Pangeran Es Jatuh Cinta

Pangeran Es Jatuh Cinta
PEJC - 65


__ADS_3

Aska datang ke kantor, Aska mengetuk pintu dan masuk dalam ruangan Morgan. Aska melihat hanya Bianka yang ada dalam ruangan itu, Aska melihat sekeliling.


"Ada apa Aska? Tuanmu ada di ruang istirahat, masuklah." Kata Bianka.


"Baik nyonya," jawab Aska yang langsung berjalan mendekati pintu ruang istirahat.


Tok..


Tok..


Tok..


Aska mengetuk pintu, lalu membuka pintu. Aska memasukan kepalanya dan mengintip.


"Tuan, apakah anda tertidur?" Tanya Aska.


"Masuklah Aska, aku hanya berbaring. Nyonya mu meminta ku untuk berbaring dan tidak melakukan apa-apa. Ada apa? Apakah ada kabar baik?" Tanya Morgan.


Aska manarik kursi di samping ranjang, dan duduk. Aska memberika sebuah berkas dokumen pada Morgan. "Ini adalah informasi yang bisa kami dapatkan tuan, di australia adalah tempat kelahiran Nicolas Gween, dimana dia dibdesarkan oleg bibinya." Jelas Aska secara singkat.


Morgan menerima berkas dokumen dan membukanya, melihat-lihat isi didalamnya. "Bagaimana menurutmu?" Tanya Morgan pada Aska.


"Itu semua adalah keputusan tuan, apakah ingin menangkap atau tidak. Disana kita tidak memiliki kekuasaan tuan, bagaimana jika kita menunggu sampai Nicolas Gween kembali ke Inggris?" Masukan dari Aska.


"Kamu benar, aku tidak punya kekuasaan disana. Sudah lupakan ini, kita bahas lagi nanti, anggap saja aku setuju dengan masukanmu. Katakan padaku, sedang apa nyonya Lewi di depan sana?" Morgan penasaran.


"Ahh itu nyonya sedang memeriksa laporan sepertinya, apa tuan sudah menyerahkan tugas kantor pada nyonya? Apakah tuan dan nyonya bertukar peran?" Aska menggoda Morgan.


"Apakah baik jika seperti itu, tapi.. (Morgan membayangkan Bianka yang selalu bertemu pria-pria tampan di saat rapat atau pertemuan diluar kantor) tidak.. tidak.. aku tidak ingin bertukar peran, banyak pria tampan yang bisa saja memikat hati istriku. Aku harus lekas pulih agar bisa bekerja kembali, kamu istirahatlah beberapa hari Aska. Setelah urusan perusahaan selesai aku dan Bianka berencana berlibur ke Bali. Dan disaat itu, pasti akan merepotkanmu untuk mengurus perusahaan. Pulanglah, tidurlah dengan nyenyak sebelum mulai bekerja lagi, aku disini bisa tangani semua bersama Bianka." Kata Morgan.


"Baiklah tuan, terima kasih untuk kebaikan tuan memberi saya libur kerja. Jika ada apa-apa hubungi saya tuan, saya selalu siap melayani dan membantu anda kapan saja." Ucap Aska.


"Aku tau, kemampuan dan kesetiaanmu tidak diragukan lagi Aska. Terima kasih untuk semuanya." Morgan tersenyum menatap Aska.


"Sama-sama tuan, saya permisi." Aska berdiri dan pergi.


Aska keluar dari ruang istirahat. Aska menyapa Bianka, "nyonya, jika butuh bantuan hubungi saja saya, jangan sungkan. Saya tidak pernah merasa direpotkan." Kata Aska.


"Aku tau Aska, kerjakan apa yang di perintahkan tuanmu, jika tuanmu ingin kamu libur kerja maka liburlah, aku bisa tangani ini, jika ada apa-apa aku pasti memanggilmu." Kata Bianka dengan tersenyum manis.


"Baik nyonya, saya permisi." Jawab Aska dan langsung pergi meninggalkan Bianka.


Bianka melanjutkan pekerjaanya, Di balik pintu ruang istirahat Morgan mengintip. Morgan mengeluarakan kepalanya sampai terlihat dan terus menatap ek arah Bianka.


"Sayang.. Istriku sayang, nyonya Lewi.. belum selesaikah pekerjaanmu? Aku lelah, ingin kamu memijat kepalaku." Ucap Morgan dengan suarah lembut.


Bianka memalingkan wajah, berdiri dan menghampiri Morgan. "Ada apa? Tunggu aku memeriksa satu dokumen lagi, aku akan masuk. Dimana yang sakit?" Bianka memegang wajah Morgan.


Morgan menunjuk keningnya, "disini, sakit karena selalu memikirkanmu." Ucap Morgan mulai menggoda.


Bianka tersenyum, mencium kilas kening Morgan. "Jangan menggoda lagi Morgan, masuklah sekarang aku akan memijat kepalamu sebentar lagi. Oke?" Bianka tersenyum cantik menatap dalam mata Morgan.

__ADS_1


Morgan mengangguk lemas, bibirnya menyatu dan maju ke depan, seakan kecewa dengan jawaban Bianka. Morgan masuk dalam ruang istirahat dan menutup pintu, Bianka kembali berjalan ke meja kerja, Bianka duduk dan kembali bekerja.


