
Yohanes dan Umeko kembali ke negara masing masing karena kesibukan masing masing. Dibandara tiga bersauda berpisah lagi, Yohanes memeluk Umeko dan Morgan bergantian. Begitu juga Morgan dan Umeko saling berpelukan erat.
Yohanes: (mengusap kepala Umeko) jaga dirimu sayang, jangan lupa makan. Dan jangan terlalu sibuk dengan pekerjaanmu.
Umeko: ya kak, kak Hans juga.. (menatap Caroline) kakak ipar, tolong jaga kakakku. Aku mohon..
Caroline: tentu, aku akan jaga kakakmu. (Tersenyum)
Yohanes: Ryco, jaga Bianka baik baik.. jangan membuatnya menangis, oke?
Morgan: oke kak. Aku pasti akan buat Bianka selalu terseyum.
Bianka: Kak Hans, Kak Carolie, Kak Meko dan Kak Frans hati hati ya..
Yohanes: iya sayang.. kamu juga. Jika adikku mmebuatmu kesal, lapor saja padaku.
Bianka: oke..
Umeko: bye Ryco kecil, bye Bianka yang cantik. Sampai jumpa di hari pernikahan kak Hans..
Morgan: bye bye.. hati hati kakak kakakku. Aku sayang kalian..
Yohanes: pulanglah.. tidak perlu antar lagi.
Ryco:oke.. bye bye..
Rico melihat kedua kakaknya dan kakak iparnya melambaikan tangan. Mereka masuk de dalam lobby. Morgan menggandeng Bianka masuk kedalam mobil. Morgan dan Bianka kembali pulang ke rumah.
♡♡♡♡♡
Bianka berdiri diteras kamarnya, menikmati indahnya langit malam. Morgan masuk kedalam kamar, berjalan mengampiri Bianka. Morgan memeluk erat Bianka dari belakang. Bianka terkejut, memegang tangan Morgan.
Morgan: apa yang kamu pikirkan?
Bianka: tidak ada, kenapa belum tidur?
Morgan: aku ingin tidur denganmu. Ingin memelukmu.
Bianka: bukankah seminggu ini kita sudah tidur bersama? Setiap malam kamu menyelinap masuk dalam kamarku.
Morgan: ya.. aku tidak bisa jauh jauh darimu sayang. Bersamamu aku selalu merasa nyaman.
Bianka: selalu saja bermulut manis.
Morgan melepas pelukan dan membalikan badan Bianka. Morgan dan Bianka saling berhadapan. Mata mereka saling menatap dalam, Bianka tersenyum cantik berjinjit mencium lembut pipi Morgan. Morgan merangkul pinggang Bianka erat, mencium lembut bibir Bianka. Morgan ******* Bibir Bianka dengan rakus membuat Bianka kehabisan nafas. Bianka tersengal, Morgan melepaskan ciuamanya dan memeluk Bianka.
Morgan: maaf.. aku terlalu bernafsu
Bianka: akan berbahaya jika kita terus seperti ini.
Morgan: maaf sayang.. maaf..
Bianka: ayo kita tidur..
Morgan melepaskan pelukan menatap Bianka. Bianka tersenyum manis pada Morgan. Morgan menggendong Bianka masuk dalam kamar, Morgan merebahkan Bianka ke atas ranjang. Mencium lembut kening Bianka.
__ADS_1
Morgan: selamat malam sayang, selamat tidur.
Morgan menyelimuti Bianka, Morgan berjalan menutup dan mengunci pintu teras kamar. Morgan kembali berjalan mendekati ranjang, naik keatas ranjang dan berbaring di samping Bianka. Bianka mengusap lembut rambut dan Wajah Morgan.
Bianka: selamat tidur pangeranku, mimpi indah. I lovd you..
Morgan: i love you too putriku.. (tersenyum)
Bianka mendekat dan memeluk Morgan. Bianka membenamkan wajahnya dalam pelukan Morgan. Morgan mengusap lembut punggung Bianka. Morgan mendekatkan kepalanya kekepala Bianka, Bianka memejamkan mata dan terlelap tidur. Morgan yang masih terjaga perlahan mulai memejamkan mata dan terlelap tidur.
♡♡♡♡♡
Keesokan harinya..
Bianka bangun dan melihat dada bidang Morgan di hadapannya, Bianka meraba lembut dada Morgan, Bianka mengangkat kepalanya keatas, melihat Morgan yang masih terlelap tidur. Bianka tersenyum dan mencium kilas bibir Morgan. Bianka meraba raba wajah Morgan.
