Pangeran Es Jatuh Cinta

Pangeran Es Jatuh Cinta
PEJC - 69


__ADS_3

Tak..


Tak..


Tak..


Suara langkah terdengar. Langkah kaki yang cepat menuju sebuah ruangan.


Klek..


Pintu ruangan dibuka seorang pria masuk dan menutup pintu perlahan. Pria itu berjalan menghampiri bos nya yang berdiri membelakanginya.


"Tuan, tugas yang anda berikan sudah saya lakukan." Pria itu melapor.


"Bagus, bagaimana dengan Morgan. Sudah bertemu dengan Ling-Ling?" Tanya pria itu dengan nada suara dingin.


"Sudah tuan, nona Ling sedang menjalankan perannya." Menjawab dengan tegas.


"Hmm.. siapkan mobil untukku, aku akan menjemput wanitaku! Kau, hubungi Ling-Ling. Katakan padanya untuk mengulur waktu selama mungkin. Apa kau mengerti?" Bicara dengan nada tinggi.


"Ba.. baik tuan, akan segera saya laksanakan." Menjawab dengan cepat.


Pria itu pergi melaksanakan perintah, menyiapkan mobil untuk tuannya dan menghubungi seseorang bernama Ling, yang saat ini sedang bertemu dan berbincang dengan Morgan.


Nicolas Gween telah kembali, namun identitasnya sudah dirubah. Nicolas Gween merubah nama dan melakukan operasi kecil di wajahnya. Nama Nicolas Gween sudah tiada sekarang Nicolas Gween berganti nama menjadi Mark Vyock.


7 bulan penuh perjuangan bagi Nicolas, merubah identitas dan mencari informasi mendetal mengenai Morgan dan Bianka. Kali ini Nicolas sudah bertekad untuk mendapatkan Bianka apapun yang terjadi. Meski harus melenyapkan Morgan sekalipun.


Nicolas mrrencanakan segalanya dengan matang, Nicolas meminta bantuan temannya yang berasal dari China bernama Ling. Ling-Ling sapaan Ling, bersedia membantu karena bibi Nicolas adalah calon ibu tiri dari Ling-Ling. Nicolas berhasil mengelabuhi Ling-Ling, menghasut Ling-Ling untuk berada di pihaknya. Ling-Ling yang merasa geram dan iba akhirnya terpengaruh ucapan-ucapan sampah dan tipuan Nicolas Gween.


Ling-Ling berpura-pura ingin menjalin kerjasama, mengatas namankan perusahaan papanya. Karena sebelumnya Morgan juga sering bekerja sama dengan beberapa perusahaan dari China maka Morgan tidak curiga, Morgan memang teliti. Sebelum menerima kerja sama dan bertemu selalu menyelidiki latar belakang setiap rekan bisnisnya. Namun kali ini Morgan melewatkan satu hal, Morgan tidak mengorek lebih dalam mengenai kehidupan pribadi tuan Lie (papa Ling-Ling) yang Morgan ketahui adalah tuan Lie sudah bertunangan dengan wanita asing yang berasal dari Australia.


Rencana Ling berjalan mulus, mulai dari perencanaan pengajuan kerja sama hingga akhirnya bisa bertemu langsung dengan Morgan. Sekarang tugasnya mengulur waktu agar Nicolas bisa membawa Bianka pergi. Karena dengan kesibukan pekerjaan, perhatian Morgan bisa teralihkan.


Rencana mulai dijalankan, ternyata dari pagi orang-orang Nicolas sudah berjaga dan memantau mansion Morgan. Siap melumpuhkan penjagaan, keberuntungan berpihak pada Nicolas Gween. Rencananya berjalan denhan mulus sejauh ini.


Nicolas keluar dari ruangannya dan berjalan keluar dari rumahnya. Nicolas masuk dalam mobilnya dan bergegas meluncur menuju mansion Morgan untuk menjemput paksa Bianka.


♡♡♡♡♡


Bianka berada dalam kamar untuk beristirahat. Bianka berbaring sembari mengusap-usap perutnya.


