
Morgan berjalan perlahan mendekati mobilnya. Membuka pintu mobil dan masuk, Morgan kembali menutup pintu mobil. Saat pintu tertutup, saat itu juga hatinya berdebar. Morgan memegang dadanya merasakan detak jantungnya sendiri.
Morgan: sial! Ada apa lagi ini. Kenapa perasaanku begitu kacau. Aku merasa akan terjadi sesuatu. Ada apa? Apakah Bianka dalam masalah?
Mobil melaju pergi, Morgan menghubungi Bianka. Perasaanya merasa tidak nyaman. Bianka menerima panggilan dari Morgan.
(Panggilan terhubung)
Bianka: hallo sayang, kamu susah selesai dengan pekerjaanmu??
Morgan: ya, sudah selesai. Aku akan kembali ke hotel mengambil barang dan akan langsung pulang. Kamu baik baik saja?
Bianka: ya aku baik baik saja. Jangan cemas, jika ada apa apa hubungi aku.
Morgan: baiklah jika seperti aku. Aku lega kamu baik bak saja, sampai jumpa sayang.
Bianka: hati hati di jalan sayang. Aku merindukanmu.
Morgan: aku juga merindukanmu. Bye sayang.. (memutus panggilan)
Morgan memasukan ponselnya dalam saku jas dan kembali fokus menyetir. Morgan masih belum jika dirinya dalam bahaya, tetap santai mengemudi mobilnya. Di saat yang tidak terduga sebuah mobil dari arah berlawanan tiba tiba saja keluar dari jalur dan hendak menabrak mobil Morgan. Morgan terkejut, membanting setir ke kanan. Disaat menginjak pedal rem untuk menghentikan mobil pedal rem tidak berfungsi. Morgan panik tak bisa menghindar lagi, akhirnya Morgan menabrak mobil lain. Kecelakaan hebat tidak bisa terhindarkan, Morgan terluka parah dan tidak sadarkan diri.
Di kejauhan dua mobil berhenti. Dari dalam mobil keluar Alex Jossie dan Nicolas Gween. Alex Jossie dan Nicolas Gween berdiri berdampingan.
Alex Jossie: bagaimana? Apakah anda puas tuan Gween?
Nico: (manatap ke arah mobil Morgan yang rusak parah dan berasap) sangat puas, semoga saja Morgan tamat. (Tersenyum jahat) ayo.. kita rayakan bersama kemenangan kita.
Alex Jossie: Hahaha.. (tertawa keras) baiklah, mari kita rayakan.
Nicolas Gween kembali masuk dalam mobilnya, begitu juga Alex Jossie. Nicolas Gween masih terus menatap ke arah mobil Morgan, senyumnya lebar mengembang. Mobil Nicolas Gween dan Alex Jossie pergi meninggalkan TKP
♡♡♡♡♡
Yohanes sedang duduk santai di sofa berbincang dengan Caroline. Caroline meminta Yohanes menghangatkan susu. Yohanes mengiyakan permintaan Bianka dan berdiri dari duduknya. Disaat berdiri, disaat bersamaan tiba tiba sebuah foto yang tergantung di dinding jatuh karena talinya putus. Yohanes terkejut, begitu juga Caroline. Mereka langsung menghampiri foto tersebut.
Yohanes dan Caroline saling menatap. Yohanes jongkok dan mengambil foto yang jatuh. Posisi foto dalam keadaan terbalik dengan posisi gambar yang menyentuh lantai, saat Yohanes mengambil dan membalik bingkai Foto Yohanes terkejut, karena yang jatuh adalah foto Morgan. Foto di saat Morgan masih kecil.
Mata Yohanes melebar, tiba tiba dadanya berdebar kencang. Yohanes mengeluarkan keringat dingin. Merasakan ada sesuatu yang aneh dengan saudaranya. Semakin lama detak jantungnya semakin cepat dan tidak beraturan. Yohanes mencengkram kedua tangannya dan menatap Caroline.
Yohanes: hubungi Bianka, tanyakan padanya dimana Ryco, dan sedang apa. Aku merasa ada yang aneh. Sesuatu pasti terjadi pada adikku.
