
Nicolas Gween semakin menggila, memecahkan beberapa vas bunga. Bianka menjadi takut, Bianka dengan cepat berdiri dari duduknya dan berlari.
Karena perutnya yang semakin membesar gerak Bianka menjadi terbatas. Bianka berusaha menghindari Nicolas, Nicolas mengejar Bianka dan menarik tangan Bianka. Nicolas menyeret Bianka dan melempar Bianka ke sofa.
"Aaahh.. perutku." Keluh Bianka.
"Mau kemana kamu? Apa aku sudah ijinkan kamu pergi?" Nicolas menatap tajam kearah Bianka.
Bianka melengkuh menahan rasa sakit, bayi dalam perutnya terus bergerak. Seakan merespon apa yang terjadi pada maminya.
"Sayang.. maafkan mami nak. Mami menyakitimu, mami mohon bertahanlah." Batin Bianka.
Bianka mengusap perutnya perlahan, agar bayi dalam kandungannya merasa sedikit nyaman.
Nicolas Gween mendekati Bianka dan menarik rambut Bianka. "Jangan katakan kamu ingin pergi melarikan diri, kamu berani sekali Bianka. Aku akan benar-benar menyakitimu jika kamu tidak patuh." Nicolas mengancam.
Bianka mendesis, "ssshhh.. sa..sakit Nico, lepaskan aku." Rengek Bianka menangis, Bianka mencengkram tangan Nicolas.
"Sakit? Akan ada yang lebih menyakitkan jika kamu tetap bersikeras kabur dan menipuku." Bentak Nicolas.
"Lepasss," Bianka menepis tangan Nicolas. "Kau sudah gila Nicolas, kamu sudan tidak bisa di kemdalikan." Ucap Bianka.
Nicolas tertawa, mendekat hendak mencium Bianka. Bianka seketika menampat Nicolas dengan keras karena merasa kesal. Nicolas meraba wajahnya, sudut bibirnya mengeluarkan darah. Nicolas mengusap darah dan menatap bianka dengan tatapan kebencian.
Nicolas langsung menampar Bianka berkali-kali, Bianka menjerit ketika tamparan keras mendarat berulang-ulang di wajahnya..
Wajah Bianka merah dan sudah bengkak, Nicolas mencekik Bianka, merasa sudah sangat kesal dan kecewa.
"Jika aku tidak bisa mendapatkanmu, jangan harap Morgan juga bisa mendapatkanmu. Lebih baik kamu mati dan lenyap sehingga tidak membuatku menggilaimu." Nicolas sangat kesal, Bianka sudah kehabisan nafas. Nafasnya tersengal.
"Uhukk"
"Uhukk"
Bianka terbatuk, Cekikan Nicolas begitu kuat. Bianka berusa melawan namun kekuatannya terbatas, tenanganya sudah habis.
Braaakkkk..
Pintu terbuka paksa, Nicolas terkejut dan berbalik. Morgan dengan wajah penuh murka datang dan berdiri di depan pintu. Nicolas kaget, menatap tajam kearah Morgan.
"Kau datang? Bagaimana bisa?" Nicolas bingung.
"Brengs*k beraninya kau menculik dan melukai istriku." Morgan marah besar, bicara dengan nada tinggi.
"Haha.. kamu datang ingin menyelamatkannya? Wah.. sungguh luar biasa, inikah yang di namakan cinta sejati?" Ucap Nicolas dengan senyuman tipis seakan mengejek.
Morgan berlari dan langsung memukul Nicolas, pukulan keras mendarat di wajah Nicolas.
Bukk..
Morgan sudah tidak tahan lagi, sedari tadi mendengar lengkuhan Bianka di telepon. Morgan merasakan sakit yang dirasakan Bianka, dadanya benar-benar terasa sesak sampai tidak bisa bernafas.
Nicolas memegang wajahnya.
Bukk..
Morgan kembali mendaratkan pukulannya lagi. Morgan mencengkram krah kemeja Nicolas.
