau, jangan paksa makan bubur lagi. Setiap hari bubur, pagi, siang sore bahkan makan malamku bubur. Apa kamu tidak bosan memasaknya nyonya Lewi?" Tanya Morgan bertopang dagu diatas meja sembari menatap Bianka.
"Suamiku sayang, jangan keras kepala. Jika tidak menurut aku akan memaksamu tidur rumah sakit. Aku akan mengirimmu kembali ke rumah sakit." Jawab Bianka santai, Bianka memakan roti panggang.
"Punya istri begitu jahat, ahhh.. sungguh nasib burukku. Apa salah ku sehingga kamu menyiksaku istriku." Morgan kembali mengeluh.
"Hahaha.. salahmu kenapa aku harus bertemu denganmu di bandara saat itu dan kamu kembali menyelamatkanku saat aku di siksa pamanku, salahmu membuatku jatuh cinta padamu. Salahmu membuatku gila memikirkan keadaanmu, semua salahmu. Jadi hitung sendiri berapa banyak kesalahanmu." Jawab Bianka.
"Hei.. ayolah, jangan marah seperti anak kecil. Aku yang kesal disini, kenapa kamu jadi marah-marah sayangku. Aku akan makan bubur ini, aku akan habiskan. Aku tidak akan mengeluh lagi, oke.." Morgan menyendok bubur dalam mangkuk dan langsung memakannya.
"Haaaah.. panas, panas.." keluh Morgan.
Bianka berdiri dan memberikan Morgan minum pada Morgan. Bianka langsung memeriksa keadaan Morgan.
"Biar aku lihat wajahmu, (melihat bibir Morgan yang merah, Bianka tersenyum) hanya luka kecil, pria tangguh dan sedingin balok es sepertimu dilarang keras mengeluh ini itu." Jawab Bianka, dalam hati Bianka tertawa terbahak-bahak.
Morgan hanya diam, rasa kesalnya menumpuk. Bianka mendekati wajah Morgan dan meraba lembut wajah Morgan, Bianka mencium bibir Morgan untuk menghilangkan rasa kesal dalam hati Morgan.
Morgan terkejut, mendapat sasaran empuk Morgan menarik Bianka dalam pangkuannya. Dengan bibir keduanya yang masih saling menempel, Morgan membuat Bianka dalam posisi yang nyaman.
Karena Morgan masih sakit, Morgan didampingi oleh Bianka datang ke perusahaan. Morgan mulai bekerja, dari jauh mata Bianka memantau Morgan, bagai mempunyai seorang pemgawal pribadi Bianka menggelengkan setiap hal yang beresiko untuk Morgan.
Bianka mengantikan Morgan untuk bicara dengan beberapa tamu. Menghindarkan Morgan untuk tidak terlalu banyak berfikir dan bekerja terlalu keras karena masih dalam proses pemulihan. Morgan pasrah menerima perlakuan Bianka yang sedikit membuatnya canggung.
"Hahhhh akhirnya selesai, mari kita lihat apa jadwalmu selanjutnya. (Bianka membuka berkas dokumen yang ada di tangannya. Matanya melebar dan ekspresi wajahnya berubah menjadi kesal) apa ini, haruskah ini dilakukan?" Tanya Bianka dengan tiba\-tiba.
"Apa, ada apa?" Tanya Morgan.
"Sepertinya rekan bisnismu ini tidak tau jika kamu sudah menikah dan memiliki istri seperti singa. Awas saja jika berani macam\-macam padamu, aku akan menerkamnya hidup-hidup." Jawab Bianka penuh rasa kesal.
Bianka memperlihatkan berkas dokumen ditangannya kepada Morgan. "Hahaha.. kamu cemburu sayangku? Ayolah ini hanya pertemuan bisnis. Jangan cemburu seperti itu, aku tidak akan berpaling darimu walaupun banyak wanita cantik melebihi kecantikanmu. Karena bagiku hanya kamu yang bisa membuat hatiku nyaman dan aku merasa tenang jika kamu ada disisiku." Kata\-kata manis Morgan, menenangkan hati Bianka.
"Jangan berkat manis, pria sepertimu aku tidak heran jika banyak penggemar wanita. Semua wanita menggilaimu seperti Anna James, aku tidak cemburu. Karena aku sudah memilikimu, jika kamu sudah ada dalam genggamanku untuk apa aku cemburu. Aku hanya perlu menjaga milikku saja kan?" Jawab Bianka.
"Ada apa dengan istriku? Kata-katanya begitu pedas dan menusuk. Apakah dia sungguh\-sungguh Bianka istriku? Dia bukan orang lain yang menyamar menjadi Bianka bukan? Astaga.. apa yang kamu pikirkan Morgan." Batin Morgan menatap kearah Bianka.
Bianka sibuk membaca berkas dokumen, Morgan terus menatap Bianka, mengamati Bianka. Bianka terlihat sangat serius, Bianka tidak mau kalah bicara saat berhadapan dengan tamu penting (rekan bisnis selanjutnya yang akan bertrmu dengan Morgan\) Demi suaminya Bianka berusaha memahami ini berkas dokumen yang dibacanya.
