Pangeran Es Jatuh Cinta

Pangeran Es Jatuh Cinta
PEJC - 37


__ADS_3

Morgan dan Bianka sedang mengepas baju pengantin. Mereka berada dalam satu ruangan. Morgan berdiri dengan stelan jas berwarna putih. Warna senada dengan gaun milik Bianka. Bianka keluar dari ruang ganti dan berdiri membelakangi Morgan. Morgan melihat di cermin, betapa cantiknya Bianka. Morgan berbalik dan menghampiri Bianka. Morgan meraih tangan Bianka dan berlutut dengan saty lutut menyentuh lantai. Morgan mencium lembut punggung tangan Bianka.


Morgan: wanitaku sangat cantik. Mataku tak bisa berpaling darimu. Aku bahagia, sangat bahagia. Sebentar lagi aku dan kamu akan menjadi satu dalam ikatan pernikahan. Kita akan menjalani kehidupan yang baru. Menualah bersamaku Bianka. Percayalah kepadaku, aku akan setia dan akan selalu menjagamu. Aku Jerryco Morgan Lewi berjanji kepadamu. Hanya kamu, Bianka Jossie satu satunya wanita yang akan aku cintai seumur hidupku. (Mengangkat kepala menatap Bianka)


Bianka: aku percaya. Karena aku juga sangat mencintaimu Morgan. Aku mencintaimu (tersenyum menatap Morgan)


Morgan tersenyum dan perlahan berdiri. Bianka langsung memeluk erat Morgan. Morgan mencium lembut bahu Bianka. Mengusap punggung Bianka. Morgan melepas pelukan dan mencium lembut kening Bianka.


 


Di ruang sebelah ada Umeko dan Frans yang juga mengepas pakaian pernikahan mereka. Umeko terlihat cantik menggunakan gaun pernikahan berwana putih. Frans juga terlihat tampan menggunakan stelan jas berwarna hitam. Kedua mata saling memandang satu dengan lainnya. Saling mengangumi di dalam hati.


Frans: cantik, sangat cantik. Mempelaiku sangat cantik hingga aku terpesona.


Umeko: kamu juga terlihat tampan Frans.


Frans: kamu akan menjadi milikku dalam 3 hari kedepan. Milikku selamanya.


Umeko: \(tersenyum cantik\) i love you Frans.


Frans: i love you too Umeko.


Frans merangkul pinggang Umeko dan mencium lembut bibir Umeko. Umeko menutup mata menikmatinya, kemesraan Umeko dan Frans membuat semua pelayan di boutique iri.


 


Setelah mengepas pakaian pengantin. Morgan dan Bianka berpamitan kepada Umeko dan Frans untuk pergi lebih dulu. Morgan mengajak Bianka mengunjungi suatu tempat.


Bianka terkejut, Morgan mengajaknya ke panti asuhan. Morgan dan Bianka disambut dengan hangat oleh kepala panti. Kepala panti tersenyum dan menyapa Morgan.


"Hallo tuan muda Lewi, lama anda tidak berkunjung"


Morgan: hallo.. maaf, saya sedang sibuk. Sekarang saya datang membawa calon istri saya. Mengenalkan calon istri saya kepada anak anak.


"Silahkan tuan dan nyonya"


Bianka menatap Morgan, Morgan tersenyum manis dan mengangguk. Bianka dan Morgan berjalan mengikuti kepala panti. Bianka melihat sekeliling panti. Melihat anak anak yang sedang bermain di taman.


Morgan menyapa beberapa anak yang dia kenal. Seorang anak perempuan datang menghampiri Morgan dengan senyum cantik. Morgan membungkuk dan langsung menggendong gadis kecil tersebut dengan penuh kasih sayang.


Morgan: hallo sayang.. wah, kamu semakin berat. Paman tidak kuat menggendongmu lagi.


"Paman aku merindukanmu" (memeluk erat)

__ADS_1


Morgan: paman juga, sangat rindu pada Monica. Oh ya, paman ingin kenalkan Monica pada seseorang.


Monica melepas pelukan menatap Morgan. Morgan menatap Bianka, Monica mengikuti Morgan menatap Bianka.


Morgan: ini bibi Bianka, istri paman. (Tersenyum)


Bianka: hallo cantik, sedang bertemu denganmu. (Tersenyum)


Monica: hallo bibi Bianca, aku Monica. Senang bertemu dengan bibi.


Bianka mengambil alih Monica dari Morgan. Bianka menggendong Monica dan memeluk Monica.


"Monica, ayo kita makan. Sudah waktunya makan. Biarkan paman dan bibi bicara dengan suster kepala. Oke"


Monica: (melepas pelukan) paman, (menatap Morgan) bibi (menatap Bianka) Monica pergi makan dulu. Sampai jumpa.. (mencium pipi Bianka kilas)


Bianka menurunkan Monica, monica mengandeng tangan seorang biarawati yang memanggilnya. Biarawati tersebut tersenyum kepada Morgan dan Bianka. Monica melambaikan tangan dan berbalik pergi meninggalkan Morgan dan Bianka.


Bianka: manis sekali.


