
" ada apa dengan perkataan perkataan nya itu? bukan nya aku udah bilang aku sudah menikah. atau pak kutub ini tidak percaya?" batin Carla.
Namun tiba tiba raut wajah Daniel berubah ketika ia melihat seorang pria datang menghampiri Carla. Orang tersebut adalah Aiden kakak senior Carla.
" siapa laki laki ini? " batin Daniel sambil memperhatikan Aiden di yang berada di samping Carla.
" anda siapa? " tanya Daniel kepada Aiden
Carla tiba tiba teringat ia telah berbohong kepada bos nya itu bahwa ia telah menikah. Akhirnya Carla melanjutkan kebohongan nya.
" oh.. ini suami saya.." ucap Carla
Sontak Aiden dan Daniel sama sama terkejut. Karna yang di katakan Farrel sebelum nya. Farrel dan Frilly tidak memiliki ayah. Sedangkan Aiden terkejut karna ia tidak mengerti kenapa tiba tiba ia jadi suami Carla padahal sebenarnya mereka baru bertemu kembali setelah sekian lama.
" kenapa Carla berbohong sama laki laki ini.?" batin Aiden.
" jadi anda suami Carla? " tanya Daniel
" ah.. ya betul perkenalkan saya Aiden suami Carla." jawab Aiden sambil mengulurkan tangan kanan nya.
Namun Daniel tidak menggubris uluran tangan dari Aiden, ia justru mendekat ke arah Carla.
" besok jangan telat kerja ya Car.la.. ayo Roy kita pulang.." ucap Daniel lalu pergi setelah nya
" baik tuan. saya permisi dulu nona Carla.." sambung Roy lalu berjalan mengikuti Tuan nya menuju mobil.
Daniel dan Roy pun pergi meninggalkan Rumah Carla..
" sebenarnya siapa laki laki tadi La?" tanya Aiden.
Akhir nya Carla menjelaskan kepada Aiden semua kejadian sebenarnya tentang tawaran Daniel yang pernah menawarkan Carla untuk menjadi wanita nya. namun Carla menolak dengan berbohong bahwa ia telah memiliki suami.
Dan alasan kenapa ia menolak sampai berbohong karna yang sebenarnya ia telah memiliki dua anak yang tidak tau siapa ayah nya.
" apa? kamu udah punya anak? " tanya Aiden
" iya.. aku punya sepasang anak kembar. sekarang usia mereka 5 tahun" jawab Carla
" kamu bilang.. kamu tidak tau siapa ayah mereka? kenapa bisa?" tanya Aiden kembali
Carla pun menceritakan semua kejadian yang menimpanya 6 tahun lalu saat ia di jebak oleh Mona adik tiri nya hingga akhirnya ia hamil dan di usir dari rumah ayah nya.
" jadi itu alasan nya kenapa kamu menghilang selama 6 tahun ini? " tanya Aiden
" iya.." jawab Carla
Setelah mendengar cerita Carla tiba tiba Aiden memeluk Carla dengan erat dan membuat Carla terkejut.
" aku gak nyangka kamu bisa sekuat ini. mulai sekarang kalau kamu butuh bantuan, jangan sungkan untuk menghubungi ku ya.." ucap Aiden
" makasih kak Aiden" sambung Carla sambil meneteskan air mata
" tapi aku gak ngerti. kenapa Mona bisa sampai ngelakuin itu ke kamu?" tanya Aiden sambil melepaskan pelukan nya
" aku juga gak tau." jawab Carla
__ADS_1
" tapi kenapa selama ini Mona tidak pernah cerita apa apa soal Carla. padahal aku sering tanya soal Carla ke dia." batin Aiden
" kalau gitu.. aku pulang dulu yah.. udah mau malam" ucap Aiden
" iya. kak.. hati hati." sambung Carla
Aiden tersenyum dan mengangguk sambil mengusap kepala Carla lalu pulang..
...
Malam hari nya Carla menghampiri Farrel dan Frilly di kamar mereka..
" anak anak mama kok belum tidur." ucap Carla
" mama pasti mau bertanya soal om yang tadi sore kan?" ucap Farrel
" hmh? kok Farrel bisa tau sih." sambung Carla
" om tadi nama nya om Daniel kan. tadi sore kita cuma gak sengaja ketemu di jalan. tadi Farrel jatuh terus di tolongin sama om Daniel." ucap Farrel
Ternyata sebelum nya Danoel sudah menghubungi Farrel agar tidak memberi tahu yang sebenarnya terlebih dahulu.