"Sampah sepertimu tidak akan aku ampuni, kau harus membayar semua perbuatanmu. Dimana hati dan perasaanmu hah?? Kau mnecintai Bianka tetapi kau memperlakukan Bianka keji seperti itu. Dasar tidak tahu malu!" Morga kembali memukul Nicolas hingga Nicolas tersungkur dilantai.
Morgan mendekati Bianka yang berdiri memegang perutnya, Morgan memeluk Bianka. Bianka menangis dalam pelukan Morgan.
Hiks..
Hiks..
Hiks..
"Kamu datang.." ucap Bianka serak, tangannya mencengkram kuat bahu Morgan.
"Maafkan aku terlambat datang sayang, maafkan aku.." ucap Morgan dengan penuh penyesalan.
Morgan menyesal tidak datang lebih awal. Jika datang lebih awal mungkin Bianka tidak akan di aniaya seperti saat ini.
"Tidak apa-apa. Aku baik-baik saja Morgan." Jawab Bianka.
Nicolas yang tersengkur merasa kesal, Nicolas mengepalkan tangan dan ingin membalas perbuatan Morgan. Nicolas meraba saku jasnya dan mengeluarkan pistol. Nicolas perlahan bangkit berdiri dan berbalik mengarahkan pistol kekepala Morgan.
Bianka kaget saat Nicolas membidik pistol kerah Morgan. Bianka meraba saku mantelnya, memagang gagang pistol bersiap-siap untuk menembak. Bianka mengamati gerakan Nicolas dengan cermat.
Nicolas bersiap, "haha.. kalian sungguh menyedihkan. Morgan Lewi, aku akan menghabidimu." Ucap Nicolas.
Nicolas menembak, Bianka mengeluarkan pistolnya mendorong Morgan jatuh ke sofa dan menembak kearah Nicolas.
Doorrrr..
Suara tembakan Nicolas..
Dorrr
Suara tembakan Bianka..
__ADS_1
Mereka menembak secara bersamaan, Nicolas terkena tembakan di bagian perut. Nicolas jatuh tersungkur, Bianka juga terkena tembakan, bahu Bianka tertembak. Bianka merintih kesakitan.
"Ahh.." rintih Bianka memegang bahunya.
Morgan terkejut, tidak menyangka jika Bianka melindunginya dan menembak Nicolas.p
"Bianka.." Morgan menangkap tubuh Bianka yang terkulai lemas.
"Bianka bertahanlah." Morgan panik.
Beberapa orang masuk, "tuan.. maafkan kami datang terlambat. Kami pantas dihukum." Ucap salah seorang pada Morgan.
"Sudahlah, kalian urus dia. Istriku terluka, aku akan bawa istriku ke rumah sakit." Ucap Morgan.
Morgan menggendong Bianka yang sudah lemas, Mata Bianka terlihat sayu, manatap kearah Morgan.
"Sayang, jangan tutup mata. Tetaplah terjaga." Morgan berjalan cepat keluar dari rumah itu. Tidak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan.
♡♡♡♡♡
Dirumah sakit..
Bianka menjalani perawatan. Dokter keluar dari ruangan dan menemui Morgan, mengatakan Jika Bianka harus menjalani operasi.
Morgan harus mengambil keputusan, menyetujui operasi kelahiran buah hatinya. Morgan merasa cemas dan panik, ingin istri dan anaknya selamat juga baik-baik saja.
"Bertahanlah sayang, aku ingin kamu baik-baik saja. Tetaplah berada disisiku, aku tidak bisa hidup tanpamu. Aku mohon.." guman Morgab dalam hati.
Morgan sangat khawatir, mondar mandir didepan ruangan. Menunggui istrinya yang sesang menjalani operasi.
Tidak kuat lagi, akhirnya Morgan duduk dan menangis. Morgan tidak bisa membayangkan jika sesuatu terjadi pada istrinya atau anaknya. Morgan pasti akan menggila jika sesuatu terjadi pada Bianka dan anaknya.
