Papa Untuk Mama

Papa Untuk Mama
Terima aku..


__ADS_3

"Roy.. ayo kita berangkat.." ucap Daniel sambil beranjak dari tempat duduk nya dan berjalan menghampiri Carla.


" loh.. kakak mau kemana? terus dia siapa kak? " tanya Niken sambil berdiri


Daniel menoleh dan berbalik menghadap ke arah Niken dan mona. lalu merangkul pinggang Carla.


" pak.. bapak mau apa?" ucap Carla berbisik ke pada Daniel


" Niken.. kenalkan.. ini adalah calon istri kakak." ucap Daniel


" apa ?"


Carla , Niken, dan juga Mona berteriak bersamaan karna terkejut mendengar pengakuan dari Daniel.


" kakak bercanda kan? kakak gak serius kan?" tanya Niken masih tak percaya


" apa kakak terlihat sedang bercanda?" ucap Daniel.


" tapi.."


" Roy ayo kita berangkat.." ajak Daniel kepada Roy sambil berjalan ke arah luar rumah dengan tangan nya yang masih merangkul Carla.


" baik tuan.." jawab Roy


Namun baru beberapa langkah Daniel Roy, dan Carla berjalan. Mona menghentikan langkah mereka.


" tunggu tuan Daniel.. apa tuan Daniel yakin mau menikahi perempuan seperti dia?" ucap Mona


Mendengar pertanyaan Mona Daniel pun menghentikan langkah nya dan menoleh ke arah Mona.


" apa maksud mu? memang dia perempuan seperti apa?" tanya Daniel


" dia bukan perempuan baik baik. 6 tahun lalu dia pernah mengandung dan mungkin sekarang anak nya sudah besar. tidak jelas pria liar mana yang menghamili nya dulu." ucap Mona


Daniel pun tampak terkejut mendengan perkataan Mona.


" hey hey hey nona.. laki laki liar yang anda maksud itu ada di depan kamu sekarang." batin Roy


" benarkah? kenapa kamu bisa tau banyak tentang calon istri ku.?" tanya Daniel


" karna... dia.. adalah kakak tiri saya. 6 tahun lalu dia di usir oleh ayah saya karna dia membuat malu keluarga kami." jawab Mona


" orang tua kamu mengusir Carla saat dia mengandung?" tanya Daniel kembali


" benar tuan Daniel. " jawab Mona

__ADS_1


" keluarga sia*an.. bisa bisa nya mereka mengusir orang yang sedang mengandung. dan yang dia kandung adalah anak anak ku." batin Daniel


" bagus kayak nya tuan Daniel kesal. pasti bentar lagi perempuan sial itu bakal di usir " batin Mona yang salah mengartikan ekspresi Daniel


" sepertinya tuan sangat marah.. habis sudah keluarga Hasan wijaya.." batin Roy


Carla yang saat itu mendengar percakapan itu hanya diam mematung menundukkan kepala nya. sambil meneteskan air mata akhirnya ia kembali harus mengingat kembali masa masa paling menyakitkan untuk nya dulu..


Carla berfikir sekarang Daniel pasti akan memebenci nya karna akhirnya Daniel tau tentang masa lalu nya. Namun apa yang terjadi justru membuat Carla semakin menangis.


Daniel dengan tiba tiba memeluk Carla dengan penuh kasih sayang sambil mengelus elus rambut nya


" sayang.. kenapa kamu nangis? aku ga marah sama kamu.. aku justru bangga sama kamu, ternyata perjuangan kamu membesarkan anak anak mu seberat itu. dan kamu masih mempertahan kan anak anak kamu." ucap Daniel lembut " lebih tepat nya adalah anak anak kita." batin nya


" waaah ternyata tuan Daniel bisa bersikap lembut juga. oh tuhan.. ini pasti keajaiban kan.. setelah bertahun tahun akhirnya aku bisa melihat sikap lembut tuan Daniel" batin Roy yang terkejut melihat sikap Daniel.


" apa? kenapa jadi kaya gini? harus nya tuan Daniel mengusir perempuan sia*an itu." batin Mona.