" oh gitu.. yaudah kalau gitu. tapi lain kali kalian jangan pernah ikut gitu aja ya kalau ada yang ajak kalian apa lagi itu orang asing yang gak kalian kenal." ucap Carla
" iya mah " sambung Farrel dan Frilly bersamaan
" yaudah sekarang kalian tidur yah.. " ucap Carla
" iya mah.."
" kak.. kenapa papa Daniel gak bolehin kita bilang ke mama yah soal papa." tanya Frilly
" gak tau. itu urusan papa. kita turutin aja" jawab Farrel
" tapi kapan ya kak kita bisa tinggal sama papa juga.?" tanya Frilly kembali
" gak tau. mungkin kalau papa udah nikahin mama" jawab Farrel
" tapi kapan papa sama mama menikah nya? Frilly udah gak sabar pengen tinggal sama papa" ucap Frilly
" kenapa kamu gak tanya ke papa langsung. aku kan ga tau kapan papa mau menikah sama mama." ucap Farrel
Frilly terdiam sejenak lalu terlintas lah sebuah ide..
" kak.. gimana kalau kita bantu papa sama mama biar cepat menikah?"
" gimana cara nya?" tanya Farrel
" kita coba buat mama sama papa dekat " jawab Frilly
" iya aku tau. tapi gimana cara nya?" tanya Farrel kembali
" ya kakak lah yang pikirin caranya. kakak kan lebih pintar dari aku. aku kan masih kecil. jadi belum ngerti hal yang kaya gitu" jawab Frilly
" hey. usia kita cuma beda 15 menit ya. kalau kamu masih kecil. aku juga lah. sudah lah. kita tidur dulu besok kita baru pikirin cara nya.
__ADS_1
akhirnya merekapun tidur
...
ke esokan harinya seperti biasa Carla bekerja di kantor Daniel. Daniel dan asisten Roy pun saat itu sedang berada di ruangan nya yaitu ruangan yang sama dengan Carla.
" Roy.. tolong buatkan saya kopi." ucap Daniel
" baik tuan.."
" tiba tiba perasaan ku gak enak." batin Carla
Roy lalu keluar dari ruangan Daniel untuk membuatkan kopi..
" Carla.." panggil Daniel
" iya pak Direktur? " sahut Carla
" kemari.." ucap Daniel
Carla pun menuruti perintah bos nya dan berjalan menghampiri nya..
" iya pak.." ucap Carla setelah ia berada di samping meja kerja Daniel.
" bukan kah saya ada undangan makan malam untuk nanti malam.." tanya Daniel
" betul pak. jam 07 malam di hotel prima." jawab Carla
" hari ini kamu dapat tugas lembur temani saya menghadiri acara itu" ucap Daniel
" apa pak? "
" ini tugas kantor. kamu tidak bisa menolak." sambung Daniel memotong perkataan Carla
Carla nampak sedikit menahan kesal karna perintah Daniel yang memaksa nya untuk ikut ke acara tersebut.
" betul kan firasat ku tadi. kalo aja ini orang bukan bos ku. udah aku maki maki dia. se enak nya aja nyuruh orang lembur." batin Carla
" kenapa? kamu gak terima sama perintah saya? " tanya Daniel membuat Carla sedikit kaget
" ah. haha tidak pak. " jawab Carla " huh.. ya udah lah kalau malam kayak nya aku bisa titipin Farrel dan Frilly ke Tasya." batin nya
" yaudah kembali ke tempat kerja kamu" ucap Farrel
" baik pak."
Carla pun kembali ke meja kerja nya. dan tak lama setelah itu Roy masuk membawakan secangkir kopi pesanan Daniel.
" Roy.. kamu sudah menyiapkan gaun yang saya minta kan?" tanya Daniel kepada asisten Roy.
" sudah tuan. semua nya sudah saya siapkan. sekaligus dengan 3 orang penata rias tuan." jawab Roy
" sekarang di mana mereka?" tanya Daniel
"mereka sudah saya atur untuk datang ke rumah tuan." jawab Roy
__ADS_1
" baiklah. nanti setelah makan siang kita langsung pulang.. kamu sruh mereka buat datang ke rumah sebelum kita pulang. biar gak telat datang ke acara nya." ucap Daniel