1 jam berjalan..
2 jam berlalu..
Tidak ada tanda-tanda dokter keluar dari ruangan. Morgan masih setia menunggu kabar istri dan anaknya.
-----
Setelah sekian lama menunggu, Dokter keluar dan mengatakan jika operasinya berjalan lancar. Bayi Morgan dan Bianka lahir dengan selamat, operasi lainya juga berhasil, opeeasi mengangkat peluru yang bersarang di bahu Bianka.
Keadaan Bianka masih sangat lemah. Bianka masih terbaring lemah tidak berdaya.
Mendengar kabar kelahiran anaknya Morgan menjadi senang. Morgan meminta ijin dokter untuk menemui anaknya. Dokter mengijinkan, meminta Morgan datang menemui anaknya di ruangn bayi.
Secepat kilat Morgan bergerak menuju ruang bayi. Morgan mencari dan akhirnya menemukan ruang bayi. Morgan melihat seorang perawat dan memanggil.
"Maaf tuan, anda siapa? Dan siapa nama istri anda?" Tanya perawat.
"Jerryco Morgan Lewi. Nama istri Bianka Jossie." Jawab Morgan.
Perawat melihat data dan menemukan data Bianka. Perawat berdiri dari duduknya dan mempersilahkan Morgan masuk.
Diruang bayi, Morgan melihat banyak bayi. Morgan tersenyum, bayi-bayi yang dilihatnya begitu lucu.
"Karena belum memiliki nama, kami mamasang nama ibu sebagai gantinya. Silahkan tuan, ini adalah putra anda." Ucap perawat menunjuk sebuah box bayi.
Morgan perlahan mendekat dan mrngintip, mata Morgan melebar melihat bayinya. Morgan menangis, aor matanya jatuh menetes.
"Selamat tuan, bayi laki-laki yang sehat. Karena bayi anda di lahirkan lebih awal, maka selama beberapa hari kedepan masih akan menjalani beberapa perawatan. Anda tidak lerlu cemas, perawatan bertujuan untuk memastikan jika si baby benar-benar baik-baik saja." Perawat menjelaskan.
"Terima kasih Bianka, putra kita sudah lahir kedunia." Dalam hati Morgan.
Mendengar penjelasan dokter Morgan mengerti dan mengangguk. Karena khawatir akan terjadi apa-apa, Morgan hanya melihat dan tidak berani menuentuh putranya.
Morgan melihat putranya begitu lucu, hidung yang mancung, dagu yang runcing. Kulit seputih susu. Morgan begitu senang sampai tidak bisa berkata apa-apa lagi.
------
1 Minggu kemudian..
Morgan duduk di samping Bianka. Karena kejadian itu Bianka masih belum sadarkan diri. Morgan memegang tangan Bianka dan menciumi tangan Bianka. Morgan, Morgan berharap Bianka segwra bangun dari tidur panjangnya.
Morgan terus memandangi wajah Bianka, meraba lembut wajah Bianka. Morgan mendekat dan mencium kening Bianka.
Tangan Bianka bergerak, perlahan mata Bianka terbuka. Pandangan silau, Bianka kembali menutup mata agak lama dan kembali membuka mata. Bianka masih membiarkaan matanya terbiasa dengan cahaya lampu.
Morgan senang melihat Bianka tersadar, Morgan memanggil dokter untuk memeriksa Bianka. Dokter datang dan memeriksa keadaan Bianka, Dokter mengatakan keadaan Bianka baik-baik saja. Masih perlu menjalani perawatan untuk memulihkan kondiri luka tembakan di bahu Bianka. Bianka tidak bisa melakukan aktivitas berat untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.
Morgan mengangguk mengerti. Morgan senang Bianka kembali sadar. Usai memeriksa Bianka Dokter pergi dari ruangan. Morgan mendekat dan membelai rambut Bianka.