__ADS_1
Caroline: baik, aku akan segera menghubungi.
Caroline pergi meninggalkan Yohanes yang masih berdiri memwgang foto Morgan. Caroline berlari kembali ke sofa dan meraih ponselnya. Caroline menghubungi Bianka.
♡♡♡♡♡
Bianka sibuk menghangatkan susu di dapur. Bianka ingin meminum susu hangat. Tiba tiba gelasnya yg berisi susu ditanggaya tumpah dan tumpahan susu mengenai tangan Bianka. Bianka terkejut langsung melepas genggaman pada gelas. Gelas jatuh dan pecah, Bianka merasa tidak nyaman dan terdiam memikirikan sesuatu.
Ponselnya yang ada di meja makan berdering, membuyarkan lamunan. Bianka memanggil pelayan untuk membersihkan pecahan gelas yang ada di lantai. Bianka melihat layar ponselnya dan menerima panggilan dari Caroline.
Bianka: Halo, ada apa kak?
Caroline: halo, Bianka..?
Bianka: ya kak, ada apa?
Caroline: Hans menanyakan Morgan. Apa Morgan ada?
Bianka: tidak ada, Morgan pergi mengurus bisnis di kota C.
Caroline: oh baiklah, akan aku sampaikan. Jaga dirimu Bianka.
Bianka terdiam, melihat foto Morgan di layar ponselnya. Bianka mencoba menghubungi Morgan, panggilan tersambung namun tidak di angkat. Karena tidak di angkat, Bianka menjadi takut. Pikirannya sudah memikirkan hal yang tidak tidak.
♡♡♡♡♡
Umeko tidur, dalam mimpi Umeko bertemu dengan Morgan. Umeko melihat Morgan melopat dari atap sebuah gedung dan terjun ke bawah. Umeko berteriak histeris dan terjaga dari tidurnya.
Umeko: Rycoooo.. (berteriak, seketika membuka mata)
Frans terkejut, mencoba menenangkan Umeko. Keringat dingin keluar membasahi dahi Umeko. Frans menyeka keringat dan membelai lembut rambut Umeko.
Frans: sayang, ada apa?
Umeko: pesan tiket pulang ke Inggris. Aku ingin pulang, Ryco.. dalam bahaya, aku merasa Ryco ada dalam bahaya. Dimana ponselku?
Frans: tunggu, aku ambilkan.
Frans meraih ponsel Umeko yang ada di meja. Dan memberikan ponsel kepada Umeko. Dengan cepat Umeko menghubungi Morgan. Nada tersambung, namun tidak diangkat. Umeko menghubungi beberpaa kali. Namun tidak ada jawaban. Umeko sudah putus asa di panggilannya yang terakhir. Saat ingin mengakhiri panggilan, panggilannya tersambung.
(Panggilan tersambung)
__ADS_1
Umeko: hallo, Ryco kecil. Kamu dimana? Kamu.. (kata kata Umeko terputus)
"Maaf apakah anda salah satu saudara Tuan Jerryco Morgan Lewi?"
Umeko: ya, siapa? Ini dari mana?
"Kami dari rumah sakit pusat kota C. Saat ini tuan Jerryco Morgan Lewi sedang ada dirumah sakit. Tuan Lewi mengalami kecelakan di pinggiran kota. Harap anda datang sebagai wali."
Umeko: (terlejut, melebarkan mata) apa? Kecelakaan?
Umeko menjatuhkan ponselnya dan menutup mulutnya dengan dua tangan. Frans mengerutkan kening, merngambil ponsel Umeko yang jatuh di ranjang dan mencoba berbicara dengan orang yang ada di panggilan. Umeko menangis tersedu, Umeko mencengkaram kuat selimutnya.
Hallo semua..
Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..
Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..
Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..
Jangan lupa vote ya
❤❤❤❤❤
Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..
Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..
ig: dea_anggie
Line id: dea_anggie
Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia
❤❤❤❤❤
Bye bye..
Salam hangat,
"Dea Anggie"
__ADS_1