Bianka: pagi sayang..
Bianka berusaha melepaskan tangan Morgan dari pinggangnya, namun usahanya gagal. Morgan justru mengeratkan tangannya di pinggang Bianka. Bianka menatap ke arah Morgan, Morgan membuka matanya perlahan dan tersenyum tampan kearah Bianka.
Morgan: pagi sayang..
Bianka: sudah bangun? Bisa lepaskan tanganmu? Ini sangat tidak nyaman.
Morgan menindih Bianka, membuat Bainka tak bisa bergerak.
Morgan: jika seperti ini apa kamu nyaman?
Bianka: Morgan, jangan mulai lagi.
Morgan: mau kemana kamu, kamu selalu menggodaku Bianka.
Bianka: oke oke.. lepaskan aku..
Morgan melepaskan Bianka, Bianka berbalik dan berjalan mundur. Morgan melangkah maju mendekati Bianka, Bianka terus mundur hingga menempel dinding. Morgan mendekat dan menatap Bianka.
Bianka: oke oke.. maaf, aku tidak akan berani menggodamu lagi
Morgan: hmmm.. Bianka, si penggoda. Aku akan menghukummu.
Morgan mendekat, dan mencium lembut pipi Bianka. Morgan tersenyum tampan membelai wajah Bianka.
Morgan: i love you..
Bianka: (tersenyum) i love you too..
Bianka memeluk Morgan, Morgan mengeratkan pelukan Bianka.
Bianka: aku akan ke tempat paman.
Morgan: (melepas pelukan) untuk apa?
Bianka: entahlah, paman mengajakku bertemu pagi ini pukul 9.
Morgan: aku ada rapat pagi ini, tidak bisa temani. Berangkat dengan supir ya?
__ADS_1
Bianka: (menggeleng) aku bisa pergi sendiri sayang, kamu bekerjalah dengan baik. Oke?
Morgan: jik ada apa apa hubungi aku. Aku tak ingin pamanmu menyakitimu.
Bianka: oke.. aku mengerti. Kembalilah kekamar mu dan mandi.
Morgan: iya, aku harus berangkat lebih awal. Bye sayang.. aku siap siap dulu ya..
Morgan mencium kilas bibir Bianka dan berlari keluar kamar Bianka menuju kamarnya. Bianka tersenyum lebar menggelengkan kepalanya. Bianka merapikan selimut dan bantal di ranjang. Bianka duduk di ranjang dan menghela nafas panjang memikirkan pamannya.
♡♡♡♡♡
Bianka dan Morgan sarapan bersama. Bianka melayani Morgan dengan sepenuh hati. Morgan sangat senang dengan adanya Bianka di sisinya. Morgan terus manatap ke arah Baianka. Bianka menaikkan alis menatap Morgan.
Bianka: ada apa?
Morgan: kamu sangat cantik dan sexy.
Bianka: pandai merayu, jangan banyak bicara. Makan sarapanmu dan pergilah bekerja.
Morgan terdiam terus menatap kearah Bianka. Bianka memakan sarapnnya dengan lahap. Morgan mengeluarkan ponsel dan mengirim pesan pada Aska.
"Aska kirim orang orang ke rumah, mengikuti Bianka. Bianka ingin menemui Alex Josie pagi ini pukul 9. Aku takut hal buruk akan terjadi. Hari ini aku ada tamu dari korea, tidak bisa pergi dengan Bianka. Beri tahu mereka, jangan sampai ketahuan oleh Bianka."
(Kirim)
-----
Aska
"Baik Tuan. Siap laksanakan perintah"
-----
Morgan meletakan ponselnya di atas meja dan mulai makan sarapannya. Perasaanya sedikit lega, meski tidak bersama Bianka setidaknya orang orangnya akan menjaga Bianka dari jarak jauh. Morgan tak ingin hal buruk terjadi pada Bianka.
(Dalam hati Morgan)
Andai saja rapatku bisa di tunda, aku akan tunda demi menemanimu Bianka. Rapat ini sangat penting, bagaimana pun aku harus bisa membagi waktu antara urusan bisnis dan urusan pribadi. Maaf sayangku, semoga tidak terjadi hal buruk padamu.
Hallo semua..
Terimkasih sudah mau berkunjung dan membaca karya saya..
Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar ya..
Bagi tip juga boleh..
Bye bye..
Sampai jumpa di episode selanjutya..
Salam hangat,
"Dea Anggie"
__ADS_1