" kamu jangan sedih lagi yah.. aku akan terima semua kekurangan kamu.. apapun itu. dan untuk orang orang yang sudah menyakiti kamu dulu.. akan aku pasti kan mereka akan merasakan penderitaan jauh lebih dari yang kamu dapatkan selama ini." ucap Daniel sambil mendongakkan kepala Carla mengarah ke wajah nya


" kenapa? aku tau dia sedang berpura pura.. tapi kenapa aku merasakan ada sedikit harapan di hati ku. dan itu membuatku tenang" batin Carla


" apa kakak buta.. kakak mau menerima perempuan seperti itu untuk menjadi istri kakak?" bentak Niken


" baik tuan." sambung Roy lalu mengikuti langkah tuan nya..


" apa? kakak.. tunggu kakak.. " teriak Niken


Namun Daniel tidak menghiraukan nya dan terus melangkahkan kaki nya keluar rumah menuju mobil.


....


Di perjalanan.. suasana terasa hening. tidak ada sedikit pun pembicaraan di antara mereka bertiga.


" kemana pria lembut yang tadi aku lihat? kenapa sekarang dia kembali ke sifat asli nya lagi.." batin Roy


hingga akhirnya Carla berbicara dan membuyarkan keheningan..


" pak Daniel.. terima kasih sudah membantu saya tadi.. dan juga.. maaf bapak jadi berbohong karna saya.. sebenarnya bapak tidak perlu melakukan nya. karna memang kenyataan nya memang seperti yang di katakan oleh Mona." ucap Carlu sambil menundukkan kepala nya


" kapan saya berbohong? saya tidak merasa melakukan kebohongan" tanya Daniel dengan wajah Datar nya


" apa? tadi waktu di rumah bapak.. bapak bilang kalau saya calon istri bapak." jawab Carla


" lalu? kenapa? apa yang salah?" tanya Daniel

__ADS_1


" jelas jelas bapak sudah berbohong kan? tapi walau begitu terima kasih karna perkataan bapak tadi benar benar membuat saya tenang" ucap Carla


" saya tidak sedang berbohong. saya serius ingin menjadi kan mu calon istri saya." ucap Daniel


" apa? tapi.. saya sudah pernah bilang kan kalau saya punya suami bahkan bapak sudah pernah bertemu dengan suami saya." ucap Carla


" apa kamu fikir saya akan mudah di bohongi begitu saja? saya sudah tau siapa sebenarnya orang yang kamu maksud sebagai suami kamu. dia hanya senior kamu waktu kuliah. dia sekarang bekerja di perusahaan asuransi dan masih lajang." ucap Daniel


Carla hanya bisa terdiam mendengar bahwa Daniel sudah mengetahui semua tentang kebohongan nya selama ini.


" tapi saya tidak berbohong kalau saya sudah mempunyai anak. bapak juga tau itu kan.." ucap Carla


" ya aku tau.. sangat tau. dan sebenarnya aku lah ayah dari anak anak itu." batin Daniel


" jadi saya mohon bapak jangan libatkan diri bapak dengan masalah saya." Carla


" wah.. kamu sudah berani memerintah saya.?" ucap Daniel


" bukan.. bukan begitu maksud saya pak.." sambung Carla


" lalu apa? apa hak kamu menyuruh saya berhenti?" tanya Daniel


" saya.. saya hanya.." Carla nampak kebingungan menjawab pertanyaan Daniel


"hanya apa? kamu tidak berhak mengatur saya. saya mau terlibat atau tidak dengan masalah kamu itu adalah kemauan saya. jadi berhenti berbicara omong kosong. kamu hanya perlu menerima saya." ucap Daniel


" tapi saya tetap tidak mau pak.." ucap Carla


" apa? kenapa? apa karna masa lalu kamu? saya tidak akan mempermasalahkan itu." tanya Daniel


" bukan hanya karna itu pak.. " jawab Carla


" lalu apa?" tanya Daniel kembali


" saya dan bapak terlalu jauh berbeda. benar yang di katakan Mona, saya bukan wanita baik baik, saya punya masa lalu yang buruk. sedangkan bapak.. bapak adalah pemilik perusahaan D-V tempat saya bekerja, banyak yang memuja muja bapak. dan saya yakin pasti tidak sedikit wanita yang menyukai bapak dan ingin menjadi istri bapak." jawab Carla


" Roy.." panggil Daniel


" iya tuan.." sahut Roy


" antarkan saya ke Resort.. lalu kamu pergi ke gantikan saya ke acara pertemuan nanti malam" ucap Daniel


" baik tuan.." jawab Roy


Roy pun mengubah perjalanan nya ke arah Resort milik Daniel..

__ADS_1


__ADS_2