
waktu berlalu, hari yang di tunggu tunggu oleh Hellen dan Riska akhir nya tiba. ya, hari ini adalah hari pertunangan Hellen dan Daniel.
Saat ini Hellen tengah di rias di ruang make up oleh beberapa penata rias, ia sudah menggunakan gaun cantik berwarna putih dengan mahkota kecil menghiasi kepala nya bak seorang putri.
sedangkan di tempat lain Daniel masih berdiam diri di dalam kamar nya, ia begitu tak bersemangat walaupun ini adalah hari pertunangan nya, karna Daniel memang tak menginginkan acara itu terjadi. Ia hanya terpaksa melakukan nya demi ketiga orang yang benar benar ia cintai siapa lagi jika bukan Carla Farrel dan juga Frilly.
" kok kakak cemberut gitu, senyum dikit dong. ini kan hari pertunangan kakak" ucap Niken sang adik sembari berjalan menghampiri nya yang tengah duduk di soffa di dalam kamar Daniel.
Daniel hanya diam dengan raut wajah kesal sekaligus sedih, tanpa mengatakan sepatah kata pun. hingga sesaat setelah Niken masuk, sang ibu yaitu Riska pun masuk untuk menyuruh Daniel untuk segera bersiap karna acara nya akan segera di mulai.
" sayang.. ayo keluar. acara nya akan segera di mulai." suruh sang ibu.
Dengan malas Daniel pun beranjak dari tempat duduk nya dan berjalan keluar menuju tempat di mana acara akan berlangsung.
....
prok.. prok.. prok..
Suara tepukan tangan dari para tamu yang menghadiri acara pertunangan Hellen dan Daniel mengiringi langkah mereka menuju ke panggung tempat mereka akan bertukar cincin.
"baiklah, sekarang saat nya tuan Daniel dan nona Hellen untuk saling bertukar cincin" ujar seorang pembawa acara dengan menggunakan microfon di tangan nya
Namun setelah sang pembawa acara berbicara seorang pria yaitu Billy (anak buah Roy/ body guard Daniel) naik ke atas panggung membisikkan sesuatu kepada si pembawa acara. pembawa acara mengangguk pertanda ia mengerti yang di katakan oleh Billy.
" ahaha.. wah seperti nya tuan Daniel sangat tegang hari ini, bagaimana kalau sebelum tuan Daniel dan nona Hellen memulai acara tukar cincin nya kita lihat sebuah pertunjukan untuk merileksasikan kedua mempelai agar tidak tegang. baiklah mari kita lihat ada pertunjukkan apa itu. silahkan nyalakan" ucap pembawa acara
Setelah pembawa acara berkata demikian. sebuah proyektor menyala mengarah ke tirai putih yang berada di atas panggung atau di belakang Hellen dan Daniel.
__ADS_1
Semua mata yang berada di sana tertuju ke tempat di mana proyektor itu mengarah. setelah proyektor menyala, muncullah sebuah foto mesra Daniel dan Hellen saat masih mengenakan seragam SMA, foto itu di ambil saat kedua nya masih berpacaran dulu..
setelah foto pertama muncul. berlanjut ke foto kedua, foto dimana kedua nya sedang berpelukan di sebuah bandara. Foto kedua di ambil di sebuah bandara sesaat sebelum Daniel berangkat ke luar negeri untuk melanjutkan kuliah nya di sana. semua orang tampak kagum menyaksikan foto tersebut karna mereka fikir hubungan Daniel dan Hellen begitu mesra bahkan walaupun terpisah jauh, mereka tetap bertahan hingga sekarang akhirnya mereka bertunangan.
Namun setelah foto ketiga muncul, semua orang yang menghadiri acara tersebut tampak kebingungan bahkan beberapa tamu wanita saling berbisik " siapa laki laki yang bersama nona Hellen itu? bukan kah itu bukan tuan Daniel." begitu kata nya.
Ya, foto ketiga ini adalah Foto mesra Hellen bersama kekasih Hellen yang lain saat Daniel tengah berada di luar negeri. bukan hanya satu foto namun ada beberapa foto lagi yang muncul setelah foto ketiga, foto foto Hellen dan pria itu tampak begitu mesra bahkan ada juga foto yang memperlihat kan mereka sedang bermain di atas tempat tidur. dan bukan hanya foto, ada juga sebuah Video tak senonoh yang seperti nya sengaja di rekam oleh entah itu Hellen atau pria asing itu yang pasti Video itu menunjukkan Hellen yang sedang melakukan hubungan badan dengan pria tersebut.
semua mata yang berada di tempat itu terbelalak mereka terkejut dengan apa yang saat ini mereka saksikan. bahkan Daniel pun nampak terkejut dan bertanya tanya siapa yang melakukan ini. ia bahkan belum merencanakan apapun karna sulit nya berkomunikasi dengan asisten Roy setelah kejadian ponsel nya di sita oleh sang ibu yaitu Riska.
