Pangeran Es Jatuh Cinta

Pangeran Es Jatuh Cinta
PEJC - 56


__ADS_3

Anna James sedang ada di dapur menghangatkan susu. Ponselnya yang ada di meja berdering, Anna James melihat layar ponsel panggilan dari Nicolas Gween. Anna menerima panggilan dan mematikan pematik kompor.


(Percakapan dalam telepon)


"Hmm ada apa??" Jawab Anna James.


"Kamu tinggal di mansion Morgan??" Tanya Nicolas.


"Ya, Morgan memintaku tinggal. Ada perlu apa? Cepat katakan! Aku sibuk Nico." Celetuk Anna.


"Kau berenca tidur dengan Morgan? Ini adalah kesempatanmu Anna, rayu Morgan dan jadilah nyonya Lewi." Kata Nicolas menyemangati Anna.


"Tidak perlu kamu beritahupun aku akan lakukan itu Nicolas Gween. Bagaimana rencanamu? Aku sudah muak menghadapi wanita yang kamu cintai itu. Jika kamu tidak cepat bertindak jangan salahkan aku jika aku membunuhnya dengan racun." Jawab Anna James mengancam.


"Awas saja jika kamu berani menyakiti Bianka, aku akan membubuhmu." Nicolas Gween geram.


"Haha.. (tertawa keras) membunuhku? Kamu ingin membunuhku? Ingat Nico, aku masih menyekap orangmu yang sudah mencelakai Morgan. Jika aku bawa dia kekantor polisi maka reputasimu akan hancur." Anna James tersenyum licik.


"Sial! ******, jangan berani mengancamku dengan trik murahan seperti itu. Aku juga bisa mengatakan kepada Morgan jika kamu hanyalah seorang wanita ****** yang sedang beburu. Hahaha.. (tertawa keras)" Nicolas Gween membalas kata-kata pedas Anna.


Anna merasa kesal dan langsung memutus panggilan. Anna menyiapkan susu untuk Morgan.


Tidak jauh dari di balik lemari, Bianka bersembunyi dan menguping pembicaraan Anna James di telepon dengan Nivolas Gween. Bianka kesal, karena Nicolas lah dalang dibalik kecelakaan Morgan. Bianka marah dan ingin sekali mendatangi Nicolas lalu menampar Nicolas Gween. Bianka pergi meninggalkan Anna dan pergi ke kamar tamu. Bianka tidak ingin ketahuan oleh Anna James.


Anna James membawa segelas susu menuju kamar Morgan. Anna James membuka pintu kamar dan masuk. Mendekati Morgan yang sedang duduk di sofa membaca buku. Anna James meletakan gelas berisi susu dimeja. Lalu duduk di samping Morgan, Morgan mengacuhkan Anna James. Konsentrasi membaca buku ditangannya. Anna James mendekati Morgan dan meraba bahu Morgan. Tiba tiba saja morgan mengubah posisi duduknya mengejutkan Anna.

__ADS_1


"Minumlah susumu. Sudah aku hangatkan." Kata Anna.


"Kamu sudah sangat lelah Anna, minumlah ini." Morgan mengambil segelas air putih dan memberikan kepada Anna James.


Anna james menerima dan menatap Morgan. Morgan mengangguk dan tersenyum palsu. "Ayo cepat minum agar aku bisa menemui istriku. Hanya dengan begini aku bisa bebas melakukan apa saja di mansionku sendiri." Batin Morgan menatap kearah Anna masih dengan senyuman yang mempesona.


Anna tersenyum, dan meneguk habis air putih dalam gelas lalu meletakan gelas di meja.


"Oh ya Anna, tidurlah di ranjang jika kamu lelah." Ucap Morgan.


Anna terkejut, Anna terpedaya dan masuk dalam perangkap Morgan. Anna merasa jika Morgan hanya perhatian pada dirinya seorang dan tidak melihat pada wanita lain selain padanya. Anna James tersenyum lebar, merasa bahagia.


"Aku sangat senang Morgan, kamu mengingatku. Aku mencintaimu." Merebahkan kepala di bahu Morgan.


Morgan merasa jijik sebenarnya namun demi kelancaran sandiwara Morgan membiarkan Anna James bersandar padanya.


Morgan diam dan melanjutkan membaca buku. Morgan merilik kearah Anna dan melihat Anna sudah menguap beberapa kali.


"Anna.. kamu mengantuk?" Tanya Morgan.


"Hmm.. kepalaku tiba-tiba pusing dan aku mengantuk." Keluh Anna James.


"Ayo aku temani tidur." Bujuk Morgan.


"Ahh baiklah." Jawan Anna senang.

__ADS_1


Anna mengangkat kepalanya dan berjalan menuju ranjang. Anna naik keatas ranjang masuj dalam selimut dan berbaring. Morgan juga naik keatas ranjang, duduk bersandar bantal. Mendampingi Anna. Anna memegang erat tangan Morgan. Morgan dengan sabar menunggu sampai Anna benar-benar terlelap tidur.


10 menit kemudian..


Morgan memastikan jika Anna benar-benar terlelap. Setelah dipastikan lelap Morgan turun dari ranjang dan mengambil ponsel Anna James di sofa. Morgan membuka layar ponsel, ponsel terkunci dengan kode keamanan. Morgan kesal menatap ke arah Anna James.


"Aahhh kenapa harus memakai kode keamanan. Wanita ini benar benar menjengkelkan. Baiklah, aku akan coba." Morgan berusaha berfikir memasukan angka sebagai kode keamanan.


Morgan berfikir sejenak, dan mencoba menggunakan tanggal lahirnya. Morgan memasukan tanggal lahirnya, benar saja kode keamanan langsung terbuka. Morgan memeriksa detail pesan masuk dan panggilan. Morgan tidak kaget melihat nama Nicolas Gween yang selalu menghubungi Anna. Karena mereka memang berkomplot. Morgan membaca pesan dan beberapa kali menemukan kejanggalan. Sampai pada Akhirnya Morgan membuka sebuah rekaman suara. Morgan mendengarkan baik-baik rekaman suara tersebut.


Mata Morgan melebar. Rekaman suara tersebut berisi pembicaraan antara dua orang yaitu Anna James dan seorang pria. Pria dalam rekaman menyebutkan jika dia mencelakai Morgan atas perintah Alex Jossie. Dan pria tersebut mengaku adalah orang dari Nicolas Gween.


Morgan mere**s ponsel Anna James. Morgan meletakan kembali ponsel Anna James dan pergi meninggalkan kamarnya.


@@@@@..... @@@@@.....


Hallo.. hallo..


Jangan lupa like,, komen dan vote ya..


Terimakasih..


Sampai jumpa di next epiaode..


Bye bye..

__ADS_1


♡Dea Anggie😉♡


__ADS_2