Morgan: dia kehilangan papa dan mamanya dua tahun lalu. Aku menemukan dia dijalan dan membawanya kesini. Melihatnya aku teringat diriku sendiri. Aku juga kehilangan papi dan mamiku saat aku masih kecil.


Bianka sedih, mendekat dan mengusap bahu Morgan. Mata Morgan berkaca kaca, tanpa sadar air matanya jatuh menetes. Bianka menyeka air mata Morgan.


Bianka: kamu baik baik saja?


Bianka memeluk Morgan. Morgan menangis teringat kedua orangtua nya. Setelah puas menangis Morgan melepas pelukan dan menyeka air matanya sendiri.


Morgan: ayo kita bicara dulu kepada kepala panti. Setelah itu aku akan ajak kamu berkeliling.


Bianka: iya.


Morgan menggandeng tangan Bianka menuju ruangan kepala panti. Mereka berjalan beriringan. Sesekali Bianka menatap Morgan, hatinya sedih melihat Morgan menangis.


(Dalam hati Bianka)


Kasian sekali kamu Morgan, kurangnya kasih sayang orantua membuatmu sedingin es. Aku akan mencoba menjadi yang terbaik dalam hidupmu. (Mengeratkan genggaman)


Di ruangan kapala panti, kepala panti mengucapkan banyak terimakasih kepada keluarga Lewi yang telah membantu menjadi donatur tetap selama ini. Dari awal Jonathan Lewi lah yang membangun panti dan menyokong semua keperluan panti. Setelah Jonathan tiada Morgan diam diam mengikuti jejak Jonathan tanpa diketahui siapapun.


Penyataan kepala panti membuat Bianka tercengang. Bianka tidak menyangka Morgan yang dingin begitu peduli kepada anak anak yatim piatu. Bianka tersenyum menatap Morgan. Setelah menyampaikan beberapa hal Morgan dan Bianka pergi meninggalkan ruangan kepala panti untuk berkeliling.


Morgan mengajak Bianka menemui anak anak yang sedang makan siang di ruang makan. Morgan mengetuk pintu, seorang Biarawati tersenyum menghampiri, mempersilahkan Morgan dan Bianka masuk. Morgan menyapa semua anak anak dengan senyumana yang lebar.

__ADS_1


Anak anak sangat senang Morgan datang. Morgan memperkenalkan Bianka kepada anak anak. Bianka menyapa dan memperkenalkan diri. Anak anak menyambut Bianka dengan hangat. Morgan mengajak Bianka duduk. Morgan membatu menyuapi seseorang anak di sampingnya. Bianka tersenyum melihat betapa sabarnya Morgan menghadapi anak anak.


Bianka: kamu sering datang?


Morgan: tidak juga, jika aku sibuk aku hanya akan mengirim hadiah pada mereka.


Bianka: inikah sosok Morgan yang sesungguhnya?


Morgan: apa maksudmu? (Menatap Bianka)


Bianka: sejujurnya kamu begitu hangat dan penuh perhatian kepada anak anak.


Morgan: bukan hanya kepada anak anak saja. Aku juga akan perhatian padamu. (Tersenyum)


Bianka tak bisa berkata matanya terus menatap Morgan yang sedang asik bercerita kepada anak anak. Morgan menghibur anak anak dengan cerita cerita menarik. Membuat anak anak bahagia dan mengembangkan senyuman.


 


Morgan dan Bianka duduk berdampingan diayunan. Morgan terdiam, Bianka memegang tangan Morgan. Mengusap perlahan tangan Morgan.


Bianka: katakan, ada apa? Aku tau kamu menahan sesuatu sejak kita datang.


Morgan: setiap aku datang kesini. Aku selalu ingat papi dan mamiku. Melihat bangunan ini aku seperti melihat bayangan wajah papiku.


Bianka: bagaimana jika kita pemakaman. Kamu bisa berdoa untuk mengobati rasa rinduku kepada papi dan mamimu.


Morgan: \(menatap Bianka\) itu ide yang bagus. Kamu mau menemaniku pergi kan? Setelah kita mengunjungi orangtuaku, ayo kunjungi juga orang tuamu.


Bianka: \(tersenyum cantik\) oke..


Morgan dan Bianka turun dari ayunan, mereka berpamitan kepada kepala panti dan juga anak anak panti. Morgan juga sudah memastikan semua anak panti menerima hadiah yang dia kirimkan. Morgan pergi meninggalkan panti asuhan menuju pemakaman.


\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-@@@@@\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-


Hallo semua readers yang saya sayangi dan kasihi. Mohon maaf baru sempat update ya. Author sedang sibuk dan hanya bisa update 1 novel saja. Hehehe..


Mohon maaf sekali, jangan khawatir author bakalam usahakan update setiap hari kok.


Jangan berpaling ya, hehe.. maafkan author ya, yang menganak tirikan "PANGERAN ES JATUH CINTA" padahal author gak bermaksud lho. Author memang sibuk di dunia nyata. Pekerjaan author banyak, jadi baru sempat ada waktu ngetik ngetik.😊😊😊😊


Terimakasih untuk semua readers. Author sayang kalian semua. Emuaaachhh...


❤❤❤❤❤

__ADS_1


\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-@@@@@\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-


 


__ADS_2