" cukup. matikan Video nya. hey kamu pembawa acara brengse* matikan proyektor nya sekarang." teriak Hellen yang kini terlihat panik.
Kata kata kasar mulai terlontar dari mulut Hellen yang selama ini di kenal ramah, baik dan juga anggun oleh orang orang yang mengenal nya. semua tamu saling berbisik tak menyangka bisa menyaksikan sifat asli Hellen yang ternyata tidaklah sebaik yang selama ini mereka fikirkan.
" Daniel. kamu dengerin aku dulu ya.. itu bukan aku, video dan foto foto itu pasti editan. pasti ada yang sengaja ingin memisahkan kita." ucap Hellen sembari meraih tangan Daniel
" kamu pikir aku percaya? setelah apa yang dulu pernah aku lihat. laki laki itu selingkuhan kamu dulu." teriak Daniel kepada Hellen
Walaupun ia sudah membenci Hellen namun melihat video tadi membuat nya kembali merasakan betapa sakit nya di khianati oleh wanita yang dulu pernah sangat ia cintai.
Melihat Daniel yang tak mau mempercayai nya, Hellen menghampiri Riska berharap ia akan ada di pihak nya dan mempercayai perkataan nya. Namun apa yang terjadi? baru saja Hellen mendekati Riska, dwngan cepat dan kencang Riska melayangkan sebuah tamparan di pipi mulus Hellen.
" tante.." Hellen masih berusaha untuk merayu Riska namun Riska langsung memotong ucapan Hellen.
" diam! dasar jala**. berhenti menghasut ku! berani berani nya kamu menghianati putra ku. kamu bilang kamu dengan laki laki itu hanya terpaksa. tapi lihat di foto dan video tadi. apa itu ekspresi orang yang melakukan nya karna terpaksa?" Riska berteriak mencaci maki Hellen di hadapan Daniel dan para tamu.
Karna merasa sudah tak punya muka lagi untuk berada di situ, Hellen pun memutuskan untuk pergi dari tempat itu dengan wajah kesal sekaligus malu. Hellen pergi bersama kedua orang tua nya yang saat itu hadir di acara itu.
__ADS_1
" mohon maaf acara pertunangan ini di batalkan. karna keadaan keluarga kami yang sedang kacau saya mohon kesediaan nya kepada para tamu untuk meninggalkan tempat ini. terima kasih." ucap Daniel
Para tamu pun satu persatu meninggalkan rumah Daniel di mana acara itu berlangsung.
" Niken.. kamu bawa mama istirahat ke kamar." melihat kondisi sang ibu yang nampak syok Daniel pun menyuruh kepada sang adik untuk membawa sang ibu beristirahat
" ayo mah." ajak Niken dan Riska pun berjalan meninggalkan Daniel menuju ke kamarnya bersama Niken.
Setelah semua orang pergi tersisa hanya Daniel, asisten Roy serta Billy dan Bobby. Roy langsung menhampiri Daniel yang tengah duduk di kursi, di mana seharusnya itu adalah kursi mempelai.
" tuan.." panggil Roy dengan suara pelan
" kamu yang merencanakan semua ini?" tanya Daniel sembari melihat ke arah asisten nya itu
" bukan tuan." jawab Roy dengan wajah serius dan kepala menunduk
" apa? lalu siapa?" Daniel nampak bingung dan penasaran
" ini semua tuan dan nona muda yang merencanakan nya." jawab Roy
" apa? maksud kamu Farrel dan Frilly?" Daniel kembali bertanya dan Roy hanya mengangguk.
Daniel begitu terkejut sekaligus bangga mengetahui bahwa kedua anak nya begitu genius dan cerdik. bahkan di usia mereka yang masih kecil mereka bisa merencanakan hal setepat ini. hingga mereka berhasil menggagalkan pertunangan sang ayah dengan wanita lain.
" tapi, dari mana mereka mendapat kan foto foto dan Video tadi? bahkan aku pun tidak tau kalau ada foto dan video semacam itu." Daniel kembali penasaran
" kalau soal itu lebih baik tuan tanyakan langsung kepada tuan dan nona muda" jawab Roy.
__ADS_1