Morgan berdiri dari duduknya dan berjalan perlahan mendekati Bianka yang berdiri menatap luar jendela ruangan. Bianka membolak-balik halaman berkas dokumen berulang-ualang.
Morgan memeluk Bianka dari belakang, "apa yang kamu kerjakan sayang? Sampai serius seperti ini. Jika kamu melakukan pekerjaanku, aku hanya akan mejadi penonton."
__ADS_1
"Hmm.. lebih baik seperti itu. Tubuhmu masih lemah, tidak boleh bekerja berat. Apa yang kamu butuhkan katakan saja, aku akan melakukannya untukmu. Kamu duduklah di singgasanamu, aku akan pelajari ini agar aku tidak kesulitan nanti." Jawab Bianka.
"Apa kamu istriku Bianka Josie?" Tanya Morgan berbisik.
"Bukan, aku adalah nyonya Lewi. \(Bianka menutup berkas dokumen di tangannya, melepas tangan Morgan yang melingkar di perutnya dan berbalik menatap Morgan\) apa kamu benar-benar hilang ingtan tuan Lewi? Perlu aku bantu ingat?" Bianka mendekat, wajahnya begitu dekat dengan Morgan.
"Bianka ini, apa yang ada di dalam pikirannya sampai dia seperti ini." Batin Morgan, menatap dalam mata Bianka.
"Ya, bantu aku mengingat apakah aku hilang ingatan atau tidak. Bagaimana caramu membuatku ingat?" Morgan berbalik bertanya, Morgan tersenyum tipis mengangkat alisnya.
Bianka tersenyum lebar, berjinjit dan meraih tengkuk Morgan, Bianka mencium bibir Morgan dengan lembut. Mata Morgan melebar, Bianka benar-benar berubah. Kini menjadi lebih berani dan tidak segan lagi.
Morgan tersenyum, meraih pinggang Bianka dan memeluk erat pinggang Bianka. Morgan membalas ciuman Bianka dengan lembut.
Ciuaman berakhir, Bianka memeluk Morgan dan tertawa kecil.
"Kenapa? Kamu bingung aku menjadi aneh?" Tanya Bianka.
"Mmm, Bianka ku memang aneh, dan nyonya Lewi lebih aneh. Hahaha.. apa kamu benar-benar takut kehilanganku?" Tanya Morgan.
"Ya, aku hanya memilikimu seorang, aku tidak ingin kehilanganmu. Bukankah aku harus kuat dan berjuang untuk mempertahankanmu?" Jawab Bianka.
"Istriku memang luar biasa hebat. Aku semakin mencintaimu sayangku. Ingat selalu kata\-kataku ini, aku Jerryco Morgan Lewi tidak akan pernah meninggalkanmu. Aku dan kamu, kita... akan bersama sampai akhir. Kita akan selalu bersama dan bersama. Kita tidak akan terpisahkan." Ucap Morgan dengan suara lembut, Morgan mengeratkan pelukan.
"Pangeranku.." suara lembut Bianka.
"Ayo kita pergi berbulan madu Bianka. Aku akan mengajakmu ke Bali, tempat kelahiran mami. Mami mertuamu." Morgan melepas pelukan menatap Bianka.
"Wow.. itu ide yang cemerlang suamiku. Aku ingin sekali kesana, melihat pantai dan berjemur. Ayo ajak aku kesana." Bianka bersemangat.
"Hmm.. tunggu Aska kembali membawa kabar mengenai Nicolas Gween yang melarikN diri. Barulah kita menyusun rencana bulan madu kita." Jawab Morgan.
"Oke.." Bianka tersenyum manis.
Morgan mengusap-usap kepala Bianka dan mencium lembut kening Bianka. Morgan kembali memeluk Bianka seakan tidak ingin melepaskan Bianka pergi keman\-mana dan tidak ingin kehilangan Bianka. Bianka menutup matanya perlahan mengeratkan pelukan.
@@@@@... @@@@@...
Hallo semua..
Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..
Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..
Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..
Jangan lupa berikan vote juga ya..
Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,
__ADS_1
•Pelukan Hangat Paman Tampan (End, jika tidak ada kendala akan saya lanjutkan sekuel dari UMEKO SAKURA LEWI yang akan menjadi season ke tiga dari Pelukan Hangat Paman Tampan)
•Lelaki Bayaran Amelia
•Suami Pengganti
•Pangeran Vampir
•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)
•Vampir "Sang Abadi"
•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar
•Cinta Lama Yang Datang Kembali
•Mommy And Daddy (CLYDK2)
•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3
•Perfect Father
•Dan masih banyak lainnya (hehehe.. maafkan authornya lagi menggila bikin novel kala itu.. jangan khawatir pasti di tamatin semua kok..)
Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..
Terimakasih..
Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..
Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..
ig: dea_anggie
Line id: dea_anggie
Fb: dea anggie
Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia
❤❤❤❤❤
Bye bye..
Salam hangat,
"Dea Anggie"
__ADS_1