"Sayang, apa yang kamu rasakan?" Tanya Morgan.
"Bahuku sakit sekali," jawab Bianka memegang bahu kirinya.
"terima kasih sudah menyelamatkan ku Bianka. Terima kasih juga sudah melahirkan putra tampan dan lucu untukku." Morgan mengucapkan terima kasih pada Bianka.
Bianka terkejut, "ahh anak kita, anak kita sudah lahir?" Bianka senang.
Morgan mengangguk, "ya.. anak kita sudah lahir, untuk sementara ini kamu tetaplah berbaring. Aku akan menggantikanmu menjaga anak kita, kamu harus segera pulih agar bisa menjaga dan bermain bersama. Oke?" Morgan tersenyum manis.
__ADS_1
Bianka mengangguk, "oke.." jawab Bianka.
Morgan meminta perawat membawa bayinya masuk dalam ruangan. Tidak lama perawat datang ke dalam ruangan dan membawa bayi Morgan. Perawat menggendong bayi dan neletakan di sisi kanan Bianka, Bianka senang melihat bayinya. Bianka tidak bisa banyak bergerak karena luka dibahunya juga karena bekas operasi pasca melahirkan. Bianka memeluk putranya dengan satu tangan.
"Siapa nama putramu tuan Lewi?" Tanya Bianka.
"Jayden Georgio Lewi. Bagaimana menurutmu? Kita memanggilnya Georgi, atau G. Bukan kah itu keren?" Ungkap Morgan.
Bianka tersenyum, "hmm.. G kesayangan mami."
"G juga kesayangan papi.." sahut Morgan mendekat dan mencium Bianka serta Georgio.
Morgan dan Bianka akhirnya mendapatkan seorang putra. Lengkap sudah kelaurga Morgan sekarang, Morgan memiliki seorang istri dan bayi yang akan di jaga dan dilindunginya selalu. Morgan dan Bianka akan hidup bahagia dengan kehadiran Geogio. Mungkin juga akan ada kehadiran adik-adik Georgio di masa yang akan datang.
-End-
@@@@@... @@@@@...
Hai hai, akhirnya serelah perjalan panjang. Pangeran Es Jatuh Cinta berakhir dengan happy Ending.
Terima kasih untuk semua pembaca, like, vote, komen kalian sangat berarti buat saya. Saya senang kalian mau mendukung dan menyemangati saya.
Maafkan saya apabila ada kesalahan kata, penulisan, atau hal-hal lainnya. Saya harap semua karya saya bisa diterima semua pembaca, juga bisa menjadi sebuah penghiburan biat kalian semua.
Terima kasih banyak teman-teman. Nantikan karya-karya saya selanjutnya ya. Tetap setia dan mendukung saya, tanpa kalian semua saya bukanlah apa-apa. Tanpa kalian saya tidak akan bisa berjalan sejauh ini.
Sampai jumpa, bye bye..
@@@@@... @@@@@...
Hallo semua..
Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..
Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..
Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..
Jangan lupa berikan vote juga ya..
Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,
•Pelukan Hangat Paman Tampan
(End, jika tidak ada kendala akan saya lanjutkan sekuel dari UMEKO SAKURA LEWI yang akan menjadi season ke tiga dari Pelukan Hangat Paman Tampan)
•Lelaki Bayaran Amelia
•Suami Pengganti
•Pangeran Vampir
•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)
•Vampir "Sang Abadi"
•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar
•Cinta Lama Yang Datang Kembali
•Mommy And Daddy (CLYDK 2)
•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3
•Perfect Father
•Kamu Dan Aku
•Banyak ya.. (hehehe.. maafkan authornya lagi menggila bikin novel kala itu.. jangan khawatir pasti di tamatin semua kok..)
Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..
Terimakasih..
Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..
Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..
ig: dea_anggie
Line id: dea_anggie
Fb: dea anggie
Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia
❤❤❤❤❤
Bye bye..
Salam hangat,
__ADS_1
"Dea Anggie"