"Sehat -sehat sayangku, mami sudah tidak sabar melihatmu lahir di dunia ini." Guman Bianka, tersenyum cantik.


Bianka melihat ponselnya dan mengirim pesan pada Morgan. Bianka mengirim pesan karena tau kemungkinan Morgan akan sibuk, dan juga Bianka tidak ingij mengganggu Morgan bekerja.


Suamiku,


"Sayang, kabari aku jika ingin makan siang dirumah ya. Aku akan memasak makanan kesukaanmu. Muaaachhh.. aku mencintaimu sayang."


Bianka meletakan ponselnya kembali dimeja usai mengirim pesan. Bianka mengubah posisi tidurnya dan menutup mata perlahan, Bianka ingin beritirahat sejenak.


1 jam kemudian..


Orang-orang Nicolas berhasil melumpuhkan penjagaan. Semua pelayan diikat dan di kumpulkam di dapur. Para penjaga pingsan, beberapa luka-luka karena terus melawan. Sampai pada akhirnya semua tumbang.


Nicolas Gweeen keluar dari dalam mobil dan berlari masuk mencari Bianka. Nicolas Gween langsung menyelisik setiap kamar, sampai pada akhirnya Nicolas Gween membuka sebuah kamar dan mendapati Bianka yang tertidur pulas.


Nicolas Gween melangkah dengan hati-hati, perlahan mendekati Bianka. Nicolas Gween mengagumi kecantikan Bianka yang semakin cantik dibanding dahulu.


Nicolas Gween mendekat, mencium kening Bianka. Bianka yang sensitif terbangun, mengira orang yang menciumnya adalah Morgan.

__ADS_1


"Sayang, kamu kembali? Tidak mengirim pesan?" Ucap Bianka, membuka mata perlahan.


Bianka terkejut, saat matanya benar-benar terbuka yang di lihatnya bukan Morgan melainka orang asing.


"Siapa kamu? Bagaimana kamu bisa masuk?" Bianka ketakutan.


"Hai sayang, kamu melupakan ku? Sudah lama tidak berjumpa, kamu semakin cantik dan menarik." Nicolas Gween membelai wajah Bianka.


Bianka menepis tangan Nicolas dari wajahnya, Bianka bangun perlahan dari tidurnya. "Jangan bersikap seolah kamu mengenalku, siapa kamu? Dan bagaimana kamu bisa masuk? Penjaga.. tolong.." Bianka berteriak meminta Bantuan.


Nicolas Gween tertawa keras, "hahaha.. teriaklah sayangku Bianka, tidak akan ada yang menolongmu. Semua penjaga mu sudah aku lumpuhkan, hahaha.. aku akan mrmbawamu pergi sayangku, kamu adalah milikku." Ucap Nicolas Gween.


Bianka kaget, "siapa kamu sebenarnya?" Bianka bertanya karena penasaran


"Aku? Kamu begitu ingin tahu siapa aku?" Nicolas Gween mrndekat dan berbisik di telinga Bianka, "aku adalah cintamu, Nicolas Gween." Ucap Nicolas Gween mencium leher Bianka.


Bianka mendorong Nicolas, "apa kamu sudah kehilangan akal? Nicolas Gween aku sangat membencimu," Bianka menatap tajam kearah Nicolas Gween.


Nicolas Gween mencengkram dagu Bianka, "terserah! Ingin membenciku itu bukan urusanku. Yang terpenting sekarang adalah kamu milikku Bianka. Tidak akan ada lagi yang bisa memisahkan kita, sekalipun itu suamimu!" Nicolas menekankan kata-katanya.


"Lepaskan aku, jangan sakiti aku. Aku sedang hamil Nicolas!" Ucap Bianka memelas.


Nicolas tersenyum tipis, "melepaskanmu? Haruskah? Sayang sekali aku tidak akan melepaskanmu kali ini, aku sudah mempersiapkan ini dengan matang, aku sudah mendapatkanmu mana mungkin aku melepaskanmu?" Jawab Nicolas.


Bianka kesal, kali ini memang harus berusaha sendiri untuk kabur. "Sayang, bertahanlah. Mami harus melawan orang jahat, maafkan mami nak.." dalam hati Bianka.