 


Bianka selesai dengan laporan di mejanya, laporan itu menjadi laporan terakhir yang diperiksanya. Bianka menumpuk dan menyusun laporan agar terlihat rapi.


Bianka berjalan menuju ruang istirahat, Bianka membuka pintu perlahan, Bianka mengintip kedalam ruangan. Bianka mendengar Morgan berguman dengan menatap sesuatu dihadapannya. Terdengar Morgan terisak dan memanggil "mami" mata Bianka melebar, Morgan terlihat sedih.


Bianka mengetuk pintu dan masuk, Bianka kembali menutup pintu. Bianka berjalan menghampiri Morgan yang duduk bersandar dengan sebuah album foto ditangannya.


"Sayang, ada apa? Kenapa bersedih?" Tanya Bianka, yang duduk di samping Morgan.


"Tidak ada, aku hanya teringat mami dan papiku. Lihatlah.. (Morgan menyodorkan album foto di tangannya agar bisa dilihat Bianka) di Bali kita punya banyak kenangan indah. Karena hampir setiap liburan, kami kesana itu kata bibiku." ucap Morgan.


Bianka melihat foto masa kecil Morgan yang telrihat lucu dan menggemaskan, "lucu sekali, berapa usiamu saat itu? (Bianka mengusap foto Morgan kecil) imut sekali sayang." Kata Bianka tersenyum.


"Mungkin 2 tahun, ini terakhir kali kita berlibuat ke bali sebelum kejadian itu. Karena aku tidak melihat lagi foto- foto kami pergi ke pantai setelahnya, sulit bagiku menjelaskan karena aku juga masih kecil saat itu. Aku pun harus meminta penjelasan pada bibi ku atau sepupuku." Morgan menjelaskan.


Bianka memegang tangan Morgan, mencium telapak tangan Morgan lembut. "Jangan sedih, ada aku disini yang menemanimu. Aku memang tidak bisa menggantikan posisi mami mu Morgan, namun aku akan berusaha menjadi istri yang bisa diandalkan. Aku akan menjagamu, memberika seluruh cinta dan kasih sayangku." Ucap Bianka.


"Terima kasih Bianka, sekarang hanya kamu yang akan menjadi pusat perhatianku. Karena hanya kamu satu-satunya wanita yang bisa menggoyahkan hatiku. Tidak seperti mami pun tidak apa-apa, cukup jadi Bainka yang seperti ini saja. Bianka ku yang tegas, Bianka ku yang kuat, Bianka ku yang cantik dan cerdik. Bianka, kamu adalah milikku, sekarang dan selamanya. Hanya aku yang boleh memilikimu tidak boleh ada pria lain." Morgan mengusap-usap kepala Bianka dengan lembut.


Bianka mengangguk, "ya aku hanya milikmu, begitu juga kamu. Kamu juga hanya milikku seorang, jangan harap bisa menggoda wanita lain di hadapanku. Aku tidak akan segan-segan lagi padamu." Ucap Bianka, menatap Morgan.


"Apakah pekerjaanmu sudah selesai? Ayo kita atur jadwal perjalanan kita." Ajak Morgan.


"Sudah aku periksa semua, bahu ku terasa pegal. Mmm.. atur saja sesuai kemauan mu sayang, aku akan ikuti apa katamu saja." Ucap Bianka, meraba tengkuknya.


"Istriku sudah bekerja keras, setelah ini ayo kita jalan-jalan membeli ice cream. Bagaimana?" Morgan berusaha menyenangkan hati Bianka.


"Tidak, kamu harus istirahat Morgan. Kita bisa beli ice cream lain waktu, setelah ini jika jadwalmu kosong kita lebih baik pulang. Agar aku bisa memasak untuk makan malam." Jawab Bianka.


"Aku baik-baik saja, kita makan malam di luar bagaimana? Ayolah, aku hanya ingin memberimu kejutan kecil dengan mengajakmu jalan-jalan. Aku mohon jangan menolak permintaanku." Ucap Morgan.


Bianka terdiam, menghela nafas panjang. "Baiklah, apa katamu saja."ucap Bianak.


Morgan tersenyum senang, Morgan memahami Bianka istrinya sangat mengkhawatirkan kesehatannya. Tidak ingin terjadi apa-apa dengan kesehatannya.


@@@@@... @@@@@...


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,

__ADS_1


•Pelukan Hangat Paman Tampan


(End, jika tidak ada kendala akan saya lanjutkan sekuel dari UMEKO SAKURA LEWI yang akan menjadi season ke tiga dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Lelaki Bayaran Amelia


•Suami Pengganti


•Pangeran Vampir


•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)


•Vampir "Sang Abadi"


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


•Cinta Lama Yang Datang Kembali


•Mommy And Daddy (CLYDK 2)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3


•Perfect Father


•Kamu Dan Aku


•Banyak ya.. (hehehe.. maafkan authornya lagi menggila bikin novel kala itu.. jangan khawatir pasti di tamatin semua kok..)


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,


"Dea Anggie"

__ADS_1


 


__ADS_2