Bianka mulai berakting, Bianka menangis dan merengek. "Lepaskan, kamu menyakitiku.." Bianka menangis tersedu, sengaja ingin membuat Nicolas merasa bersalah.


Sesuai dugaan Bianka, Nicolas terpancing. Nicolas melepas cengkraman dan menyeka air mata Bianka. "Maafkan aku Bianka, jangan menangis." Ucap Nicolas.


Nicolas memalingkan wajah menatap arah lain, "ikutlah denganku, aku berjanji tidak akan menyakitimu." Ucap Nicolas.


"Apa kamu bersungguh-sungguh dengan ucapanmu? Kamu tidak akan menyakitiku?" Kata Bianka.


Bianka mencari cara melawan, melumpuhkan Nicolas dengan tangan kosong adalah hal yang bodoh untuk dilakukan. Setidaknya harus melukai tubuh Nicolas baru bisa mencari celah lari dari Nicolas.


"Tentu saja aku bersungguh- sungguh. Kamu tidak percaya padaku?" Tanya Nicolas Gween mulai terpengaruh kata-kata Bianka.


Bianka berdiri, tangannya dengan cepat meraih ponsel di meja dan berjalan perlahan mendekati lemari, "tunggu aku mencari pakaian hangat. Aku tidak bisa biarkan tubuhku sakit, ada nyawa yang harus aku lindungi." Jawab Bianka.


Bianka membuka lemari perlahan, berpura-pura sibuk mencari pakaian hangat. Sebenarnya Bianka mencari pistol yang disimpan Morgan, Bianka ingat Morgan menyimpannya di lemari. Bianka meraba-raba dan akhirnya menemukannya.


"Syukurlah, dengan ini aku bisa melindungi diri. Aku harus menghubungi seseorang, Morgan sibuk jadi aku akan menghubungi Aska." Bianka menekan nomor Aska di ponsel untuk memanggilnya.


"Bianka kamu sedang apa?" Suara Nicolas mengejutkan Bianka.


"Aku sedang mencari mantelku, tunggu.." jawab Bianka agar Nicolas tidak curiga.


Bianka dengan cepat memasukan pistol dan ponselnya dalam mantel saat mantel masih ada di dalam lemari, sehingga Nicolas tidak bisa melihat apa yang ada di dalam saku mantel Bianka. Bianka mengeluarkan mantel tersebut, dan mengenakan mantelnya. Bianka berharap rencananya ini berjalan baik, berharap Aska menerima panggilannya dan mendengar percakapannya dengan Nicolas.


Disaat Bianka mengenakan mantel, Nicolas sudah berdiri dan mengamati Bianka dari jauh. Nicolas Tidak menaruh rasa curiga pada Bianka.


"Kau sudah memutuskan ikut bersamaku?" Tanya Nicolas.


"Ya, aku tidak ada pilihan. Kamu lihat, perutku membesar, jika terjadi apa-apa bagaimana? Aku tidak akan biarkan anakku terluka. Aku terpaksa harus mengikutimu." Jawab Bianka tanpa ragu.


Bianka sengaja mengulur waktu, memikirkan kembali cara apa yang harus dilakukannya untuk melawan Nicolas. Memikirkan bagiamana cara menghubungi Morgan dan mmeberitahukan jika Nicolas kembali.


@@@@@... @@@@@...


Hallo semua..

__ADS_1


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Pelukan Hangat Paman Tampan


(End, jika tidak ada kendala akan saya lanjutkan sekuel dari UMEKO SAKURA LEWI yang akan menjadi season ke tiga dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Lelaki Bayaran Amelia


•Suami Pengganti


•Pangeran Vampir


•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)


•Vampir "Sang Abadi"


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


•Cinta Lama Yang Datang Kembali


•Mommy And Daddy (CLYDK 2)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3


•Perfect Father


•Kamu Dan Aku


•Banyak ya.. (hehehe.. maafkan authornya lagi menggila bikin novel kala itu.. jangan khawatir pasti di tamatin semua kok..)


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,


"Dea Anggie"

__ADS_1


__ADS_2